koranindopos.com – Jakarta. Peristiwa tragis mengguncang Dusun Sumber Rejo, Desa Manggis, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri. Sebuah keluarga terdiri dari seorang ayah berinisial D (31), ibu M (29), dan dua anak mereka, MNP (5) serta MRS (2), mencoba mengakhiri hidup mereka dengan cara meminum racun tikus pada Jumat (13/12/2024). Dugaan sementara, tindakan ini dilatarbelakangi oleh tekanan berat akibat teror pinjaman online (pinjol).
Menurut informasi dari pihak berwenang, keluarga tersebut nekat melakukan tindakan ini di rumah mereka. Racun tikus yang digunakan menyebabkan kondisi kritis bagi seluruh anggota keluarga. Sayangnya, nyawa salah satu anak, MRS yang masih berusia 2 tahun, tidak dapat diselamatkan.
Ketiga anggota keluarga lainnya, yakni D, M, dan MNP, segera dilarikan ke rumah sakit setelah warga setempat menemukan mereka dalam keadaan tidak sadarkan diri. Berkat penanganan medis yang cepat, mereka berhasil selamat meski masih membutuhkan perawatan intensif.
Dugaan sementara mengungkapkan bahwa keluarga ini berada di bawah tekanan berat akibat utang dari pinjaman online. Ancaman dan intimidasi yang kerap diterima diduga menjadi salah satu penyebab utama mereka merasa putus asa. Teror dari debt collector pinjol sering kali mencakup ancaman fisik, pelecehan verbal, hingga penyebaran informasi pribadi yang memalukan.
Kasus ini menyoroti bagaimana tekanan psikologis yang ditimbulkan oleh pinjaman online dapat berdampak serius pada kesehatan mental dan emosional seseorang. Rasa malu, ketakutan, dan tekanan sosial yang berkepanjangan dapat membuat individu merasa tidak memiliki jalan keluar lain.
Psikolog menekankan pentingnya mencari bantuan dari ahli jika menghadapi masalah keuangan yang berat. Berbagi masalah dengan keluarga, teman, atau konsultan keuangan dapat membantu mengurangi tekanan emosional.
Penting untuk diketahui bahwa informasi ini tidak dimaksudkan untuk menginspirasi siapa pun melakukan tindakan serupa. Jika Anda atau orang terdekat merasakan gejala depresi atau memiliki pikiran untuk menyakiti diri sendiri, segera cari bantuan dari pihak profesional seperti psikolog, psikiater, atau klinik kesehatan mental.
Layanan kesehatan mental seperti hotline 119 (pilih ekstensi 8 untuk layanan kesehatan mental) atau organisasi terkait lainnya selalu siap membantu. Jangan ragu untuk mencari pertolongan.
Kasus ini juga menjadi pengingat bagi pemerintah dan masyarakat tentang pentingnya pengawasan yang lebih ketat terhadap perusahaan pinjaman online. Langkah tegas terhadap praktik intimidasi dan bunga yang tidak masuk akal perlu segera diambil untuk melindungi masyarakat dari dampak negatif pinjol.
Semoga keluarga yang terlibat dalam insiden ini mendapatkan pemulihan fisik dan mental, serta masyarakat dapat belajar untuk lebih peka terhadap tekanan yang dihadapi oleh orang-orang di sekitar mereka.(dhil)










