Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Pusat, Triyanto, mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian sekitar pukul 17.40 WIB. Rumah yang terbakar berada di dekat SPBU Cideng.
“Objek yang terbakar merupakan bangunan rendah berupa rumah tinggal. Lokasinya berada di sebelah SPBU Cideng. Informasi kami terima sekitar pukul 17.40 WIB,” ujar Triyanto.
Setelah menerima laporan, Pos Pemadam Kebakaran Jatibaru langsung mengerahkan dua unit mobil pemadam beserta lima personel menuju lokasi. Kecepatan respons menjadi salah satu faktor penting dalam mengendalikan kebakaran.
Petugas berhasil tiba di lokasi pada pukul 17.45 WIB atau hanya tiga menit setelah diberangkatkan.
Seiring perkembangan situasi di lapangan, jumlah personel dan armada yang diterjunkan ditambah hingga mencapai 10 unit mobil pemadam kebakaran dengan total 48 personel.
Upaya pemadaman berlangsung cepat. Api berhasil dilokalisasi pada pukul 17.55 WIB, sementara proses pendinginan selesai sekitar pukul 18.30 WIB untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
Meski berhasil ditangani dengan cepat, petugas sempat menghadapi hambatan saat menuju lokasi kejadian.
Triyanto menjelaskan, akses jalan menuju titik kebakaran yang sempit serta kondisi lalu lintas yang cukup padat menjadi tantangan utama dalam proses penanganan.
Namun demikian, koordinasi yang baik di lapangan membuat proses pemadaman tetap berjalan efektif sehingga api tidak sempat menyebar ke kawasan sekitar.
Di tengah beredarnya informasi di media sosial, Triyanto meluruskan kabar yang menyebut kebakaran terjadi di kawasan Pasar Cideng Thomas.
Ia menegaskan bahwa objek yang terbakar adalah sebuah rumah tinggal yang lokasinya memang berada di dekat pasar tersebut.
“Bukan pasar yang terbakar, melainkan rumah tinggal yang lokasinya memang berdekatan dengan area pasar,” jelasnya.
Berdasarkan pendataan sementara, area yang terdampak kebakaran mencapai sekitar 1.200 meter persegi. Rumah tersebut diketahui dihuni oleh satu kepala keluarga (KK) dengan satu orang penghuni.
Beruntung, dalam peristiwa ini tidak terdapat korban luka maupun korban jiwa.
Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih belum dapat dipastikan. Kepolisian bersama pihak terkait masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui sumber api serta kronologi lengkap kejadian.
Pihak Gulkarmat mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan permukiman padat, dengan memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman serta tidak meninggalkan peralatan elektronik menyala tanpa pengawasan.(dhil/kmps)










