Jumat, 19 Juni 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home uncategorized

Jumlah Bank yang Tutup Sepanjang 2024 Menembus Angka 20

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
28 Desember 2024
in uncategorized
A A
0
bank
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Sepanjang tahun 2024, jumlah bank yang mengalami penutupan mencapai angka yang signifikan, menembus angka 20. Dari total tersebut, Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan BPR Syariah menjadi yang paling banyak dicabut izinnya oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Peristiwa ini sesuai dengan prediksi sebelumnya yang disampaikan oleh Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae.

Pada 14 Oktober 2024, Dian Ediana Rae mengungkapkan bahwa penutupan sejumlah bank ini sudah diperkirakan sebelumnya. “Sampai ke angka 20 (BPR tutup) itu mungkin,” ujar Dian dalam kesempatan tersebut yang diadakan di Hotel Grand Hyatt, Jakarta Pusat.

Penutupan bank, terutama BPR dan BPR Syariah, terjadi dalam konteks upaya OJK untuk memperbaiki kualitas sistem perbankan di Indonesia. OJK menegaskan bahwa langkah ini diambil untuk menjaga stabilitas dan integritas sektor perbankan, serta melindungi kepentingan nasabah dan perekonomian secara keseluruhan.

Beberapa faktor menjadi penyebab utama banyaknya bank yang tutup pada 2024, terutama pada jenis bank mikro seperti BPR dan BPR Syariah. Di antaranya adalah masalah solvabilitas, kurangnya likuiditas, dan kegagalan dalam memenuhi ketentuan regulasi yang ditetapkan oleh OJK. Selain itu, banyak BPR yang tidak mampu bersaing dengan bank-bank besar, terutama terkait dengan kapasitas teknologi dan kemampuan inovasi layanan.

Artikel Terkait

Takkan Kubiarkan Kau Menangis, Cara Ferly Halim Menggambarkan Cinta yang Tak Selalu Terucap

Dua Aksi Demo Mahasiswa Digelar di Jakarta Pusat Siang Ini, 214 Personel Disiagakan

Ayu Azhari Bawa Nuansa Bangka dalam Film Suamiku Lukaku

BPR, yang sering kali melayani nasabah di daerah pedesaan dengan transaksi kecil dan menengah, terpaksa menghadapi tantangan besar akibat ketatnya persaingan dan perubahan preferensi nasabah terhadap digitalisasi layanan perbankan. Banyak dari bank ini yang kesulitan beradaptasi dengan kebutuhan pasar yang semakin mengarah pada kemudahan akses layanan berbasis teknologi.

OJK telah melakukan berbagai langkah untuk memperbaiki situasi ini, termasuk pembekuan izin operasi bagi bank-bank yang tidak memenuhi standar kesehatan perbankan, serta memberikan pembinaan bagi bank-bank yang masih beroperasi untuk memperbaiki kinerja dan tata kelola mereka. OJK juga memastikan bahwa penutupan bank dilakukan dengan hati-hati, dengan mempertimbangkan dampaknya terhadap nasabah dan sistem keuangan secara keseluruhan.

Penutupan sejumlah BPR dan BPR Syariah ini tentu berimbas pada nasabah yang memiliki tabungan atau pinjaman di bank-bank yang tutup. OJK memastikan bahwa mekanisme untuk perlindungan nasabah tetap berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sehingga nasabah dapat memperoleh kembali dana mereka melalui program penjaminan yang disediakan oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Namun, dampak jangka panjang dari penutupan bank ini juga mempengaruhi sektor ekonomi yang lebih luas, terutama bagi masyarakat di daerah yang tergantung pada layanan perbankan mikro. Penutupan ini mendorong semakin terbukanya peluang bagi bank-bank besar dan fintech untuk mengambil alih pasar BPR yang ditinggalkan.(dhil)

Topik: bank

TerkaitBerita

Takkan Kubiarkan Kau Menangis, Cara Ferly Halim Menggambarkan Cinta yang Tak Selalu Terucap
uncategorized

Takkan Kubiarkan Kau Menangis, Cara Ferly Halim Menggambarkan Cinta yang Tak Selalu Terucap

oleh Editor : Akula
12 Juni 2026
Dua Aksi Demo Mahasiswa Digelar di Jakarta Pusat Siang Ini, 214 Personel Disiagakan
uncategorized

Dua Aksi Demo Mahasiswa Digelar di Jakarta Pusat Siang Ini, 214 Personel Disiagakan

oleh Editor : Affandy
10 Juni 2026
Ayu Azhari Bawa Nuansa Bangka dalam Film Suamiku Lukaku
uncategorized

Ayu Azhari Bawa Nuansa Bangka dalam Film Suamiku Lukaku

oleh Editor : Akula
22 Mei 2026
UM-PTKIN 2026 Perketat Pengawasan, Gunakan Alat Detektor dan Sistem SSE
uncategorized

UM-PTKIN 2026 Perketat Pengawasan, Gunakan Alat Detektor dan Sistem SSE

oleh Editor : Affandy
13 Mei 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Sukses Tembus BiFan 2026, MD Pictures Rilis Final Poster dan Trailer “402 Rumah Sakit Angker Korea”

Sukses Tembus BiFan 2026, MD Pictures Rilis Final Poster dan Trailer “402 Rumah Sakit Angker Korea”

15 Juni 2026
Lepas Rindu dengan Suasana Indonesia di Belanda,  Rayhan Cornelis Temani Sang Ibu di Malam Amal untuk Sumatera,

Lepas Rindu dengan Suasana Indonesia di Belanda,  Rayhan Cornelis Temani Sang Ibu di Malam Amal untuk Sumatera,

19 Juni 2026
Perkuat Pelindungan di Titik Rawan, Kementerian P2MI Rangkul Pemprov Banten, Krakatau Steel, dan IKA Untirta

Perkuat Pelindungan di Titik Rawan, Kementerian P2MI Rangkul Pemprov Banten, Krakatau Steel, dan IKA Untirta

19 Juni 2026
Film ‘Saat Aku Bersuara’ Tayang Perdana, Usung Gerakan #NoMoreSilence

Film ‘Saat Aku Bersuara’ Tayang Perdana, Usung Gerakan #NoMoreSilence

19 Juni 2026

Terpopuler

  • Isuzu Panther Mini, Legenda MPV Diesel yang Kembali Hadir dengan Mesin Tangguh dan Hemat BBM

    Isuzu Panther Mini, Legenda MPV Diesel yang Kembali Hadir dengan Mesin Tangguh dan Hemat BBM

    498 shares
    Share 199 Tweet 125
  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3500 shares
    Share 1400 Tweet 875
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    427 shares
    Share 171 Tweet 107
  • Angka Kematian Ibu di Indonesia Tertinggi Se-Asia Tenggara

    332 shares
    Share 133 Tweet 83
  • Satu Pelari Meninggal di BTN Jakarta International Marathon 2026, Risiko Lomba Jarak Jauh Kembali Jadi Sorotan

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya