Sabtu, 24 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Sepak Bola

Jelang Laga Derby, AC Milan Dalam Posisi Tertekan

Editor : Memoarto oleh Editor : Memoarto
8 Maret 2026
in Sepak Bola
A A
0
LAGA DERBY: Para pemain Inter Milan menyapa para suporter seusai laga Serie A/Liga Italia antara Inter vs Genoa di Milan, Italia pada Sabtu (28/2/2026). (Foto Ilustrasi: AP Photo/Antonio Calanni)

LAGA DERBY: Para pemain Inter Milan menyapa para suporter seusai laga Serie A/Liga Italia antara Inter vs Genoa di Milan, Italia pada Sabtu (28/2/2026). (Foto Ilustrasi: AP Photo/Antonio Calanni)

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, JAKARTA – Persaingan menuju gelar Serie A 2025/2026 semakin mengerucut jelang laga panas Derby della Madonnina antara AC Milan vs Inter Milan pada Senin (9/3/2026) dini hari WIB ini. Saat ini, Inter berada di puncak klasemen dengan keunggulan 10 poin atas rival sekotanya tersebut.

Situasi ini membuat AC Milan praktis berada dalam posisi tertekan. Pasukan Massimiliano Allegri wajib meraih kemenangan jika ingin menjaga peluang dalam perburuan Scudetto musim ini. Hanya tiga bulan lalu, persaingan papan atas Serie A masih sangat ketat. Saat itu, empat tim teratas hanya dipisahkan satu poin, sementara Juventus yang berada di posisi ketujuh terpaut lima angka dari puncak klasemen.

Namun sejak derby terakhir pada akhir November, Inter tampil luar biasa. Nerazzurri mencatat 14 kemenangan dari 15 pertandingan liga (1 imbang) dan kini melesat dengan keunggulan 10 poin di puncak klasemen. Bahkan, mereka sudah unggul 16 poin atas AS Roma yang berada di posisi keempat.

Inter telah mengoleksi 67 poin dari 27 pertandingan. Catatan ini menjadi yang ketiga kalinya dalam sejarah klub mereka mencapai angka tersebut pada tahap musim yang sama, setelah musim 2006/2007 (73 poin) dan 2023/2024 (72 poin). Jika Inter mampu mengalahkan Milan pada derby nanti, mereka akan memperlebar jarak menjadi 13 poin dengan hanya 10 laga tersisa, sebuah situasi yang hampir pasti mengunci arah Scudetto musim ini.

Artikel Terkait

AC Milan Dibantai 0-3 Saat Sambangi Markas Bournemouth

MU Hanya Dua Kali Menang, Nasib Michael Carrick di Ujung Tanduk

Erik ten Hag Sebut Ronaldo Telah Mengecewakan Tim

Bahkan, berdasar simulasi terbaru superkomputer Opta, Inter memiliki peluang hingga 97,4 persen untuk menjadi juara. Sementara Milan hanya memiliki kemungkinan 2,1 persen untuk menyalip rivalnya tersebut.

Meski kemungkinan tanpa striker andalan Lautaro Martínez yang mengalami cedera betis, Inter tetap memiliki senjata mematikan lewat Federico Dimarco. Bek sayap tim nasional Italia itu tampil luar biasa musim ini dengan total 20 kontribusi gol di Serie A, termasuk 14 assist, dua kali lipat lebih banyak dibanding pemain lain di liga.

Sejak Serie A menggunakan format 20 tim pada 2004, hanya Massimo Oddo yang pernah mencatat kontribusi gol sebanyak itu sebagai pemain bertahan dalam satu musim, yakni saat membela Lazio pada 2005/2006 (7 gol dan 13 assist).

Dimarco juga menjadi kreator peluang paling produktif di liga. Ia telah menciptakan 74 peluang, setidaknya 19 lebih banyak dibanding pemain lain. Dari jumlah tersebut, 28 merupakan peluang besar, lebih dari dua kali lipat pemain mana pun di Serie A.

Salah satu aspek yang bisa menentukan hasil derby adalah situasi bola mati. Inter merupakan tim paling produktif di Serie A dalam mencetak gol dari set-piece. Nerazzurri sudah mencetak 21 gol dari situasi bola mati, dengan 15 di antaranya berasal dari tendangan sudut.

Kombinasi umpan silang akurat dari Dimarco dan Hakan Calhanoglu serta kekuatan duel udara para pemain Inter membuat situasi ini menjadi ancaman serius bagi lawan. Sebaliknya, Milan justru memiliki statistik yang kurang baik dalam bertahan dari bola mati. Rossoneri menjadi tim yang paling sering kebobolan dari situasi tersebut di Serie A.

Pelatih Milan, Massimiliano Allegri, pun mengakui kekuatan Inter di aspek ini. ”Inter memiliki eksekutor bola mati yang sangat bagus dan pemain yang kuat di duel udara. Tanpa umpan yang baik, pemain yang kuat di udara tidak berarti apa-apa. Mereka sangat kuat dalam situasi bola mati, umpan silang, dan tembakan jarak jauh,” ujar Allegri.

Selain tajam di depan, Inter juga tampil disiplin di lini belakang sejak dilatih Cristian Chivu. Sepanjang musim ini mereka baru kebobolan 21 gol, menjadikan Inter sebagai salah satu tim dengan pertahanan terbaik di Eropa. Angka tersebut menempatkan mereka di lima besar tim dengan pertahanan terbaik di lima liga top Eropa, sejajar dengan Lens.

Statistik ini memperlihatkan bahwa dominasi Inter bukan hanya terlihat di klasemen Serie A, tetapi juga jika dibandingkan dengan klub-klub elite Eropa lainnya. Di sektor ofensif, Inter juga tidak kalah impresif. Nerazzurri sudah mencetak 64 gol musim ini.

Jumlah tersebut menempatkan mereka di peringkat ketiga klub paling produktif di lima liga top Eropa, hanya kalah dari Bayern Munchen (88 gol) dan Barcelona (71 gol). Produktivitas tersebut menunjukkan betapa variatifnya pola serangan yang dibangun oleh Chivu musim ini.

Allegri juga mengakui bahwa Inter memiliki banyak cara untuk mencetak gol. Menurutnya, Nerazzurri berbahaya baik dari tembakan jarak jauh, duel di dalam kotak penalti, maupun melalui pergerakan pemain sayap. “Inter bisa mencetak gol dengan banyak cara. Mereka bagus dalam tembakan jarak jauh dan sangat kuat di dalam kotak penalti. Mereka memiliki banyak solusi dalam menyerang,” kata Allegri.

Meski demikian, pelatih Milan tersebut tetap optimistis timnya mampu memberikan perlawanan. “Kami juga memiliki kualitas untuk memainkan pertandingan yang bagus dan mencetak gol melawan Inter,” tambahnya. (bnt/mmr)

Topik: ac milaninter milan

TerkaitBerita

LAGA SENGIT: Penjaga gawang AC Milan Mike Maignan dijatuhi kartu merah dalam laga Liga Europa antara Bournemouth vs Milan di Bournemouth, Inggris pada Kamis (22/10/2026). (Foto: (c) AP Photo/Alastair Grant)
Sepak Bola

AC Milan Dibantai 0-3 Saat Sambangi Markas Bournemouth

oleh Editor : Memoarto
23 Oktober 2026
PERKUAT TIM: Gelandang Manchester United, Kobbie Mainoo, dan pelatih Michael Carrick usai laga melawan Liverpool di Old Trafford pada 3 Mei 2026. (Foto Ilustrasi: (c) AP Photo/Dave Thompson)
Sepak Bola

MU Hanya Dua Kali Menang, Nasib Michael Carrick di Ujung Tanduk

oleh Editor : Memoarto
22 Oktober 2026
AKSI SELEBRASI: Pemain Portugal, Cristiano Ronaldo, melakukan selebrasi dalam satu pertandingan. (Foto Ilustrasi: Shutterstock)
Sepak Bola

Erik ten Hag Sebut Ronaldo Telah Mengecewakan Tim

oleh Editor : Memoarto
21 Oktober 2026
ANAK EMAS: Selebrasi Bruno Fernandes usai membobol gawang Brighton pada Minggu (24/5/2026). (Foto: (c) MUFC Official)
Sepak Bola

Carrick Klaim Tak Perlakukan Spesial Bruno Fernandes

oleh Editor : Memoarto
20 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Kukuhkan Jakarta Vision di WCCE 2026, Jakarta Siap Jadi Poros Kreatif Globa

Kukuhkan Jakarta Vision di WCCE 2026, Jakarta Siap Jadi Poros Kreatif Globa

24 Oktober 2026
Mahalini Pertahankan Rambut Panjang Sejak Kecil, Ternyata Ini Alasannya

Mahalini Pertahankan Rambut Panjang Sejak Kecil, Ternyata Ini Alasannya

24 Oktober 2026
Peningkatan Kualitas Hidup Warga Pati Lewat Program RSLH Program Rumah Sederhana Layak

Peningkatan Kualitas Hidup Warga Pati Lewat Program RSLH Program Rumah Sederhana Layak

24 Oktober 2026
Uji Kompetensi Pustakawan Kembali Digelar Akhir 2026

Uji Kompetensi Pustakawan Kembali Digelar Akhir 2026

24 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    5047 shares
    Share 2019 Tweet 1262
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1091 shares
    Share 436 Tweet 273
  • Singapura Ancam Tutup Bisnis Tujuh Perusahaan Dalang Karhutla

    320 shares
    Share 128 Tweet 80
  • The Pizza Company Buka Gerai Pertama di Jakarta Utara, Bidik Pasar Kelapa Gading

    315 shares
    Share 126 Tweet 79
  • MU Hanya Dua Kali Menang, Nasib Michael Carrick di Ujung Tanduk

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya