Koranindopos.com – JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan hebat pada perdagangan sesi pertama, Kamis (29/10/2026). Indeks acuan pasar modal Indonesia tersebut terkoreksi tajam hingga terlempar ke level 5.100-an setelah sempat dibuka menguat pada awal perdagangan pagi.
Berdasarkan data dari RTI Business, IHSG anjlok sebesar 2,55 persen atau turun ke level 5.147,36 pada pukul 11.02 WIB. Pergerakan ini menandai pembalikan arah yang signifikan dari posisi pembukaan pagi hari yang sempat menyentuh level tertinggi di 5.320,89.
Hingga pertengahan hari, aktivitas transaksi di bursa mencatatkan:
-
Volume Perdagangan: 12,55 miliar saham
-
Nilai Transaksi: Rp 5,01 triliun
-
Frekuensi Transaksi: 680.264 kali
-
Kapitalisasi Pasar: Rp 9.057,23 triliun
Pergerakan saham didominasi oleh tren penurunan yang masif, di mana sebanyak 597 saham melemah, 102 saham menguat, dan 85 saham bergerak stagnan.
Pelemahan tajam IHSG pada sesi I dipicu oleh penurunan signifikan pada sejumlah saham berkapitalisasi besar dan saham berkapitalisasi menengah di berbagai sektor.
Beberapa saham yang mencatatkan penurunan terdalam (top losers) di pertengahan perdagangan hari ini antara lain:
-
PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN): Anjlok 6,94% ke level Rp 402 per saham.
-
PT Indosat Tbk (ISAT): Melemah 6,69% ke level Rp 1.465 per saham.
-
PT Barito Pacific Tbk (BRPT): Terkoreksi 6,48% ke level Rp 1.155 per saham.
-
PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI): Turun 6,47% ke level Rp 940 per saham.
Aksi lepas saham oleh investor domestik maupun asing pada pertengahan hari ini menekan pergerakan IHSG, seiring dengan dinamika sentimen pasar keuangan regional yang diwarnai sikap kehati-hatian.(dhil/dtk)










