koranindopos.com – Jakarta. Harga emas batangan keluaran Logam Mulia Antam 24 karat mengalami kenaikan signifikan sepanjang tahun 2024. Per 24 Desember 2024, harga emas Antam tercatat berada di kisaran Rp 1.533.000 per gram, meningkat sebesar Rp 404.000 dibandingkan awal tahun.
Dilihat dari situs resmi Logam Mulia, harga emas pada 2 Januari 2024 masih berada di angka Rp 1.129.000 per gram. Sepanjang Januari hingga Februari, pergerakan harga emas cenderung stagnan, dengan kisaran harga terendah di Rp 1.114.000 per gram dan tertinggi di angka Rp 1.151.000 per gram.
Namun, memasuki kuartal kedua hingga akhir tahun, harga emas terus menunjukkan tren kenaikan. Faktor global, seperti ketidakpastian ekonomi dunia, pelemahan nilai tukar, serta permintaan emas sebagai instrumen lindung nilai, mendorong kenaikan harga yang konsisten.
Faktor Pendorong Kenaikan Harga Emas
- Ketidakpastian Ekonomi Global: Ketegangan geopolitik, inflasi global, dan kebijakan moneter dari bank sentral berbagai negara membuat emas menjadi pilihan investasi yang aman.
- Pelemahan Rupiah terhadap Dolar AS: Nilai tukar Rupiah yang tertekan sepanjang tahun turut memengaruhi harga emas dalam negeri.
- Permintaan Tinggi: Meningkatnya minat masyarakat terhadap emas, baik sebagai investasi maupun perhiasan, ikut menopang kenaikan harga.
Dengan tren kenaikan harga emas sepanjang 2024, para analis memprediksi bahwa harga emas Antam 24 karat masih berpotensi untuk terus meningkat di tahun 2025. Namun, pergerakan ini tetap bergantung pada berbagai faktor, seperti stabilitas ekonomi global, kebijakan suku bunga, dan permintaan pasar domestik.
Tips Investasi Emas di Masa Kenaikan Harga
- Pantau Harga Secara Berkala: Perhatikan fluktuasi harga emas di situs resmi Logam Mulia untuk mendapatkan harga terbaik.
- Investasi Jangka Panjang: Emas cenderung lebih menguntungkan sebagai instrumen investasi jangka panjang karena nilai yang stabil.
- Diversifikasi Investasi: Jangan hanya mengandalkan emas; kombinasikan dengan instrumen investasi lain seperti saham atau obligasi untuk meminimalkan risiko.(dhil)










