Minggu, 9 Agustus 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Ekonomi Bisnis

Harga Cabai Sempat Setara Daging Sapi, Kini Mulai Turun

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
12 Februari 2025
in Bisnis
A A
0
cabai
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Harga cabai yang sempat melambung hingga Rp 140.000 per kilogram kini mulai mengalami penurunan. Petani optimis bahwa harga cabai, khususnya cabai rawit merah, akan stabil menjelang bulan Ramadan 2025.

Ketua Asosiasi Agribisnis Cabai Indonesia (AACI), Abdul Hamid, mengungkapkan bahwa harga cabai rawit merah di tingkat petani saat ini berada di kisaran Rp 35.000 hingga Rp 40.000 per kilogram. Sementara itu, di pasar induk, harga cabai berkisar antara Rp 56.000 hingga Rp 60.000 per kilogram. Di pasar tradisional, harga cabai masih berada di kisaran Rp 70.000 hingga Rp 80.000 per kilogram.

Penurunan harga cabai ini disebabkan oleh panen raya yang terjadi di berbagai daerah, seperti Tuban, Blitar, Malang Selatan, dan Mojokerto. Total luas lahan panen mencapai sekitar 8.500 hektare, yang berkontribusi terhadap meningkatnya pasokan cabai di pasaran.

Selain itu, harga cabai merah besar yang sebelumnya sempat mencapai Rp 45.000 per kilogram kini telah turun menjadi di bawah Rp 20.000 per kilogram. Abdul Hamid menyampaikan kekhawatiran bahwa harga akan terus turun dalam beberapa bulan mendatang, terutama karena daerah seperti Lumajang, Gresik, dan Sragen juga akan memasuki musim panen.

Artikel Terkait

Jamkrindo Catatkan Laba Rp 743 Miliar, Melonjak 34 Persen

Danamon Dorong Generasi Muda Jambi Cerdas Finansial dan Semangat Belajar

BPD dan BPR Dinilai Bisa Saling Lengkapi, Asbanda Ingatkan Pentingnya Kelola Risiko

Cabai merah keriting juga mengalami penurunan harga seiring dengan panen di berbagai daerah. Saat ini, harga cabai merah keriting berada di kisaran Rp 30.000 hingga Rp 35.000 per kilogram.

Sebelumnya, pada awal Januari 2025, harga cabai rawit merah di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, mencapai Rp 140.000 per kilogram, naik dari Rp 100.000 per kilogram sebelum pergantian tahun. Sementara itu, di Pasar Palmerah, harga cabai rawit merah sempat dibanderol Rp 110.000 per kilogram.

Selain cabai, beberapa komoditas pangan lain juga mengalami perubahan harga. Bawang putih saat ini dijual seharga Rp 45.000 per kilogram, sementara bawang merah berada di angka Rp 42.000 per kilogram.

Dengan tren panen yang terus berlanjut di berbagai daerah, diharapkan harga cabai akan semakin stabil menjelang bulan Ramadan dan Idul Fitri 2025. Pemerintah dan para petani akan terus memantau kondisi pasokan dan harga untuk memastikan stabilitas di pasar pangan nasional.(dhil)

Topik: Cabaiharga cabai

TerkaitBerita

Jamkrindo Catatkan Laba Rp 743 Miliar, Melonjak 34 Persen
Bisnis

Jamkrindo Catatkan Laba Rp 743 Miliar, Melonjak 34 Persen

oleh Editor : Anggoro
9 Agustus 2026
Danamon Dorong Generasi Muda Jambi Cerdas Finansial dan Semangat Belajar
Bisnis

Danamon Dorong Generasi Muda Jambi Cerdas Finansial dan Semangat Belajar

oleh Editor : Affandy
8 Agustus 2026
BPD dan BPR Dinilai Bisa Saling Lengkapi, Asbanda Ingatkan Pentingnya Kelola Risiko
Ekonomi

BPD dan BPR Dinilai Bisa Saling Lengkapi, Asbanda Ingatkan Pentingnya Kelola Risiko

oleh Editor : Akula
6 Agustus 2026
Agus H. Widodo,
Ekonomi

Ketum Asbanda: KUB Harus Jadi Wadah Kolaborasi BPD, Bukan Sekadar Penuhi Modal

oleh Editor : Akula
6 Agustus 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya