koranindopos.com – Jakarta. Pemerintah Kota Jakarta Barat memastikan hari pertama masuk sekolah setelah libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) di sejumlah satuan pendidikan berjalan optimal dengan berbagai kegiatan positif.
Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Jakarta Barat, Diding Wahyudin, mengatakan, untuk membangkitkan kembali semangat belajar siswa setelah libur panjang, pihaknya mewajibkan seluruh sekolah mengisi hari pertama dengan aktivitas yang menumbuhkan kebugaran dan motivasi.
“Salah satunya untuk mengembalikan kebugaran tubuh sebelum proses pembelajaran dimulai, kami mewajibkan seluruh sekolah melaksanakan Senam Anak Indonesia Hebat, upacara bendera, serta doa bersama,” ujar Diding, Senin (5/1).
Selain itu, pada hari pertama masuk sekolah, para guru juga melaksanakan kegiatan pembelajaran pengenalan di kelas yang bersifat motivasi serta penguatan karakter.
“Hal ini bertujuan menumbuhkan semangat belajar dan kesiapan siswa dalam menghadapi tantangan pembelajaran pada semester kedua, sebelum mereka berjuang untuk naik kelas maupun melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya,” terangnya.
Diding juga mengingatkan para guru untuk terus membekali peserta didik dengan sikap sopan santun, pemahaman budaya, serta pembentukan karakter yang baik, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah. Menurutnya, pembentukan karakter tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah atau pemerintah, tetapi juga memerlukan peran aktif orang tua.
“Pemerintah mendorong para guru untuk disiplin dalam mengajar guna mencegah terjadinya perundungan dan permasalahan lain di sekolah,” ungkapnya.
Sementara itu, salah satu siswi kelas VII SMP Negeri 291 Jakarta, Chikalifia (13), mengaku senang bisa kembali bersekolah setelah libur sekitar dua minggu. Meski sempat merasa berat di awal, ia tetap bersemangat untuk kembali belajar dan bertemu teman-temannya.
“Pada hari pertama setelah libur, saya masih terbayang suasana santai di rumah. Namun, saya ingin naik kelas dan mendapatkan nilai yang baik, jadi tetap harus semangat,” tuturnya.
Sebagai bagian dari pemantauan, Diding Wahyudin bersama jajaran turut meninjau kegiatan belajar mengajar di SDN Kembangan Utara 04 Pagi dan SMP Negeri 291 Jakarta yang berada di Kelurahan Kembangan Utara, Kecamatan Kembangan. (dni)










