koranindopos.com – Jakarta. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami koreksi pada sesi pertama perdagangan hari ini, Rabu (26/2/2025), setelah sempat mencatat kenaikan saat pembukaan pasar.
Pada awal perdagangan, IHSG dibuka menguat seiring optimisme investor terhadap sentimen global dan laporan keuangan emiten. Namun, tekanan jual yang meningkat di pertengahan sesi membuat IHSG berbalik arah dan terkoreksi menjelang jeda siang.
Dibuka Menguat: IHSG sempat menanjak di awal perdagangan, mencerminkan kepercayaan pasar terhadap fundamental ekonomi dan ekspektasi terhadap kebijakan moneter.
Terkoreksi di Sesi Pertama: Setelah mencapai level tertinggi harian, indeks mulai mengalami tekanan jual, terutama dari investor yang mengambil aksi ambil untung (profit taking).
Saham-Saham Unggulan Tertekan: Sejumlah saham big caps mengalami penurunan, berkontribusi pada pelemahan indeks secara keseluruhan.
Sentimen Global: Pergerakan indeks saham dunia serta data ekonomi dari negara maju turut mempengaruhi arus modal di pasar domestik.
Aksi Ambil Untung: Investor cenderung merealisasikan keuntungan setelah IHSG mencatat kenaikan dalam beberapa hari terakhir.
Kinerja Emiten: Rilis laporan keuangan perusahaan juga menjadi faktor yang menentukan pergerakan saham tertentu di bursa.
Meskipun mengalami koreksi, prospek IHSG masih tetap kuat, didukung oleh pertumbuhan ekonomi yang stabil dan optimisme investor terhadap fundamental pasar.
Bagaimana IHSG akan bergerak di sesi kedua? Apakah mampu rebound atau melanjutkan koreksi? Semua akan bergantung pada sentimen pasar dan dinamika perdagangan di bursa. (dhil)










