Minggu, 19 Juli 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Ekonomi Bisnis

Inadev Summit 2024 Dorong Terwujudnya Digital Ekosistem yang Kondusif di Indonesia

Editor : Anggoro oleh Editor : Anggoro
2 November 2024
in Bisnis
A A
0
Inadev Summit 2024 Dorong Terwujudnya Digital Ekosistem yang Kondusif di Indonesia
Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, BSD – Bertempat di Hall 8 Ice BSD, Tangerang, PT Neekosa, PT Indo Buana Berkah bekerja sama dengan Aspiluki menggelar Inadev Summit 2024.

Acara yang dibuat dalam bentuk talkshow ini berlangsung di Indocomtech 2024, Jumat (1/11). Adapun pembicara yang hadir adalah Prof Eko Budiarjo selaku Chairman of the Association the Computer and Informatics Proffesion, Ifan Sebastian selaku Dosen di Binus University dan Amir Ibrahim perwakilan dari Bank Mandiri.

Dijelaskan oleh A. Ariq Zufar Ceo Neekosa, Inadev Summit 2024 digelar untuk mendorong terwujudnya perkembangan digital ekosistem yang kondusif di Indonesia.

“Acara ini bukan hanya sekedar konferensi tetapi juga platform kolaboratif bagi mahasiswa, startup, inovator, akademisi dan seluruh pelaku Industri teknologi. Melalui program mentoring dan kompetisi yang diadakan, kami ingin membuka peluang bagi talenta muda indonesia untuk menggali potensi terbaik mereka dan mendapat dukungan dari para ahli teknologi terkemuka. Kami berharap dapat berkontribusi dalam menyiapkan delegasi Indonesia untuk Apicta khususnya 2024 di Brunei pada Desember nanti,” tukas Ariq.

Artikel Terkait

Bank Jakarta Pilih Strategi Selective Growth Hadapi Tekanan Cost of Fund

Rano Karno Apresiasi Dukungan Bank Jakarta untuk Anugerah Jurnalistik MHT 2026

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp2.000 per Gram, Kini Dibanderol Rp2,633 Juta

Ariq juga mengatakan melalui kompetisi yang digelar di Inadev Summit 2024 para pemenang akan mendapatkan kesempatan berharga untuk membawa nama Indonesia di ajang Internasional.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap ide kreatif dan inovasi yang muncul di sini memiliki relevansi dengan kebutuhan pasar dan industri di era digital,” tutur Ariq.

Pada kesempatan tersebut, CEO Neekosa Ariq Zufar dalam acara Inadev Summit 2024 yang berlangsung di ICE BSD, Tangerang, Jumat (1/11) mengumumkan tiga tim terbaik, meliputi Daely dan Flysight dari Universitas Bina Nusantara (Binus) serta Sesa dari Universitas Amikom Yogyakarta. Ketiga tim tersebut selanjutnya akan mewakili Indonesia untuk bertarung dalam APICTA 2024 tingkat internasional di Brunei Darussalam.

Ariq dalam kesempatan tersebut juga memperkenalkan aplikadia.biz.id. Aplikadia.biz.id merupakan platform yang dikembangkan dibawah naungan Aspiluki.

Aplikadia menyediakan kurasi dari software-software yang dikembangkan oleh anak bangsa dengan harapan agar penyedia software tersebut dapat membentuk ekosistem digital.

Aplikadia tersedia sebagai katalog software nasional dan platform untuk melakukan simulasi perhitungan TKDN software. “Harapannya platform ini bisa menjadi panduan bagi tim pengadaan di berbagai instansi serta berkembang sesuai dengan kebutuhan industri.

Sementara Prof Eko Budiarjo selaku Chairman of the Association the Computer and Informatics Proffesion menjelaskan mengenai ekosistem perangkat lunak di Indonesia.

Menurut Eko Budiarjo hadirnya ekosistem ini diharapkan bisa menjadi kolaborasi bagi generasi muda dalam mengembangkan perangkat lunak. “Perangkat lunak merupakan sebuah karya cipta yang sangat diperlukan di dunia digital, dan tidak bisa membangunnya secara sendirian harus kolaborasi dalam bentuk ekosistem,” ucap Eko Budiarjo.

Eko Budiarjo juga menjelaskan mengenai perbedaan perusahaan yang dibangun perorangan dengan ekosistem. “Ekosistem tidak terpengaruh dengan kepemilikan sedangkan perusahaan pribadi dimiliki oleh kepemilikan, sehingga ekosistem cocok bagi generasi millenial untuk mengembangkan diri dan melahirkani entepreuner,” tutur Eko Budiarjo.

Eko Budiarjo juga mengatakan hadirnya ekosistem akan membuat sebuah perusahaan menjadi tumbuh pesat karena adanya network.

