Senin, 14 September 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Edukatif & Inspiratif

Kemendikdasmen Alokasikan Rp1,2 Triliun untuk Revitalisasi 1.487 Sekolah di NTT

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
14 September 2026
in Edukatif & Inspiratif
A A
0
Kemendikdasmen Alokasikan Rp1,2 Triliun untuk Revitalisasi 1.487 Sekolah di NTT

Foto: dok. detik.com

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – JAKARTA — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) akan melakukan revitalisasi terhadap 1.487 satuan pendidikan di Nusa Tenggara Timur (NTT) sepanjang 2026.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengatakan NTT masih menjadi salah satu daerah prioritas revitalisasi pendidikan. Hal tersebut tidak terlepas dari masih adanya sekolah yang berada di wilayah terdepan, tertinggal, dan terluar (3T).

Salah satu sekolah yang menjadi prioritas penanganan adalah SDN Mboeng di Kabupaten Manggarai Timur.

Program revitalisasi tersebut diarahkan untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan sekaligus memperluas pemerataan layanan pendidikan bagi siswa di NTT.

Artikel Terkait

Mahasiswa dan Diaspora RI di India Sambut Prabowo, Ada Momen Ditanya Kuliah di Mana

Beasiswa Cendekia Baznas 2026 Dibuka, Mahasiswa D4/S1 Bisa Dapat Bantuan hingga Rp7 Juta per Semester

Aero Astra Akademia Buka Angkatan XII, Siapkan Generasi Muda Siap Kerja di Industri Perhotelan

Sepanjang 2026, anggaran yang dialokasikan untuk program revitalisasi satuan pendidikan di NTT mencapai Rp1.208.684.805.539.

Anggaran tersebut menyasar 1.487 satuan pendidikan di berbagai jenjang.

Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal dan Informal (Dirjen PAUD Dikdas PNFI) Gogot Suharwoto mengatakan peningkatan anggaran tersebut menunjukkan komitmen pemerintah dalam memperluas pemerataan layanan pendidikan.

“Pada 2026, sebanyak 1.487 satuan pendidikan di Nusa Tenggara Timur menjadi sasaran revitalisasi dengan dukungan anggaran lebih dari Rp1,2 triliun. Ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk terus memperluas pemerataan layanan pendidikan, terutama bagi sekolah-sekolah yang masih membutuhkan peningkatan sarana dan prasarana,” kata Gogot, dikutip dari laman Kemendikdasmen, Senin (14/9/2026).

Sejak program revitalisasi dimulai, sekolah-sekolah di NTT telah menerima manfaat dari program tersebut.

Tercatat 580 sekolah di NTT mendapatkan program revitalisasi dan pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) dengan total anggaran mencapai Rp603,5 miliar.

Rinciannya meliputi:

  • 43 PAUD: Rp15,83 miliar
  • 234 SD: Rp160,73 miliar
  • 174 SMP: Rp248,58 miliar
  • 64 SMA: Rp75,96 miliar
  • 44 SMK: Rp64,75 miliar
  • 9 SLB: Rp16,47 miliar
  • 8 SKB/PKBM: Rp6,9 miliar

Selain revitalisasi sekolah yang sudah ada, pemerintah juga membangun empat Unit Sekolah Baru (USB) di NTT dengan anggaran Rp14,3 miliar.

Pembangunan tersebut terdiri atas tiga PAUD dan satu SMA yang tersebar di Kabupaten Malaka, Timor Tengah Utara, dan Sumba Barat.

Selain pembangunan dan perbaikan infrastruktur, pemerintah juga memberikan perhatian terhadap aspek digitalisasi pembelajaran.

Gogot mengatakan sekolah-sekolah di NTT telah mendapatkan bantuan digitalisasi pembelajaran senilai Rp297,27 miliar pada 2025.

Program tersebut menjangkau sebanyak 8.985 sekolah di NTT.

“Anak-anak kita membutuhkan ruang belajar yang aman dan nyaman, tetapi pada saat yang sama mereka juga berhak mendapatkan akses terhadap pembelajaran yang semakin berkualitas dan relevan dengan perkembangan zaman,” ujar Gogot.

Menurut dia, pembangunan infrastruktur dan digitalisasi pembelajaran merupakan dua hal yang harus berjalan beriringan.

“Karena itu, revitalisasi dan digitalisasi bukanlah pilihan salah satu. Keduanya berjalan bersama untuk mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua, termasuk bagi anak-anak di Nusa Tenggara Timur,” lanjutnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT Ambrosius Kodo menyambut baik program revitalisasi yang dilakukan pemerintah pusat.

Menurut Ambrosius, bantuan tersebut menjadi sangat penting mengingat kemampuan fiskal pemerintah daerah NTT masih terbatas.

“Ini sebagai kesempatan teristimewa kami, Provinsi NTT dengan kemampuan fiskal yang terbatas. Pemerintah pusat memberikan perhatian, dan pemerintah provinsi tentu akan mendukung, mengawal, serta ingin memastikan agar program strategis nasional ini bisa berlangsung dengan baik,” katanya.

Pemprov NTT juga berkomitmen mengawal pelaksanaan program agar revitalisasi berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan.

Ambrosius berharap program tersebut dapat memberikan dampak nyata terhadap kualitas layanan pendidikan di wilayah NTT.

“Target kita bahwa pendidikan bermutu untuk semua bisa kita wujudnyatakan di masa-masa yang akan datang,” ujarnya.

Revitalisasi ribuan satuan pendidikan di NTT menjadi bagian dari upaya pemerintah mengurangi kesenjangan sarana dan prasarana pendidikan, khususnya di wilayah yang masih menghadapi keterbatasan.

Dengan dukungan anggaran lebih dari Rp1,2 triliun, pemerintah tidak hanya memperbaiki kondisi fisik sekolah, tetapi juga berupaya memastikan siswa di daerah 3T memperoleh lingkungan belajar yang aman dan nyaman.

Program tersebut sekaligus dilengkapi dengan dukungan digitalisasi pembelajaran agar siswa di NTT memiliki akses terhadap proses belajar yang semakin relevan dengan perkembangan teknologi.

Pemerintah berharap sinergi antara revitalisasi infrastruktur, digitalisasi, serta pengawasan pemerintah daerah dapat memperkuat upaya mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua, termasuk bagi anak-anak di NTT.(dhil/dtk)

Topik: KemendikdasmenNTTSekolah

TerkaitBerita

Mahasiswa dan Diaspora RI di India Sambut Prabowo, Ada Momen Ditanya Kuliah di Mana
Edukatif & Inspiratif

Mahasiswa dan Diaspora RI di India Sambut Prabowo, Ada Momen Ditanya Kuliah di Mana

oleh Editor : Affandy
12 September 2026
Beasiswa Cendekia Baznas 2026 Dibuka, Mahasiswa D4/S1 Bisa Dapat Bantuan hingga Rp7 Juta per Semester
Edukatif & Inspiratif

Beasiswa Cendekia Baznas 2026 Dibuka, Mahasiswa D4/S1 Bisa Dapat Bantuan hingga Rp7 Juta per Semester

oleh Editor : Affandy
10 September 2026
Aero Astra Akademia Buka Angkatan XII, Siapkan Generasi Muda Siap Kerja di Industri Perhotelan
Edukatif & Inspiratif

Aero Astra Akademia Buka Angkatan XII, Siapkan Generasi Muda Siap Kerja di Industri Perhotelan

oleh Editor : Affandy
9 September 2026
J&T Express Dorong Ekonomi Sirkular, 663 Seragam Bekas Berubah Jadi Pouch hingga Reusable Bag
Edukatif & Inspiratif

J&T Express Dorong Ekonomi Sirkular, 663 Seragam Bekas Berubah Jadi Pouch hingga Reusable Bag

oleh Editor : Doe
8 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

BGN Tegaskan Dapur MBG Beri Susu Mayoritas Air Bisa Ditutup

BGN Tegaskan Dapur MBG Beri Susu Mayoritas Air Bisa Ditutup

14 September 2026
Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Turun ke Rp17.607 Pagi Ini

Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Turun ke Rp17.607 Pagi Ini

14 September 2026
Mirae Asset Sarankan Investor Selektif, IHSG Turun 1,33 Persen di Tengah Tekanan Global

Mirae Asset Sarankan Investor Selektif, IHSG Turun 1,33 Persen di Tengah Tekanan Global

14 September 2026
Loker

Kemnaker Ungkap 81.171 Lowongan Kerja Aktif, Pencaker Diminta Segera Melamar

14 September 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4532 shares
    Share 1813 Tweet 1133
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    873 shares
    Share 349 Tweet 218
  • Keputusan Juventus Lepas Dusan Vlahovic Dipertanyakan

    326 shares
    Share 130 Tweet 82
  • 3 Motor Listrik Bertenaga Buas yang Diklaim Bisa Menandingi Motor 250cc

    326 shares
    Share 130 Tweet 82
  • Alvaro Arbeloa Diprediksi Jadi Pelatih Premier League Pertama Yang Dipecat

    317 shares
    Share 127 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya