Selasa, 1 September 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Nasional

Kajian KPK Ungkap Kejanggalan Biaya dan Seleksi Program Pendidikan Dokter Spesialis

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
23 Desember 2024
in Nasional
A A
0
ppds
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan sejumlah kejanggalan dalam pelaksanaan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) di berbagai universitas. Kajian tersebut mengungkap perbedaan signifikan biaya penunjang pendidikan di setiap program studi fakultas kedokteran (FK), serta praktik tidak biasa dalam seleksi wawancara calon peserta PPDS.

Salah satu temuan mencolok adalah adanya pertanyaan tentang saldo rekening pribadi kepada sekitar 80 dari 1.400 responden survei. Pertanyaan ini menimbulkan pertanyaan etis terkait relevansinya dalam proses seleksi pendidikan kedokteran.

Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, Azhar Jaya, menilai proses pendidikan kedokteran memang menuntut pengorbanan besar, baik dari segi waktu maupun biaya. Namun, ia menegaskan bahwa pertanyaan tentang saldo rekening dalam wawancara seleksi tidak pantas dilakukan.

“Jika masalah saldo rekening dijadikan bahan pertimbangan, menurut saya tidak perlu lah seperti itu,” kata Azhar saat dihubungi, Senin (23/12/2024).

Artikel Terkait

Rekonstruksi Tragedi Katingan: 17 Adegan di 5 TKP Ungkap Rangkaian Bentrokan Polisi dan Pelaku

Kebakaran di Gambir Diduga Dipicu Korsleting, Api Muncul Disertai Ledakan

Dua Tahun Jadi Buronan, Napi Kabur dari Rutan Sukadana Ditangkap di Myanmar

Azhar juga menyoroti perlunya transparansi dan keadilan dalam menentukan biaya penunjang PPDS, yang menurutnya masih dapat dipertimbangkan jika relevan dengan pendidikan.

Kajian KPK menunjukkan bahwa peserta PPDS mengeluarkan biaya penunjang pendidikan yang cukup besar setiap semester.

  • 26,05 persen responden mengeluarkan antara Rp 1 juta hingga Rp 5 juta per semester.
  • 5,42 persen lainnya bahkan mengeluarkan antara Rp 5 juta hingga Rp 25 juta per semester.

Biaya tersebut digunakan untuk berbagai kebutuhan, seperti listrik, wifi, kebersihan, hingga fasilitas ruangan jaga residen. Pada program studi tertentu seperti bedah dan anestesi, fasilitas tambahan yang tidak sepenuhnya disediakan oleh fakultas atau rumah sakit pendidikan juga menjadi beban residen.

“Jika kas kelas digunakan untuk kebutuhan pendidikan langsung, mungkin masih wajar. Namun jika dipakai untuk hal lain seperti honor dosen atau aktivitas di luar pendidikan, itu menjadi tidak boleh,” tegas Azhar.

Temuan ini menyoroti perlunya transparansi dalam pengelolaan biaya pendidikan dokter spesialis. Beban biaya yang besar dan tidak merata menimbulkan kekhawatiran akan praktik yang dapat menghambat akses calon dokter spesialis, terutama mereka yang berasal dari latar belakang ekonomi terbatas.

KPK merekomendasikan evaluasi menyeluruh terhadap biaya penunjang pendidikan dan mekanisme seleksi untuk memastikan keadilan, transparansi, dan akuntabilitas dalam program pendidikan dokter spesialis.(dhil)

Topik: KPKPPDS

TerkaitBerita

Rekonstruksi Tragedi Katingan: 17 Adegan di 5 TKP Ungkap Rangkaian Bentrokan Polisi dan Pelaku
Nasional

Rekonstruksi Tragedi Katingan: 17 Adegan di 5 TKP Ungkap Rangkaian Bentrokan Polisi dan Pelaku

oleh Editor : Affandy
1 September 2026
Kebakaran di Gambir Diduga Dipicu Korsleting, Api Muncul Disertai Ledakan
Peristiwa

Kebakaran di Gambir Diduga Dipicu Korsleting, Api Muncul Disertai Ledakan

oleh Editor : Affandy
1 September 2026
Dua Tahun Jadi Buronan, Napi Kabur dari Rutan Sukadana Ditangkap di Myanmar
Nasional

Dua Tahun Jadi Buronan, Napi Kabur dari Rutan Sukadana Ditangkap di Myanmar

oleh Editor : Affandy
1 September 2026
KLH Usut 19 Perusahaan Diduga Picu Karhutla di Kalimantan dan Sumatera
Nasional

KLH Usut 19 Perusahaan Diduga Picu Karhutla di Kalimantan dan Sumatera

oleh Editor : Affandy
1 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Hasil Seleksi Substansi PPG Calon Guru 2026 Diumumkan, Ini Cara Cek dan Daftar Peserta yang Lolos

Hasil Seleksi Substansi PPG Calon Guru 2026 Diumumkan, Ini Cara Cek dan Daftar Peserta yang Lolos

1 September 2026
Menkes Buka Suara soal Sekolah di Tengah Kabut Asap Karhutla, Tekankan Pentingnya Masker

Menkes Buka Suara soal Sekolah di Tengah Kabut Asap Karhutla, Tekankan Pentingnya Masker

1 September 2026
KLH Minta 19 Perusahaan Bertanggung Jawab atas Karhutla, Total Area Terbakar 11.046 Hektare

KLH Minta 19 Perusahaan Bertanggung Jawab atas Karhutla, Total Area Terbakar 11.046 Hektare

1 September 2026
Harga Emas Antam Turun Lagi, Kini Rp 2,664 Juta per Gram

Harga Emas Antam Turun Lagi, Kini Rp 2,664 Juta per Gram

1 September 2026

Terpopuler

  • Produk Dalam Negri

    Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    800 shares
    Share 320 Tweet 200
  • Berhadapan Dengan Brighton, Jadi Pekan Horor Bagi Chelsea

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Sutradara Eugene Panji Tutup Usia, Ini Karya yang Pernah Digarapnya

    319 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Kebakaran Pabrik Mie Sedaap di Bekasi Diduga Berasal dari Area Limbah, Warga Sempat Panik

    311 shares
    Share 124 Tweet 78
  • Selangkah Lagi Enzo Fernandez Ke Manchester City

    311 shares
    Share 124 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya