Selasa, 21 April 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • More
Home Nasional Peristiwa

Keluarga di Kediri Nekat Minum Racun Tikus Diduga Akibat Teror Pinjaman Online

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
16 Desember 2024
in Peristiwa
0
bunuh diri
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Peristiwa tragis mengguncang Dusun Sumber Rejo, Desa Manggis, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri. Sebuah keluarga terdiri dari seorang ayah berinisial D (31), ibu M (29), dan dua anak mereka, MNP (5) serta MRS (2), mencoba mengakhiri hidup mereka dengan cara meminum racun tikus pada Jumat (13/12/2024). Dugaan sementara, tindakan ini dilatarbelakangi oleh tekanan berat akibat teror pinjaman online (pinjol).

Menurut informasi dari pihak berwenang, keluarga tersebut nekat melakukan tindakan ini di rumah mereka. Racun tikus yang digunakan menyebabkan kondisi kritis bagi seluruh anggota keluarga. Sayangnya, nyawa salah satu anak, MRS yang masih berusia 2 tahun, tidak dapat diselamatkan.

Ketiga anggota keluarga lainnya, yakni D, M, dan MNP, segera dilarikan ke rumah sakit setelah warga setempat menemukan mereka dalam keadaan tidak sadarkan diri. Berkat penanganan medis yang cepat, mereka berhasil selamat meski masih membutuhkan perawatan intensif.

Dugaan sementara mengungkapkan bahwa keluarga ini berada di bawah tekanan berat akibat utang dari pinjaman online. Ancaman dan intimidasi yang kerap diterima diduga menjadi salah satu penyebab utama mereka merasa putus asa. Teror dari debt collector pinjol sering kali mencakup ancaman fisik, pelecehan verbal, hingga penyebaran informasi pribadi yang memalukan.

Artikel Terkait

Skandal Fitnah Pengusaha Kosmetik Heni Sagara: Dua Buzzer Garut Resmi Diseret ke Kejaksaan

Dugaan Pelecehan di FH UI, Anggota Komisi III DPR RI, Gilang Dhielafararez Dorong Pendampingan Korban

Perempuan 50 Tahun Tewas di Kolong Kasur, Diduga Dihabisi Mantan Suami

Kasus ini menyoroti bagaimana tekanan psikologis yang ditimbulkan oleh pinjaman online dapat berdampak serius pada kesehatan mental dan emosional seseorang. Rasa malu, ketakutan, dan tekanan sosial yang berkepanjangan dapat membuat individu merasa tidak memiliki jalan keluar lain.

Psikolog menekankan pentingnya mencari bantuan dari ahli jika menghadapi masalah keuangan yang berat. Berbagi masalah dengan keluarga, teman, atau konsultan keuangan dapat membantu mengurangi tekanan emosional.

Penting untuk diketahui bahwa informasi ini tidak dimaksudkan untuk menginspirasi siapa pun melakukan tindakan serupa. Jika Anda atau orang terdekat merasakan gejala depresi atau memiliki pikiran untuk menyakiti diri sendiri, segera cari bantuan dari pihak profesional seperti psikolog, psikiater, atau klinik kesehatan mental.

Layanan kesehatan mental seperti hotline 119 (pilih ekstensi 8 untuk layanan kesehatan mental) atau organisasi terkait lainnya selalu siap membantu. Jangan ragu untuk mencari pertolongan.

Kasus ini juga menjadi pengingat bagi pemerintah dan masyarakat tentang pentingnya pengawasan yang lebih ketat terhadap perusahaan pinjaman online. Langkah tegas terhadap praktik intimidasi dan bunga yang tidak masuk akal perlu segera diambil untuk melindungi masyarakat dari dampak negatif pinjol.

Semoga keluarga yang terlibat dalam insiden ini mendapatkan pemulihan fisik dan mental, serta masyarakat dapat belajar untuk lebih peka terhadap tekanan yang dihadapi oleh orang-orang di sekitar mereka.(dhil)

Topik: bunuh dirikediriPinjol

TerkaitBerita

Skandal Fitnah Pengusaha Kosmetik Heni Sagara: Dua Buzzer Garut Resmi Diseret ke Kejaksaan
Nasional

Skandal Fitnah Pengusaha Kosmetik Heni Sagara: Dua Buzzer Garut Resmi Diseret ke Kejaksaan

oleh Editor : Akula
20 April 2026
Dugaan Pelecehan di FH UI, Anggota Komisi III DPR RI, Gilang Dhielafararez Dorong Pendampingan Korban
Nasional

Dugaan Pelecehan di FH UI, Anggota Komisi III DPR RI, Gilang Dhielafararez Dorong Pendampingan Korban

oleh Editor : Akula
16 April 2026
OLAH TKP: Garis polisi terbentang di rumah korban IT di Pakualam Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan pada Kamis (16/4/2026). (HARIS SUNANDAR/KORANINDOPOS.COM)
Peristiwa

Perempuan 50 Tahun Tewas di Kolong Kasur, Diduga Dihabisi Mantan Suami

oleh Editor : Memoarto
16 April 2026
Tim Kuasa Hukum Minta Kasus Ryan Susanto Dikaji Ulang
Nasional

Tim Kuasa Hukum Minta Kasus Ryan Susanto Dikaji Ulang

oleh Editor : Akula
9 April 2026
Bank Jakarta

Direkomendasikan

Motor Listrik Futuristik Kian Populer, Dari Gaya Cyberpunk hingga Teknologi Canggih

Motor Listrik Futuristik Kian Populer, Dari Gaya Cyberpunk hingga Teknologi Canggih

21 April 2026
KP2MI dan MCA Perkuat Kerja Sama Penempatan Pekerja Migran Terampil, Fokus pada Sektor Strategis

KP2MI dan MCA Perkuat Kerja Sama Penempatan Pekerja Migran Terampil, Fokus pada Sektor Strategis

21 April 2026
Hari Pertama UTBK SNBT 2026 Diwarnai Kecurangan, dari Teknologi Canggih hingga Joki

Hari Pertama UTBK SNBT 2026 Diwarnai Kecurangan, dari Teknologi Canggih hingga Joki

21 April 2026
Serangan Jantung Saat Bermain Padel, Pria 37 Tahun di Jakarta Barat Alami Gejala Tak Biasa

Serangan Jantung Saat Bermain Padel, Pria 37 Tahun di Jakarta Barat Alami Gejala Tak Biasa

21 April 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    2833 shares
    Share 1133 Tweet 708
  • Isuzu Panther Reborn 2026 Hadir di Indonesia, Harga Mulai Rp 288 Jutaan dengan Skema Kredit Fleksibel

    639 shares
    Share 256 Tweet 160
  • Viral Dugaan Pelecehan Seks di Grup Chat Mahasiswa FHUI, Kasus Tengah Diusut

    341 shares
    Share 136 Tweet 85
  • Toyota Kijang Super 2026: Reinkarnasi Legendaris dengan Teknologi Hybrid Ramah Lingkungan

    322 shares
    Share 129 Tweet 81
  • Drama Perebutan Anak Berujung Pidana: Agnes Brenda Lee Dituntut 9 Bulan Penjara, Kuasa Hukum Ingin Keadilan yang Berimbang

    319 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya