Kamis, 14 Mei 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Traveling

Hari Raya Waisak 2025: Makna Trisuci dan Rekomendasi Wisata Buddhis di Indonesia

Editor : Hairul oleh Editor : Hairul
12 Mei 2025
in Traveling
A A
0
Waisak
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Hari Raya Waisak kembali diperingati umat Buddha di seluruh dunia, termasuk di Indonesia, pada Senin (12/5/2025). Perayaan suci ini mengenang tiga peristiwa penting dalam kehidupan Siddhartha Gautama yang dikenal sebagai Trisuci Waisak, yaitu kelahiran Pangeran Siddhartha, pencapaian pencerahan (Bodhi), dan wafatnya (Parinibbana).

Hari Waisak diperingati setiap purnama di bulan Waisakha (sekitar Mei) sesuai kalender lunar Buddhis. Di Indonesia, Waisak ditetapkan sebagai hari libur nasional melalui Keputusan Presiden RI Nomor 3 Tahun 1983.

Sebagaimana tradisi setiap tahunnya, Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah menjadi pusat perayaan Waisak Nasional. Rangkaian kegiatan keagamaan meliputi puja bakti, meditasi, kirab Waisak, serta pelepasan ribuan lampion sebagai simbol harapan dan doa.

Tahun ini, pelepasan lampion digelar dalam dua sesi: pukul 18.00–20.00 WIB dan pukul 21.23 WIB, yang menandai detik-detik Waisak.

Artikel Terkait

Peringati Hari PMI Dafam Express Jaksa Jakarta Gelar Donor Darah.

Lebaran Depok 2026 Diserbu Warga, Tradisi “Nyuci Perabot” Jadi Magnet Wisata Budaya

Spirit Airlines Hentikan Operasi Mendadak, Maskapai AS Bersatu Bantu Penumpang Terlantar

Waisak 2025 bertepatan dengan hari Senin dan diikuti cuti bersama, sehingga memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk merayakan sekaligus menikmati waktu berlibur. Banyak umat dan wisatawan memilih mengunjungi destinasi wisata bertema Buddha yang tersebar di berbagai daerah.

Berikut beberapa rekomendasi wisata religi dan budaya Buddhis di Indonesia yang bisa dikunjungi selama libur Waisak:

  1. Vihara Buddhagaya Watugong (Semarang)
    Vihara ini terkenal dengan Pagoda Avalokitesvara setinggi 5 meter dan batu alami berbentuk gong (Watugong). Perpaduan budaya Tiongkok dan Thailand memberi nuansa eksotis tersendiri.

  2. Candi Muaro Jambi (Jambi)
    Kompleks candi Buddhis terbesar di Asia Tenggara ini memiliki 11 candi utama dan puluhan situs arkeologis lain. Dahulu digunakan sebagai pusat pendidikan agama Buddha.

  3. Sanggar Agung Kenjeran (Surabaya)
    Klenteng di tepi laut ini menjadi daya tarik wisata religi dengan patung raksasa Dewi Kwan Im dan Stupa Maha Brahma. Pengunjung juga dapat menikmati panorama laut dan Jembatan Suramadu.

  4. Candi Mendut (Magelang)
    Terletak 4,5 km dari Borobudur, Candi Mendut adalah titik awal kirab Waisak yang sakral. Umat Buddha dan para bhikkhu berjalan kaki dari Mendut ke Borobudur, sambil membawa api dan air suci.

  5. Candi Borobudur (Magelang)
    Ikon warisan dunia UNESCO ini menjadi pusat puncak perayaan Waisak. Selain mengikuti prosesi keagamaan, pengunjung dapat menyaksikan momen spiritual dalam pelepasan lampion malam hari.

Waisak 2025 mengusung pesan universal tentang kedamaian, kesucian, dan pencerahan batin. Melalui momentum ini, umat Buddha diharapkan dapat memperkuat spiritualitas dan menyebarkan semangat kasih sayang kepada semua makhluk. (ana)

Topik: Candi BorobudurWaisak

TerkaitBerita

Peringati Hari PMI Dafam Express Jaksa Jakarta Gelar Donor Darah.
Traveling

Peringati Hari PMI Dafam Express Jaksa Jakarta Gelar Donor Darah.

oleh Editor : Doe
11 Mei 2026
Lebaran Depok 2026 Diserbu Warga, Tradisi “Nyuci Perabot” Jadi Magnet Wisata Budaya
Traveling

Lebaran Depok 2026 Diserbu Warga, Tradisi “Nyuci Perabot” Jadi Magnet Wisata Budaya

oleh Editor : Affandy
9 Mei 2026
Spirit Airlines Hentikan Operasi Mendadak, Maskapai AS Bersatu Bantu Penumpang Terlantar
Traveling

Spirit Airlines Hentikan Operasi Mendadak, Maskapai AS Bersatu Bantu Penumpang Terlantar

oleh Editor : Affandy
6 Mei 2026
BW Express Jakarta Hadir di Tanah Abang, Tawarkan Akses Strategis dan Promo Menarik Mei 2026
Traveling

BW Express Jakarta Hadir di Tanah Abang, Tawarkan Akses Strategis dan Promo Menarik Mei 2026

oleh Editor : Doe
5 Mei 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

SALURKAN HOBI: Para pengurus Badan Saksi Nasional Partai Golkar (BSNPG) melakukan konvoi mengendarai Vespa dalam tur bertajuk Vespa BSNPG Tour of Java. (Foto: Dok./BSNPG)

Jaga Kekompakan Kader lewat Tur Vespa di Pulau Jawa

13 Mei 2026
Era AI dan Media Sosial Picu Tren Swadiagnostik di Kalangan Anak Muda Urban

Era AI dan Media Sosial Picu Tren Swadiagnostik di Kalangan Anak Muda Urban

13 Mei 2026
Navigasi KBLI 2025, Strategi PPMTI Jamin Keberlangsungan Izin Usaha Multimoda di Era Digital

Navigasi KBLI 2025, Strategi PPMTI Jamin Keberlangsungan Izin Usaha Multimoda di Era Digital

13 Mei 2026
Sinergi PNM dan KPPPA: Mengubah Pala Ngada Menjadi Motor Ekonomi Perempuan NTT

Sinergi PNM dan KPPPA: Mengubah Pala Ngada Menjadi Motor Ekonomi Perempuan NTT

13 Mei 2026

Terpopuler

  • EMISI METANA: Sejumlah alat berat beroperasi di tumpukan sampah yang menggunung di TPST Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat. (Foto: REUTERS/WILLY KURNIAWAN)

    Bekasi Kota Beracun Kedua di Dunia, Hasilkan 6,3 Ton Emisi Metana  

    340 shares
    Share 136 Tweet 85
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    337 shares
    Share 135 Tweet 84
  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3040 shares
    Share 1216 Tweet 760
  • Menguras Emosi, Leo Pictures Siapkan Series ‘Bunga di Tepi Jurang’ dan Drama Keluarga untuk Tahun 2026

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • APHPI Desak Polda Metro Jaya Segera Tindak Lanjut Kasus Faisal Amsco

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya