Senin, 2 November 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Edukatif & Inspiratif

Kemendiktisaintek Buka Call for Proposal Riset Karhutla: Dorong Solusi Berbasis Sains dan Inovasi Produk

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
2 November 2026
in Edukatif & Inspiratif
A A
0
Kemendiktisaintek Buka Call for Proposal Riset Karhutla: Dorong Solusi Berbasis Sains dan Inovasi Produk

Foto: dok. detik.com

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – JAKARTA — Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) mengumumkan akan membuka program pendanaan riset (Call for Proposal) yang secara khusus berfokus pada penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Pembukaan pendaftaran riset ini akan diluncurkan dalam rangkaian forum Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Surabaya, pada 11–13 November 2026.

Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Kemendiktisaintek, Dr. Fauzan Adziman, S.T., M.Eng., menjelaskan bahwa pelaksanaan riset ditargetkan mulai berjalan aktif pada Januari 2027 mendatang untuk mendukung penanggulangan karhutla secara komprehensif.

“Kami lakukan namanya Call for Proposal. Jadi kita akan membuka riset yang akan kita mulai nanti di bulan Januari tahun depan. Nanti riset-riset ini akan mendukung untuk penanganan kebakaran hutan,” ujar Fauzan usai Taklimat Media KSTI 2026 di Gedung D Kemendiktisaintek, Senayan, Jakarta, Senin (2/11/2026).

Fauzan menegaskan bahwa Kemendiktisaintek berkomitmen memastikan seluruh riset karhutla terarah dengan jelas dan mampu menghasilkan produk inovasi yang aplikatif bagi pengguna di lapangan. Untuk mencapai tujuan tersebut, kementerian menjalin kerja sama erat dengan pemerintah daerah di tingkat kabupaten, kota, hingga provinsi.

“Kita mengembangkan produk ini kan perlu. Jadi nanti siapa yang akan memanfaatkan. Oleh karena itu kami juga bekerja sama dengan pemerintah daerah dan pemerintah provinsi,” tutur Fauzan.

Dalam kesempatan yang sama, Fauzan menyoroti masukan dari para ahli mengenai efektivitas metode penanganan karhutla saat ini, seperti operasi pengeboman air (water bombing). Menurut kajian pakar, water bombing terbukti efektif untuk lahan non-gambut, namun menghadapi kendala besar jika diterapkan pada lahan gambut.

Artikel Terkait

Kendala Jaringan di Hari Kedua TKA, Kemendikdasmen Jadwalkan Sesi Khusus Ulang pada 30 Oktober 2026

Kemendikdasmen Sediakan TKA Gelombang Susulan dan Khusus 2026, Simak Kategori Siswa dan Syaratnya

Kemendikdasmen Siapkan TKA Susulan Bagi Siswa di Daerah Terdampak Bencana, Utamakan Keselamatan Murid

Karakteristik spesifik lahan gambut yang berpotensi menyebarkan api di bawah permukaan (subsurface fire) membuat proses pemadaman menjadi lebih rumit:

  • Titik Api Tersembunyi: Api di lapisan bawah tanah tidak terlihat secara langsung dari udara.

  • Resiko Bara Menyala Kembali: Penyiraman air dari udara kerap hanya membasahi lapisan atas, sementara bara api di lapisan dalam tetap menyala dan memicu timbulnya titik api baru (hotspot).

Rekomendasi saintifik ini telah disampaikan para pakar kepada Presiden Prabowo Subianto sebagai bahan evaluasi kebijakan. Fauzan menilai penanganan karhutla memerlukan pendekatan multidisiplin yang memadukan penegakan hukum tegas serta solusi berbasis sains yang teruji.

“Mudah-mudahan solusi bisa hadir secara cepat, tetapi yang lebih penting lagi adalah penanganan jangka panjang supaya kejadian serupa tidak terus terulang di masa depan,” pungkasnya.(dhil/dtk)

Topik: KARHUTLAKemendiktisaintek

TerkaitBerita

Kendala Jaringan di Hari Kedua TKA, Kemendikdasmen Jadwalkan Sesi Khusus Ulang pada 30 Oktober 2026
Edukatif & Inspiratif

Kendala Jaringan di Hari Kedua TKA, Kemendikdasmen Jadwalkan Sesi Khusus Ulang pada 30 Oktober 2026

oleh Editor : Affandy
29 Oktober 2026
Kemendikdasmen Sediakan TKA Gelombang Susulan dan Khusus 2026, Simak Kategori Siswa dan Syaratnya
Edukatif & Inspiratif

Kemendikdasmen Sediakan TKA Gelombang Susulan dan Khusus 2026, Simak Kategori Siswa dan Syaratnya

oleh Editor : Affandy
27 Oktober 2026
Kemendikdasmen Siapkan TKA Susulan Bagi Siswa di Daerah Terdampak Bencana, Utamakan Keselamatan Murid
Edukatif & Inspiratif

Kemendikdasmen Siapkan TKA Susulan Bagi Siswa di Daerah Terdampak Bencana, Utamakan Keselamatan Murid

oleh Editor : Affandy
26 Oktober 2026
ITS Buka Rekrutmen Dosen Tetap Non-PNS 2026: Cek Syarat, Formasi, dan Cara Daftar
Edukatif & Inspiratif

ITS Buka Rekrutmen Dosen Tetap Non-PNS 2026: Cek Syarat, Formasi, dan Cara Daftar

oleh Editor : Affandy
24 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Kemenkes Ungkap 38 Persen Puskesmas di Indonesia Masih Alami Kekosongan Tenaga Kesehatan

Kemenkes Ungkap 38 Persen Puskesmas di Indonesia Masih Alami Kekosongan Tenaga Kesehatan

2 November 2026
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tipis ke Rp 2.531.000 per Gram, Buyback Terangkat Rp 10.000

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tipis ke Rp 2.531.000 per Gram, Buyback Terangkat Rp 10.000

2 November 2026
Investor Pasar Modal Indonesia Tembus 33,4 Juta SID, BEI Tegaskan Fokus Kualitas Emiten IPO

Investor Pasar Modal Indonesia Tembus 33,4 Juta SID, BEI Tegaskan Fokus Kualitas Emiten IPO

2 November 2026
Kolaborasi Aktor Muda dan Senior Siap Warnai Film 5cm Revolusi Hati

Kolaborasi Aktor Muda dan Senior Siap Warnai Film 5cm Revolusi Hati

2 November 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    5190 shares
    Share 2076 Tweet 1298
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1136 shares
    Share 454 Tweet 284
  • Marc Marquez Berpeluang Kunci Gelar Juara Dunia MotoGP 2026

    319 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Harry Maguire: MU Merosot Bukan Salah Pelatih Michael Carrick

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • BPOM Telusuri Polemik Beeru Stevia: Tarik Sampel dan Uji Lab Terkait Klaim Pemanis Nol Kalori

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya