Koranindopos.com – Jakarta – Tren jam tangan bergaya retro kembali menguat pada 2026. Desain yang terinspirasi dari era 1970-an hingga 1980-an kini menjadi pilihan banyak pecinta horologi karena mampu menghadirkan nuansa klasik tanpa mengorbankan fungsi modern. Menariknya, untuk menikmati desain ikonik tersebut, konsumen tidak perlu mengeluarkan biaya hingga jutaan rupiah.
Dua merek ternama, Casio dan Timex, menghadirkan pendekatan berbeda dalam menghidupkan kembali pesona masa lalu. Casio memperbarui lini jam tangan digital legendarisnya melalui Casio A140WE, sementara Timex berkolaborasi dengan retailer END. menghadirkan END. x Timex 1981 Reissue, sebuah jam tangan analog bergaya klasik yang terinspirasi dari dunia tenis.
Meski sama-sama mengusung konsep retro, keduanya menawarkan karakter dan pengalaman penggunaan yang berbeda.
Casio kembali memperkuat posisinya sebagai salah satu produsen jam tangan digital paling populer lewat peluncuran A140WE pada Juni 2026.
Model terbaru ini tetap mempertahankan DNA khas Casio, namun hadir dengan peningkatan pada aspek desain dan material. Dengan harga sekitar 110 dolar AS, atau sekitar 130 dolar AS untuk varian emas A140WEG-9A, jam tangan ini menawarkan nilai lebih dibandingkan seri digital entry-level milik Casio.
Salah satu perubahan paling mencolok terlihat pada desain casing berukuran 39 x 36,8 mm. Jika model-model terdahulu identik dengan bentuk kotak yang kaku, A140WE mengadopsi sudut yang lebih membulat sehingga tampil lebih modern dan nyaman dipadukan dengan berbagai gaya berpakaian.
Bagian layar digital juga mendapatkan sentuhan baru melalui efek sunburst dengan pilihan warna biru tua, abu-abu, dan emas muda. Efek tersebut memberikan dimensi visual yang lebih menarik ketika terkena cahaya.
Tak hanya mengandalkan tampilan, Casio tetap mempertahankan berbagai fitur andalannya seperti:
- Stopwatch
- Alarm harian
- Kalender otomatis
- Lampu latar (LED)
- Daya tahan baterai hingga tujuh tahun
Dipadukan dengan gelang berbahan stainless steel, A140WE menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang menginginkan jam tangan praktis, awet, sekaligus bergaya klasik.
Berbeda dari Casio yang mengandalkan teknologi digital, END. x Timex 1981 Reissue mengedepankan keindahan desain analog yang elegan.
Kolaborasi antara Timex dan retailer fashion END. ini mengambil inspirasi dari jam tangan olahraga era 1980-an, khususnya yang identik dengan budaya tenis klasik.
Jam tangan ini dibanderol sekitar 199 dolar AS dan hadir dengan casing stainless steel berukuran 35 mm, ukuran yang kini kembali populer berkat tren jam tangan berdiameter lebih kecil dan nyaman digunakan.
Dial berwarna biru es menjadi daya tarik utama. Permukaannya dihiasi motif globe yang halus, dipadukan dengan indeks timbul dan jendela tanggal pada posisi pukul tiga, menghasilkan tampilan sederhana namun berkelas.
Di balik desainnya, Timex menyematkan mesin kuarsa yang dikenal akurat serta ketahanan air hingga 50 meter, membuatnya lebih fleksibel digunakan dalam berbagai aktivitas ringan, termasuk berenang santai.
Pilihan antara Casio A140WE dan END. x Timex 1981 Reissue pada akhirnya bergantung pada kebutuhan dan selera pengguna.
Bagi pencinta jam tangan digital yang mengutamakan fungsi lengkap, daya tahan baterai panjang, serta harga yang lebih terjangkau, Casio A140WE menjadi pilihan yang sulit ditandingi.
Sebaliknya, bagi pengguna yang mengutamakan estetika klasik, desain elegan, serta ingin memiliki jam tangan analog bergaya vintage yang cocok dipadukan dengan busana formal maupun kasual, END. x Timex 1981 Reissue menawarkan daya tarik tersendiri.
Kehadiran kedua jam tangan ini menunjukkan bahwa desain klasik masih memiliki tempat di tengah perkembangan teknologi wearable yang semakin pesat. Casio dan Timex membuktikan bahwa jam tangan tidak hanya berfungsi sebagai penunjuk waktu, tetapi juga menjadi bagian dari gaya hidup dan ekspresi personal.
Dengan harga yang relatif terjangkau, baik Casio A140WE maupun END. x Timex 1981 Reissue menawarkan kombinasi desain ikonik, kualitas yang dapat diandalkan, dan nilai yang menarik bagi para kolektor maupun pengguna sehari-hari. Bagi pencinta gaya retro, keduanya menjadi pilihan yang layak dipertimbangkan sepanjang 2026.(dhil/suaraflores)










