Sabtu, 24 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Ekonomi Bisnis

Bank Jakarta Pilih Strategi Selective Growth Hadapi Tekanan Cost of Fund

Editor : Hana oleh Editor : Hana
17 Juli 2026
in Bisnis
A A
0
Bank Jakarta
Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, JAKARTA – Meningkatnya tekanan biaya dana (cost of fund) dan persaingan likuiditas mendorong pelaku industri perbankan menyesuaikan strategi bisnis. Di tengah dinamika tersebut, Bank Jakarta memilih mengedepankan pertumbuhan yang sehat (selective growth) dengan fokus pada kualitas aset, efisiensi pendanaan, dan transformasi digital sebagai fondasi pertumbuhan jangka panjang.

Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H. Widodo, mengatakan strategi ekspansi perseroan tidak lagi berorientasi pada pertumbuhan kredit semata, tetapi diarahkan untuk menjaga profitabilitas dan ketahanan bisnis di tengah perubahan lanskap industri keuangan.

“Kita tidak kejar-kejaran mencari pertumbuhan besar, tetapi yang kami prioritaskan adalah pertumbuhan yang sehat dan berkualitas,” ujar Agus.

Menurutnya, industri perbankan kini menghadapi tantangan yang semakin kompleks, mulai dari tingginya suku bunga, ketidakpastian ekonomi global, hingga meningkatnya biaya penghimpunan dana.

Artikel Terkait

Jakarta Financial Festival 2026 Dorong Pedagang Pasar Manfaatkan Layanan Keuangan

WCCE 2026 di Jakarta: Ekonomi Kreatif Indonesia Serap 27,4 Juta Tenaga Kerja

Harga Emas Antam Ambles Rp 10.000 Per Gram, Harga Buyback Anjlok Hingga Rp 30.000

Ia mengungkapkan bunga deposito dalam lelang dana antarbank sempat mencapai 11,5 persen, yang menjadi indikator meningkatnya tekanan terhadap biaya dana industri.

“Ini sudah menjadi peringatan bagi industri perbankan. Artinya, cost of fund akan meningkat cukup signifikan sehingga setiap bank harus memiliki strategi pendanaan yang lebih efisien,” katanya.

Menghadapi kondisi tersebut, Bank Jakarta menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk menjaga margin bisnis sekaligus mempertahankan kualitas portofolio pembiayaan.

Salah satu fokus utama perseroan adalah memperkuat struktur pendanaan melalui peningkatan dana murah (current account saving account/CASA) dan diversifikasi sumber pendanaan.

Sebagai bank yang mayoritas sahamnya dimiliki Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Bank Jakarta juga mengoptimalkan potensi dana dari ekosistem pemerintah daerah sebagai salah satu sumber pertumbuhan likuiditas yang lebih efisien.

Strategi tersebut dinilai penting untuk menjaga daya saing di tengah meningkatnya kompetisi penghimpunan dana di industri perbankan nasional.

Meski tekanan biaya dana meningkat, Agus menilai fundamental industri perbankan Indonesia masih berada pada level yang kuat.

Hal itu tercermin dari pertumbuhan kredit yang tetap positif, rasio permodalan yang memadai, kondisi likuiditas yang relatif terjaga, serta tingkat kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) yang masih terkendali.

“Persoalannya sebenarnya bukan pada fundamental industri, tetapi pada perubahan medan persaingan yang kini jauh lebih dinamis,” ujarnya.

Menurut Agus, industri keuangan dalam beberapa tahun terakhir dihadapkan pada berbagai tantangan eksternal, mulai dari pandemi Covid-19, konflik geopolitik global, hingga perubahan kebijakan perdagangan internasional yang memengaruhi stabilitas pasar keuangan.

Selain memperkuat struktur pendanaan, Bank Jakarta juga mempercepat transformasi bisnis melalui digitalisasi layanan, penguatan manajemen risiko, serta pembentukan budaya kerja yang lebih adaptif.

Transformasi tersebut dilakukan sebagai respons terhadap perubahan perilaku nasabah yang kini semakin mengutamakan kemudahan akses, kecepatan layanan, keamanan transaksi, serta integrasi layanan digital.

“Nasabah saat ini tidak lagi hanya melihat produk yang dimiliki sebuah bank, tetapi bagaimana bank mampu menghadirkan layanan yang mudah, cepat, aman, dan didukung ekosistem digital yang lengkap,” kata Agus.

Ia menambahkan, transformasi digital menjadi salah satu faktor utama yang akan menentukan daya saing perbankan di masa depan, terutama dalam menghadapi perubahan preferensi konsumen dan meningkatnya kompetisi dari layanan keuangan berbasis teknologi.

Dengan mengedepankan strategi pertumbuhan yang lebih selektif, Bank Jakarta optimistis mampu menjaga kualitas aset, mempertahankan profitabilitas, sekaligus meningkatkan daya saing di tengah dinamika industri yang terus berubah.

Perseroan menilai keseimbangan antara pertumbuhan bisnis, efisiensi operasional, digitalisasi, serta pengelolaan risiko akan menjadi fondasi utama dalam menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan di tengah tekanan pasar keuangan yang diperkirakan masih berlanjut hingga beberapa tahun mendatang. (ana)

Topik: Bank jakarta

TerkaitBerita

Jakarta Financial Festival 2026 Dorong Pedagang Pasar Manfaatkan Layanan Keuangan
Ekonomi

Jakarta Financial Festival 2026 Dorong Pedagang Pasar Manfaatkan Layanan Keuangan

oleh Editor : Akula
23 Oktober 2026
WCCE 2026 di Jakarta: Ekonomi Kreatif Indonesia Serap 27,4 Juta Tenaga Kerja
Ekonomi

WCCE 2026 di Jakarta: Ekonomi Kreatif Indonesia Serap 27,4 Juta Tenaga Kerja

oleh Editor : Akula
23 Oktober 2026
Harga Emas Antam Ambles Rp 10.000 Per Gram, Harga Buyback Anjlok Hingga Rp 30.000
Bisnis

Harga Emas Antam Ambles Rp 10.000 Per Gram, Harga Buyback Anjlok Hingga Rp 30.000

oleh Editor : Affandy
23 Oktober 2026
HADIAH MENARIK: Head of National Tri Brand Galuh Neftita, SVP Head of Digital Growth IOH Reginald Agustian, Head of Circle Jakarta Raya IOH Swandi Tjia, Head of Partnership & Innovation IOH Reno Rizki Yudha, dan VP Head of Loyalty & Engagement IOH Lucida Gloria Utami dalam seremonial di Bengkel Space, SCBD, Jakarta Selatan pada Kamis (22/10/2026). (FOTO: WAYTRI/KORANINDOPOS.COM)
Bisnis

Kebut Hadiah BombasTri 2026 Tawarkan 2.026 Hadiah Menarik

oleh Editor : Memoarto
23 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Jakarta Financial Festival 2026 Dorong Pedagang Pasar Manfaatkan Layanan Keuangan

Jakarta Financial Festival 2026 Dorong Pedagang Pasar Manfaatkan Layanan Keuangan

23 Oktober 2026
WCCE 2026 di Jakarta: Ekonomi Kreatif Indonesia Serap 27,4 Juta Tenaga Kerja

WCCE 2026 di Jakarta: Ekonomi Kreatif Indonesia Serap 27,4 Juta Tenaga Kerja

23 Oktober 2026
Bee Frontier dan Bee Eclipse: Amazon Rilis Perangkat AI Pintar Pengelola Waktu dan Ingatan

Bee Frontier dan Bee Eclipse: Amazon Rilis Perangkat AI Pintar Pengelola Waktu dan Ingatan

23 Oktober 2026
Menjelajah Nusantara Tanpa Cemas, Chery Boyong Deretan Kendaraan Listrik Berdaya Jangkau Panjang

Menjelajah Nusantara Tanpa Cemas, Chery Boyong Deretan Kendaraan Listrik Berdaya Jangkau Panjang

23 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    5040 shares
    Share 2016 Tweet 1260
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1089 shares
    Share 436 Tweet 272
  • Singapura Ancam Tutup Bisnis Tujuh Perusahaan Dalang Karhutla

    320 shares
    Share 128 Tweet 80
  • The Pizza Company Buka Gerai Pertama di Jakarta Utara, Bidik Pasar Kelapa Gading

    315 shares
    Share 126 Tweet 79
  • MU Hanya Dua Kali Menang, Nasib Michael Carrick di Ujung Tanduk

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya