koranindopos.com – Jakarta Pertandingan Liga Premier Inggris antara Nottingham Forest dan Crystal Palace pada akhir pekan ini menambah duka bagi Palace, yang masih belum meraih kemenangan di awal musim 2024/2025. Chris Wood menjadi pahlawan bagi Nottingham Forest setelah gol tunggalnya memastikan kemenangan 1-0 di City Ground, mengantarkan tim tuan rumah ke posisi kedelapan klasemen. Sementara itu, Crystal Palace asuhan Oliver Glasner tetap terpuruk di tiga terbawah, memperpanjang rentetan buruk mereka musim ini.
Pertandingan ini ditandai oleh kesalahan kiper Crystal Palace, Dean Henderson, yang membuat timnya harus kehilangan poin penting. Tendangan Wood dari luar kotak penalti di babak kedua yang seharusnya bisa ditangkap oleh Henderson, justru tergelincir di bawah lengannya, membuat gol tersebut menjadi penentu hasil akhir pertandingan.
Babak Pertama: Palace Menyerang, Forest Bertahan
Palace memulai pertandingan dengan cukup kuat. Eberechi Eze dan Eddie Nketiah menjadi andalan dalam membangun serangan sejak awal laga. Pada menit-menit awal, Eze hampir mencetak gol, diikuti oleh tendangan jarak jauh dari Nketiah yang membentur tiang gawang pada menit ke-15. Palace menunjukkan potensi mereka untuk membuka skor lebih dulu, tetapi ketidakberuntungan menghantui mereka saat tembakan penting gagal berbuah gol.
Nottingham Forest lambat dalam memulai permainan, tetapi mulai bangkit setelah 20 menit pertama. Elliott Anderson memberikan ancaman besar dengan lari cepat dan tembakannya yang memaksa Henderson bekerja keras. Sundulan Chris Wood di babak pertama juga hampir membuahkan hasil, tetapi Jefferson Lerma berhasil menyelamatkan bola tepat di garis gawang.
Babak Kedua: Gol Penentu dari Chris Wood
Setelah turun minum, Forest lebih mendominasi permainan, meskipun Palace masih memiliki peluang untuk mencetak gol. Kiper Palace, Matz Sels, tampil gemilang dengan menggagalkan beberapa peluang Forest, termasuk tembakan keras Eze yang membentur mistar gawang.
Namun, keberuntungan akhirnya berpihak pada Nottingham Forest ketika Chris Wood mencetak gol pada menit ke-70. Umpan dari Trevoh Chalobah diselesaikan oleh Wood dengan tendangan dari jarak 20 yard. Henderson tampaknya sudah dalam posisi untuk menyelamatkan, tetapi bola tergelincir di bawah lengannya, memberikan keunggulan bagi Forest.
Setelah gol tersebut, Crystal Palace mencoba bangkit dengan melakukan beberapa serangan, tetapi pertahanan solid dari Forest membuat mereka kesulitan. Jeffrey Schlupp memiliki peluang emas di menit-menit akhir, namun Matz Sels kembali tampil gemilang dengan melakukan penyelamatan krusial yang memastikan Forest meraih tiga poin penuh.
Chris Wood, Pilar Penting Bagi Forest
Kemenangan ini memperlihatkan betapa pentingnya Chris Wood bagi Nottingham Forest di bawah asuhan Nuno Espirito Santo. Gol ini menjadi yang kelima bagi Wood di Liga Premier musim ini, menegaskan peran krusialnya sebagai pencetak gol andalan bagi Forest. Wood kini bergabung dengan legenda Forest seperti Bryan Roy dan Stan Collymore, sebagai pemain yang mencetak 20 gol atau lebih untuk klub di kompetisi Liga Premier.
Sebelumnya, Nottingham Forest sempat mencari penyerang baru pada bursa transfer musim panas, dengan beberapa target seperti Eddie Nketiah, Santiago Gimenez, dan Galeno masuk dalam daftar incaran. Namun, performa konsisten Wood menjadikan dirinya andalan utama di lini depan.
Sejak kedatangan Nuno, Wood mengalami kebangkitan, mencetak empat gol dalam dua pertandingan pertama di bawah pelatih Portugal tersebut, termasuk hattrick dalam kemenangan melawan Newcastle pada Desember tahun lalu. Dengan tujuh gol tambahan musim ini, Wood menjadi tumpuan penting bagi Nottingham Forest yang terus bersaing di papan atas klasemen.
Crystal Palace: Krisis Tanpa Kemenangan Berlanjut
Bagi Crystal Palace, kekalahan ini semakin memperburuk situasi mereka. Setelah menjalani awal musim yang buruk, Palace kini belum pernah menang dalam delapan pertandingan, rekor terburuk mereka dalam 31 tahun terakhir. Meskipun mengakhiri musim lalu dengan optimisme tinggi, di mana mereka meraih enam kemenangan dari tujuh pertandingan terakhir, Palace kini tenggelam dalam krisis performa.
Oliver Glasner, yang ditunjuk sebagai manajer baru setelah kesuksesannya memenangkan Liga Europa dua tahun lalu, menghadapi tantangan besar untuk membawa Palace keluar dari zona degradasi. Salah satu masalah utama yang dihadapi adalah kurangnya produktivitas lini serang. Dengan hanya lima gol sepanjang musim, Palace menjadi tim dengan catatan gol terendah di Liga Premier.
Kehilangan pemain kunci seperti Michael Olise, yang pindah ke Bayern Munich pada musim panas, meninggalkan celah besar dalam skema serangan Palace. Eddie Nketiah, yang diharapkan menjadi pengganti, belum mampu menunjukkan performa konsisten. Kombinasi ini membuat Palace kesulitan mencetak gol, meskipun memiliki beberapa peluang emas, seperti yang terlihat dalam laga melawan Forest ketika Nketiah dan Eze membentur tiang gawang.
Kemenangan Nottingham Forest di City Ground menjadi dorongan besar bagi tim asuhan Nuno Espirito Santo, yang kini meraih kemenangan kandang pertama mereka musim ini. Sementara itu, Crystal Palace menghadapi tantangan berat untuk bangkit dari awal musim yang buruk, dengan perbaikan di lini serang menjadi prioritas utama jika mereka ingin keluar dari zona degradasi.
Hasil ini membawa Nottingham Forest naik ke posisi kedelapan di klasemen Liga Premier, sementara Palace tetap terjebak di tiga terbawah, dengan masa depan mereka semakin tampak suram jika tidak segera memperbaiki performa.{dil}