Mengenai regulasi pemerintah dalam pengembangan software, Eko Budiarjo mengatakan lebih dari cukup.”Karena jika bukan karya anak bangsa tidak bisa mewakili Indonesia di kancah internasional,” ujar Eko Budiarjo.

Eko Budiarjo dalam kesempatan tersebut juga mencontohkan perusahaan yang dibangun melalui ekosistem. ” Perusahaan yang terletak di bilangan Jakarta Selatan memiliki ekosistem lengkap mulai dari cloud hingga platform digital,” tegasnya.

Ifan Sebastian selaku Dosen di Binus University dalam kesempatan tersebut menjelaskan mengenai Daely. Daely merupakan produk berbasis AI dan Iot yang dikembangkan Binus University dengan tujuan untuk mendeteksi pengemudi mobil yang mengantuk, dan akan memberi suara peringatan jika sopir itu terus mengantuk.

Perangkat Daely ditempatkan di dashboard mobil depan setir, sejajar dengan mata pengemudi. Ia dirancang untuk meningkatkan keselamatan pengemudi mobil dan meningkatkan kewaspadaan.

Perangkat mereka didasarkan pada kamera ESP32 CAM dan layar LCD I2C, yang kemudian terhubung dengan USB di mobil, sebagai sumber daya listrik.

Adapun pengembangan teknologi AI dan IoT memanfaatkan tiga model teknologi sekaligus, agar perangkat dapat melakukan deteksi dan memberi peringatan lebih baik, ketimbang hanya menggunakan satu model teknologi.

Sementara Amir Ibrahim perwakilan dari Bank Mandiri menjelaskan mengenai kriteria pemilihan start up untuk diinvestasikan.

““Dalam memberikan pendanaan harus dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian [prudent] serta menyasar sektor/segmen yang selektif, sesuai dengan risk appetite perusahaan,” tukasnya.

Menutup paparannya, Amir mengatakan bahwa Bank Mandiri sangat mendukung sekali perkembangan industri startup di Indonesia. (Haris)

Topik: AplikadiaInadev summit 2024IndocomtechPameran

TerkaitBerita

Bank Jakarta
Bisnis

Bank Jakarta Pilih Strategi Selective Growth Hadapi Tekanan Cost of Fund

oleh Editor : Hana
17 Juli 2026
Rano Karno Apresiasi Dukungan Bank Jakarta untuk Anugerah Jurnalistik MHT 2026
Bisnis

Rano Karno Apresiasi Dukungan Bank Jakarta untuk Anugerah Jurnalistik MHT 2026

oleh Editor : Affandy
16 Juli 2026
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp2.000 per Gram, Kini Dibanderol Rp2,633 Juta
Bisnis

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp2.000 per Gram, Kini Dibanderol Rp2,633 Juta

oleh Editor : Affandy
16 Juli 2026
BCA Hadirkan Promo Belanja Perhiasan, Diskon hingga 35 Persen, Cashback Rp3,5 Juta, dan Hadiah Langsung
Bisnis

BCA Hadirkan Promo Belanja Perhiasan, Diskon hingga 35 Persen, Cashback Rp3,5 Juta, dan Hadiah Langsung

oleh Editor : Affandy
16 Juli 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Kian Candu HP? Gosh! Kids Ajak Anak Indonesia Belajar Lewat Travel Education

Kian Candu HP? Gosh! Kids Ajak Anak Indonesia Belajar Lewat Travel Education

19 Juli 2026
Film ‘Semua Akan Baik-Baik Saja’ Karya Baim Wong Sabet 4 Nominasi Bergengsi

Film ‘Semua Akan Baik-Baik Saja’ Karya Baim Wong Sabet 4 Nominasi Bergengsi

19 Juli 2026
HMD Fusion 2, Strategi Berani Menghidupkan Kembali Ponsel Modular di Tengah Persaingan Industri

HMD Fusion 2, Strategi Berani Menghidupkan Kembali Ponsel Modular di Tengah Persaingan Industri

19 Juli 2026
BMW New iX3, SUV Listrik Premium dengan Performa Tinggi dan Teknologi Masa Depan

BMW New iX3, SUV Listrik Premium dengan Performa Tinggi dan Teknologi Masa Depan

19 Juli 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3937 shares
    Share 1575 Tweet 984
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    555 shares
    Share 222 Tweet 139
  • PERPUHA Dukung Pemindahan Penerbangan Umrah ke Terminal 2 Soekarno-Hatta

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Tawarkan Performa Responsif dan Desain Premium

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Lionel Messi Berpeluang Tutup Piala Dunia Dengan 3 Penghargaan Prestisius

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya