Selasa, 1 September 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Ekonomi Bisnis

Harga Emas Diproyeksikan Masih Tertekan, Dupoin Futures Soroti Dominasi Sentimen Bearish

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
14 Juli 2026
in Bisnis
A A
0
Harga Emas Diproyeksikan Masih Tertekan, Dupoin Futures Soroti Dominasi Sentimen Bearish

Foto: dok. dupoin

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – Jakarta – Pergerakan harga emas diperkirakan masih berada dalam tren pelemahan pada perdagangan Senin (13/7/2026). PT Dupoin Futures Indonesia menilai kombinasi faktor teknikal dan fundamental belum memberikan sinyal yang cukup kuat untuk mendorong pembalikan arah, sehingga tekanan jual masih berpotensi mendominasi pasar dalam jangka pendek.

Analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, menjelaskan bahwa secara teknikal pergerakan emas pada time frame H4 masih berada dalam struktur primary bearish trend. Harga dinilai belum mampu menembus indikator Moving Average (MA) 21 dan MA 34, yang hingga kini masih berfungsi sebagai area resistance dinamis.

“Setiap kali harga mendekati area moving average tersebut, tekanan jual kembali muncul sehingga kenaikan yang terjadi masih bersifat terbatas. Kondisi ini menunjukkan bahwa seller masih memegang kendali pasar,” ujar Geraldo.

Menurutnya, kenaikan harga yang terjadi saat ini lebih berpotensi menjadi koreksi jangka pendek atau secondary trend, bukan awal dari perubahan tren menjadi bullish. Selama harga belum mampu bertahan di atas kedua garis MA tersebut, peluang pembalikan arah dinilai masih relatif kecil.

Artikel Terkait

Harga Emas Antam Turun Lagi, Kini Rp 2,664 Juta per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini Stagnan di Rp 2,67 Juta per Gram Usai Anjlok Rp 48.000

Kemendag Sebut Rasio Kewirausahaan Indonesia Baru 3,29 Persen

Area Support Jadi Fokus Pelaku Pasar

Dupoin Futures memperkirakan level 4.018 menjadi area support terdekat yang berpotensi diuji dalam waktu dekat. Apabila tekanan jual terus meningkat dan level tersebut berhasil ditembus, harga emas diproyeksikan dapat melanjutkan pelemahan menuju kisaran 3.972.

Kedua level tersebut dinilai menjadi area teknikal penting yang berpotensi memunculkan respons pasar apabila terjadi peningkatan minat beli.

Selain itu, indikator Stochastic juga masih bergerak turun menuju area oversold atau jenuh jual. Meski kondisi tersebut sering menjadi sinyal peluang rebound teknikal, Dupoin Futures menilai hingga saat ini belum terdapat konfirmasi yang cukup kuat untuk mengindikasikan perubahan tren.

“Dengan belum adanya sinyal pembalikan yang valid, momentum bearish masih lebih dominan dibandingkan peluang penguatan dalam jangka pendek,” kata Geraldo.

Dolar AS dan Yield Obligasi Jadi Penekan Emas

Dari sisi fundamental, Dupoin Futures menilai pergerakan emas masih dipengaruhi oleh kuatnya sentimen terhadap dolar Amerika Serikat. Ekspektasi pasar bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga pada level tinggi membuat dolar AS tetap menjadi aset pilihan investor.

Kondisi tersebut memberikan tekanan terhadap emas yang tidak menawarkan imbal hasil seperti instrumen investasi berbasis bunga.

Selain itu, kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat (US Treasury Yield) juga dinilai semakin membatasi ruang kenaikan harga emas. Ketika yield meningkat, investor cenderung mengalihkan dananya ke instrumen yang menawarkan return lebih menarik sehingga permintaan terhadap emas berpotensi melemah.

Meski demikian, Dupoin Futures mengingatkan bahwa arah pasar masih berpotensi berubah apabila muncul katalis baru dari Amerika Serikat, seperti data inflasi, laporan ketenagakerjaan, maupun pernyataan pejabat Federal Reserve terkait arah kebijakan moneter.

Jika data ekonomi mulai menunjukkan perlambatan sehingga meningkatkan peluang penurunan suku bunga, tekanan terhadap emas diperkirakan dapat mereda. Sebaliknya, apabila data ekonomi tetap solid dan memperkuat ekspektasi suku bunga tinggi bertahan lebih lama, maka penguatan dolar AS diperkirakan akan berlanjut dan semakin membebani harga emas.

Prospek Jangka Pendek Masih Negatif

Secara keseluruhan, Dupoin Futures menilai prospek harga emas dalam jangka pendek masih cenderung negatif. Selama harga belum mampu menembus area resistance yang dibentuk oleh MA 21 dan MA 34, dominasi tekanan jual diperkirakan masih akan berlanjut.

Dengan dukungan sentimen fundamental berupa penguatan dolar AS dan tingginya imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat, harga emas diproyeksikan masih berpotensi bergerak menuju area support 4.018 hingga 3.972, sambil menunggu munculnya sentimen baru yang mampu mengubah arah pergerakan pasar.

Tentang Dupoin Futures

PT Dupoin Futures Indonesia merupakan perusahaan pialang berjangka yang bergerak di bidang perdagangan forex, logam mulia, futures, dan stocks. Perusahaan telah mengantongi izin resmi dari BAPPEBTI serta menjadi anggota Bursa Berjangka Jakarta (BBJ/JFX), Kliring Berjangka Indonesia (KBI/IDCH), Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH), dan Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (ASPEBTINDO).(dhil)

Topik: dupoinharga emas

TerkaitBerita

Harga Emas Antam Turun Lagi, Kini Rp 2,664 Juta per Gram
Bisnis

Harga Emas Antam Turun Lagi, Kini Rp 2,664 Juta per Gram

oleh Editor : Affandy
1 September 2026
Harga Emas Antam Hari Ini Stagnan di Rp 2,67 Juta per Gram Usai Anjlok Rp 48.000
Bisnis

Harga Emas Antam Hari Ini Stagnan di Rp 2,67 Juta per Gram Usai Anjlok Rp 48.000

oleh Editor : Affandy
31 Agustus 2026
PELUANG USAHA: Pengunjung mencari informasi di salah satu gerai waralaba peserta IFRA 2026 di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten. (Foto: lensaternate.com)
Bisnis

Kemendag Sebut Rasio Kewirausahaan Indonesia Baru 3,29 Persen

oleh Editor : Memoarto
30 Agustus 2026
Jasa Raharja Raih Tingkat Kepuasan Stakeholder Sangat Baik Sepanjang 2025
Bisnis

Jasa Raharja Raih Tingkat Kepuasan Stakeholder Sangat Baik Sepanjang 2025

oleh Editor : Anggoro
29 Agustus 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Hasil Seleksi Substansi PPG Calon Guru 2026 Diumumkan, Ini Cara Cek dan Daftar Peserta yang Lolos

Hasil Seleksi Substansi PPG Calon Guru 2026 Diumumkan, Ini Cara Cek dan Daftar Peserta yang Lolos

1 September 2026
Menkes Buka Suara soal Sekolah di Tengah Kabut Asap Karhutla, Tekankan Pentingnya Masker

Menkes Buka Suara soal Sekolah di Tengah Kabut Asap Karhutla, Tekankan Pentingnya Masker

1 September 2026
KLH Minta 19 Perusahaan Bertanggung Jawab atas Karhutla, Total Area Terbakar 11.046 Hektare

KLH Minta 19 Perusahaan Bertanggung Jawab atas Karhutla, Total Area Terbakar 11.046 Hektare

1 September 2026
Harga Emas Antam Turun Lagi, Kini Rp 2,664 Juta per Gram

Harga Emas Antam Turun Lagi, Kini Rp 2,664 Juta per Gram

1 September 2026

Terpopuler

  • Produk Dalam Negri

    Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    801 shares
    Share 320 Tweet 200
  • Berhadapan Dengan Brighton, Jadi Pekan Horor Bagi Chelsea

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Sutradara Eugene Panji Tutup Usia, Ini Karya yang Pernah Digarapnya

    319 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Kebakaran Pabrik Mie Sedaap di Bekasi Diduga Berasal dari Area Limbah, Warga Sempat Panik

    311 shares
    Share 124 Tweet 78
  • Selangkah Lagi Enzo Fernandez Ke Manchester City

    311 shares
    Share 124 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya