Kamis, 1 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home uncategorized

Jumlah Bank yang Tutup Sepanjang 2024 Menembus Angka 20

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
28 Desember 2024
in uncategorized
A A
0
bank
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Sepanjang tahun 2024, jumlah bank yang mengalami penutupan mencapai angka yang signifikan, menembus angka 20. Dari total tersebut, Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan BPR Syariah menjadi yang paling banyak dicabut izinnya oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Peristiwa ini sesuai dengan prediksi sebelumnya yang disampaikan oleh Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae.

Pada 14 Oktober 2024, Dian Ediana Rae mengungkapkan bahwa penutupan sejumlah bank ini sudah diperkirakan sebelumnya. “Sampai ke angka 20 (BPR tutup) itu mungkin,” ujar Dian dalam kesempatan tersebut yang diadakan di Hotel Grand Hyatt, Jakarta Pusat.

Penutupan bank, terutama BPR dan BPR Syariah, terjadi dalam konteks upaya OJK untuk memperbaiki kualitas sistem perbankan di Indonesia. OJK menegaskan bahwa langkah ini diambil untuk menjaga stabilitas dan integritas sektor perbankan, serta melindungi kepentingan nasabah dan perekonomian secara keseluruhan.

Beberapa faktor menjadi penyebab utama banyaknya bank yang tutup pada 2024, terutama pada jenis bank mikro seperti BPR dan BPR Syariah. Di antaranya adalah masalah solvabilitas, kurangnya likuiditas, dan kegagalan dalam memenuhi ketentuan regulasi yang ditetapkan oleh OJK. Selain itu, banyak BPR yang tidak mampu bersaing dengan bank-bank besar, terutama terkait dengan kapasitas teknologi dan kemampuan inovasi layanan.

Artikel Terkait

Membawa Pulang Standar Dunia ke Sekolah Menengah Kejuruan

Polisi Tangkap Ratusan Terduga Pelaku Anarkistis di Aksi 27 Agustus 2026

Trump Bantah Tentara AS di USS Abraham Lincoln Stres Berat

BPR, yang sering kali melayani nasabah di daerah pedesaan dengan transaksi kecil dan menengah, terpaksa menghadapi tantangan besar akibat ketatnya persaingan dan perubahan preferensi nasabah terhadap digitalisasi layanan perbankan. Banyak dari bank ini yang kesulitan beradaptasi dengan kebutuhan pasar yang semakin mengarah pada kemudahan akses layanan berbasis teknologi.

OJK telah melakukan berbagai langkah untuk memperbaiki situasi ini, termasuk pembekuan izin operasi bagi bank-bank yang tidak memenuhi standar kesehatan perbankan, serta memberikan pembinaan bagi bank-bank yang masih beroperasi untuk memperbaiki kinerja dan tata kelola mereka. OJK juga memastikan bahwa penutupan bank dilakukan dengan hati-hati, dengan mempertimbangkan dampaknya terhadap nasabah dan sistem keuangan secara keseluruhan.

Penutupan sejumlah BPR dan BPR Syariah ini tentu berimbas pada nasabah yang memiliki tabungan atau pinjaman di bank-bank yang tutup. OJK memastikan bahwa mekanisme untuk perlindungan nasabah tetap berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sehingga nasabah dapat memperoleh kembali dana mereka melalui program penjaminan yang disediakan oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Namun, dampak jangka panjang dari penutupan bank ini juga mempengaruhi sektor ekonomi yang lebih luas, terutama bagi masyarakat di daerah yang tergantung pada layanan perbankan mikro. Penutupan ini mendorong semakin terbukanya peluang bagi bank-bank besar dan fintech untuk mengambil alih pasar BPR yang ditinggalkan.(dhil)

Topik: bank

TerkaitBerita

Membawa Pulang Standar Dunia ke Sekolah Menengah Kejuruan
Opini

Membawa Pulang Standar Dunia ke Sekolah Menengah Kejuruan

oleh Editor : Anggoro
28 September 2026
SPANDUK TUNTUTAN: Sejumlah massa unjuk rasa memasang spanduk tuntutan mereka di pagar Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Kamis (27/8/2026). (FOTO ILUSTRASI; HARIS SUNANDAR/KORANINDOPOS.COM)
Nasional

Polisi Tangkap Ratusan Terduga Pelaku Anarkistis di Aksi 27 Agustus 2026

oleh Editor : Memoarto
27 Agustus 2026
KAPAL PERANG: Kapal Induk USS Abraham Lincoln menuai sorotan publik setelah tujuh tentara AS yang merupakan kru kapal tersebut dilaporkan tewas karena saling berkelahi. (Foto: AFP/HO)
uncategorized

Trump Bantah Tentara AS di USS Abraham Lincoln Stres Berat

oleh Editor : Memoarto
16 Agustus 2026
Masjid Sunan Ampel
Seni dan Budaya

Ketika Makam Sunan Ampel, Masjid Tua dan Kampung Arab Bertemu dalam Satu Kisah

oleh Editor : Doe
6 Agustus 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Direktur Pegadaian Bagikan Pengalaman Karier Pada Generasi Muda Lewat Sesi ‘Alumni Calling’ Indonesia Punya Kamu 2026

Direktur Pegadaian Bagikan Pengalaman Karier Pada Generasi Muda Lewat Sesi ‘Alumni Calling’ Indonesia Punya Kamu 2026

1 Oktober 2026
UIN Sunan Kalijaga Jadi Kampus Terbaik Kedua di Indonesia Versi THE WUR 2027

UIN Sunan Kalijaga Jadi Kampus Terbaik Kedua di Indonesia Versi THE WUR 2027

1 Oktober 2026
Kemenkes Pangkas Syarat SKP Dokter, dari 250 Jadi 160 dalam 5 Tahun

Kemenkes Pangkas Syarat SKP Dokter, dari 250 Jadi 160 dalam 5 Tahun

1 Oktober 2026
Dolar AS Pagi Ini Menguat ke Rp17.921, Masih di Bawah Rp18.000

Dolar AS Pagi Ini Menguat ke Rp17.921, Masih di Bawah Rp18.000

1 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4819 shares
    Share 1928 Tweet 1205
  • Raffi Ahmad Rela Gelontorkan Biaya Fantastis Puluhan Miliar Demi Hak Siar Persib dan Borneo FC di ASEAN Club Championship

    370 shares
    Share 148 Tweet 93
  • Membawa Pulang Standar Dunia ke Sekolah Menengah Kejuruan

    370 shares
    Share 148 Tweet 93
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    976 shares
    Share 390 Tweet 244
  • Timnas Garuda Libas Singapura 2-0 Tapi Belum Puncaki Klasemen

    320 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya