Koranindopos.com – Jakarta – Infinix Indonesia menghadirkan pendekatan berbeda dalam memperkenalkan kemampuan kamera smartphone terbarunya melalui sebuah film pendek berjudul “Terekam Dalam Gelap”. Tidak sekadar menonjolkan teknologi fotografi malam, film ini mengangkat kisah para pekerja yang beraktivitas ketika sebagian besar masyarakat sedang terlelap, mulai dari pedagang pasar, petugas keamanan, tenaga medis, hingga nelayan.
Melalui karya yang dirilis pada 31 Juli 2026 tersebut, Infinix ingin menunjukkan bahwa teknologi kamera bukan hanya digunakan untuk menghasilkan foto berkualitas, tetapi juga menjadi sarana untuk menghadirkan cerita-cerita yang selama ini jarang mendapat perhatian.
Film pendek Terekam Dalam Gelap disutradarai oleh Kevin Rahardjo dan dibintangi aktris Faradina Mufti. Ceritanya mengikuti perjalanan seorang jurnalis foto bernama Anya yang awalnya memandang malam sebagai ruang penuh ketidakpastian.
Namun, seiring proses peliputan, Anya menemukan sisi lain dari kehidupan malam, yakni keberadaan para Pejuang Malam yang bekerja tanpa banyak sorotan demi memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan.
Artikel Terkait
Sutradara Kevin Rahardjo menjelaskan bahwa film ini sengaja dibangun dengan perubahan perspektif yang membawa penonton memahami bahwa malam bukan hanya identik dengan kegelapan, tetapi juga menjadi ruang bagi mereka yang berkontribusi besar bagi kehidupan sehari-hari.
“Kami ingin menunjukkan bahwa yang selama ini tersembunyi bukanlah ancaman, melainkan orang-orang yang bekerja tanpa pernah benar-benar kita lihat. Perubahan perspektif itulah yang menjadi inti dari Terekam Dalam Gelap,” ujar Kevin.
Film ini sekaligus menjadi panggung bagi Infinix NOTE 60 Pro, smartphone yang diperkenalkan pada Februari 2026 di segmen harga Rp5 jutaan.
Perangkat tersebut dibekali berbagai spesifikasi unggulan, antara lain:
- Snapdragon 7s Gen 4 5G Platform
- Baterai 6.500 mAh
- Pengisian cepat 90W FastCharge
- Wireless Charging
- Sistem pendingin 3D Ice Core VC Chamber Cooling
- Layar 144Hz 1.5K Ultra HDR Display
- Kamera utama 50MP OIS Night Master Camera
Seluruh dokumentasi foto yang muncul sepanjang film diambil menggunakan kamera 50MP OIS Night Master Camera pada NOTE 60 Pro. Teknologi Optical Image Stabilization (OIS) membantu menghasilkan gambar yang tetap tajam dan stabil meski berada dalam kondisi minim cahaya.
Country Manager Infinix Indonesia, Tommy Xiong, mengatakan inovasi kamera seharusnya memberikan manfaat lebih dari sekadar peningkatan kualitas gambar.
“Nilai teknologi muncul ketika mampu membantu lebih banyak orang melihat, memahami, dan mengapresiasi mereka yang selama ini bekerja di balik malam,” ujarnya.
Infinix menegaskan bahwa Terekam Dalam Gelap bukan sekadar proyek film pendek maupun promosi produk.
Perusahaan juga memperkenalkan konsep Shutter Currency, sebuah gerakan yang memberikan apresiasi kepada para pekerja malam yang menjadi subjek dokumentasi.
Melalui inisiatif ini, para pekerja malam yang kisahnya dipilih akan memperoleh penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam menghadirkan cerita yang menginspirasi.
Konsep tersebut lahir dari gagasan bahwa selama ini fotografer memperoleh karya, media mendapatkan cerita, sementara sosok yang menjadi inti pemberitaan sering kali tidak menerima manfaat secara langsung.
Sebagai kelanjutan dari gerakan tersebut, Infinix membuka Kompetisi Jurnalis Nasional yang melibatkan 50 jurnalis dari berbagai daerah di Indonesia.
Peserta diminta mengirimkan dokumen administrasi, portofolio karya jurnalistik, serta proposal liputan bertema Pejuang Malam melalui situs resmi Terekam Dalam Gelap.
Pendaftaran dibuka pada 1–13 Agustus 2026, dilanjutkan masa peliputan mulai 17 Agustus hingga 27 Oktober 2026.
Untuk mendukung proses peliputan, para finalis akan menggunakan Infinix NOTE 60 Pro secara bergantian melalui sistem rotasi.
Selama kompetisi berlangsung, peserta akan menghasilkan karya dalam bentuk artikel, photo story, maupun liputan visual. Seluruh karya akan dinilai berdasarkan kualitas jurnalistik, kekuatan visual, kedalaman cerita, nilai berita, serta kemampuan menghadirkan potret autentik kehidupan para pekerja malam.
Para pemenang akan memperoleh hadiah berupa uang tunai serta smartphone Infinix NOTE 60 Pro.
Tidak hanya jurnalis profesional, Infinix juga mengajak masyarakat umum melalui Citizen Journalism Competition.
Kompetisi ini mengundang peserta untuk membuat video Instagram Reels berdurasi 45–90 detik yang mengangkat kisah pekerja malam di lingkungan sekitar menggunakan tagar #TerekamDalamGelap.
Tiga karya terbaik akan mendapatkan hadiah berupa smartphone Infinix NOTE 60 Pro.
Melalui dua kompetisi tersebut, Infinix berharap semakin banyak cerita mengenai para pekerja malam yang dapat terdokumentasikan sekaligus membuka ruang apresiasi terhadap profesi yang selama ini bekerja di balik layar.
Lewat film pendek, kompetisi jurnalistik, hingga gerakan sosial yang dihadirkan, Infinix ingin menunjukkan bahwa inovasi teknologi dapat menjadi alat untuk menghadirkan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.
Dengan mengangkat kisah para Pejuang Malam, perusahaan berharap publik semakin menyadari kontribusi besar mereka dalam menjaga roda kehidupan tetap berjalan ketika sebagian besar orang sedang beristirahat.
Film pendek “Terekam Dalam Gelap” kini telah tersedia di kanal YouTube resmi Infinix Indonesia, sementara informasi lengkap mengenai Kompetisi Jurnalis Nasional dan Citizen Journalism Competition dapat diakses melalui situs resmi program tersebut.(Dhil)










