Rabu, 15 Juli 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Nasional

Kasus Pencabulan di Pondok Pesantren Bangkalan, Masyarakat Prihatin dan Desak Penegakan Hukum

Editor : Hana oleh Editor : Hana
28 Oktober 2024
in Nasional
A A
0
pencabulan di pesantren
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta BANGKALAN, Madura – Kasus dugaan pencabulan terhadap santriwati di sebuah pondok pesantren (ponpes) di Bangkalan, Madura, Jawa Timur, menggemparkan masyarakat. Kasus ini melibatkan seorang pengasuh ponpes yang diduga telah melakukan pelecehan terhadap salah satu santriwati. Keluarga korban yang tidak terima dengan perlakuan tersebut segera melaporkan kejadian ini ke kepolisian.Kronologi KejadianMenurut laporan, kasus ini terungkap setelah korban melaporkan pelecehan yang dialaminya kepada keluarganya. Bukti percakapan yang diduga berisi ajakan dan ancaman dari pengasuh ponpes tersebut kemudian dijadikan dasar pelaporan ke pihak kepolisian. Keluarga korban yang merasa khawatir dengan kondisi psikologis korban dan ingin mendapatkan keadilan segera menempuh jalur hukum.

Pihak Kepolisian Resor Bangkalan langsung menanggapi laporan keluarga korban dengan serius. Setelah menerima laporan, mereka mengamankan bukti percakapan yang relevan dan melakukan visum et repertum (VER) di RSUD Bangkalan untuk mengumpulkan bukti fisik dan mendukung proses penyidikan. Kepala Kepolisian Resor Bangkalan mengatakan bahwa mereka berkomitmen untuk menindak tegas segala bentuk pelecehan yang terjadi di lingkungan pendidikan.

“Kami akan menangani kasus ini sesuai prosedur hukum yang berlaku. Tidak ada toleransi untuk tindakan pelecehan, apalagi yang terjadi di lingkungan pendidikan yang seharusnya aman dan mendukung pembentukan karakter santri,” ujar Kapolres Bangkalan.

Kasus ini menyulut reaksi keras dari masyarakat setempat, yang merasa prihatin dan menyayangkan kejadian ini. Lingkungan pesantren yang seharusnya menjadi tempat pendidikan agama dan moral justru ternodai dengan tindakan yang merugikan para santri.

Masyarakat dan berbagai organisasi sosial mendesak pihak berwenang untuk menangani kasus ini dengan transparan dan tanpa pandang bulu. Mereka juga meminta perlindungan yang lebih ketat di lingkungan pesantren agar kasus serupa tidak terulang kembali.

Artikel Terkait

Kemenkop, Kementan, dan LPDB Koperasi Satukan Langkah Perkuat Ekosistem Gula Nasional dari Koperasi

Jasa Raharja dan PMI Bangun Ekosistem Penanganan Darurat Kecelakaan Nasional

Save The Children Indonesia Berkolaborasi Lintas Sektor Untuk Kawal Hak Anak

Kasus ini memunculkan seruan dari masyarakat dan para aktivis agar ada peningkatan pengawasan dan peraturan yang lebih ketat di lingkungan pesantren. Mereka menilai bahwa keberadaan lembaga-lembaga pengawas eksternal yang rutin melakukan inspeksi dan pendampingan psikologis bagi santri dapat menjadi langkah preventif yang penting.

Kasus ini turut menyoroti pentingnya pendampingan psikologis dan pemulihan bagi korban. Trauma yang dialami oleh korban akibat pelecehan harus ditangani dengan serius agar korban dapat pulih secara fisik maupun mental. Pendampingan dari keluarga, pihak pesantren, dan tenaga profesional menjadi sangat penting dalam proses ini.(dhil)

Topik: pencabulanpondok pesantrensantriwati

TerkaitBerita

Kemenkop, Kementan, dan LPDB Koperasi Satukan Langkah Perkuat Ekosistem Gula Nasional dari Koperasi
Nasional

Kemenkop, Kementan, dan LPDB Koperasi Satukan Langkah Perkuat Ekosistem Gula Nasional dari Koperasi

oleh Editor : Anggoro
15 Juli 2026
Jasa Raharja dan PMI Bangun Ekosistem Penanganan Darurat Kecelakaan Nasional
Nasional

Jasa Raharja dan PMI Bangun Ekosistem Penanganan Darurat Kecelakaan Nasional

oleh Editor : Anggoro
15 Juli 2026
HAK ANAK: Yayasan nirlaba bidang pemenuhan hak dan perlindungan anak, Save The Children Indonesia, menggelar diskusi media bertajuk Mengawal Ekosistem Perlindungan Hak, Refleksi Upaya Kolaboratif Pemenuhan Hak Anak di Indonesia di TAMU Restaurant, Jakarta Selatan pada Selasa (14/7/2026). (FOTO: WAYTRI/KORANINDOPOS.COM)
Nasional

Save The Children Indonesia Berkolaborasi Lintas Sektor Untuk Kawal Hak Anak

oleh Editor : Memoarto
15 Juli 2026
Pemkot Surabaya Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 7.380 Siswa SMA/SMK/MA
Nasional

Pemkot Surabaya Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 7.380 Siswa SMA/SMK/MA

oleh Editor : Affandy
15 Juli 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

MG Perkenalkan MG ZS Hybrid+, SUV Hybrid Terbaru Siap Ramaikan Pasar Indonesia

MG Perkenalkan MG ZS Hybrid+, SUV Hybrid Terbaru Siap Ramaikan Pasar Indonesia

15 Juli 2026
Kemenkop, Kementan, dan LPDB Koperasi Satukan Langkah Perkuat Ekosistem Gula Nasional dari Koperasi

Kemenkop, Kementan, dan LPDB Koperasi Satukan Langkah Perkuat Ekosistem Gula Nasional dari Koperasi

15 Juli 2026
Jasa Raharja dan PMI Bangun Ekosistem Penanganan Darurat Kecelakaan Nasional

Jasa Raharja dan PMI Bangun Ekosistem Penanganan Darurat Kecelakaan Nasional

15 Juli 2026
JAC Trekker T9 EV Tantang Toyota Hilux EV, Persaingan Pikap Listrik Indonesia Kian Memanas

JAC Trekker T9 EV Tantang Toyota Hilux EV, Persaingan Pikap Listrik Indonesia Kian Memanas

15 Juli 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3877 shares
    Share 1551 Tweet 969
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    535 shares
    Share 214 Tweet 134
  • Samsung Siapkan Dua Galaxy Z Series Terbaru, Z Flip 8 dan Z Fold 8 Siap Ramaikan Pasar Ponsel Lipat

    315 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Swiss Siap-Siap Hadapi Argentina di Perempat Final Piala Dunia 2026

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • PPG Prajabatan 2026 Dibuka Juni: 10.000 Kuota, Link Daftar & Syarat Guru Honorer

    335 shares
    Share 134 Tweet 84
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya