Kamis, 6 Agustus 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Edukatif & Inspiratif

Cek, Curiga, Cancel: Jurus J&T Express Lawan Maraknya Penipuan Paket

Editor : Doe oleh Editor : Doe
6 September 2025
in Edukatif & Inspiratif
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos, Jakarta – Belanja online kini menjadi gaya hidup baru masyarakat. Hanya dengan beberapa kali klik, barang impian bisa sampai ke depan pintu rumah. Proses pengiriman yang cepat dan mudah seakan menjadi jantung perdagangan digital. Namun, di balik kenyamanan itu, ada sisi gelap yang perlu diwaspadai: penipuan melalui jalur pengiriman barang.

Fenomena ini semakin marak. Banyak konsumen yang kaget menerima paket yang tidak pernah mereka pesan, bahkan diminta membayar di tempat (COD). Ada pula yang tiba-tiba menerima pesan singkat atau WhatsApp mengatasnamakan kurir, dengan alasan paket tertahan dan meminta penerima mengklik tautan tertentu. Tidak sedikit yang akhirnya terjebak, baik kehilangan uang maupun data pribadi.

IMG 20250906 113925 1 - Cek, Curiga, Cancel: Jurus J&T Express Lawan Maraknya Penipuan Paket

Modus yang Mengintai

Artikel Terkait

Beasiswa DAAD Permudah Persyaratan Bahasa, Sertifikat IELTS dan TOEFL Kini Berlaku hingga 3 Tahun

UMS Buka Jalur KIP Kuliah 2026, Kesempatan Kuliah Gratis hingga Lulus bagi Calon Mahasiswa Berprestasi

Universitas Brawijaya Skrining Kesehatan Mental 17.000 Mahasiswa Baru, Cegah Stres Akademik Sejak Dini

Beberapa cara yang biasa digunakan pelaku penipuan antara lain:

Paket Fiktif – korban menerima barang yang tidak pernah dipesan, namun dipaksa membayar.

Pesan Phishing – tautan berbahaya dikirim melalui SMS/WhatsApp, seolah-olah dari jasa ekspedisi.

Data Bocor – informasi pribadi disalahgunakan untuk pengiriman paket abal-abal atau target penipuan berikutnya.

Tagihan Palsu – ada biaya tambahan yang tidak pernah disepakati sebelumnya.

Modus-modus ini memanfaatkan satu hal yang sama: kelengahan konsumen.

Seperti yang di alami Tika (42), seorang pegawai swasta di Tangerang pernah menjadi korban modus paket fiktif. Suatu sore, seorang kurir datang membawa sebuah paket dengan sistem COD senilai Rp250 ribu. Ia bingung karena merasa tidak pernah memesan barang tersebut. Namun, karena khawatir kurir akan rugi bila paket ditolak, Tika akhirnya membayar.

Setelah dibuka, isi paket hanya sebuah botol minum plastik murahan yang tidak bernilai. Ia pun sadar telah tertipu. “Awalnya saya pikir itu mungkin pesanan suami atau anak saya, makanya saya bayar saja. Ternyata jebakan,” ujarnya.

Kasus serupa juga dialami Adi (31), yang menerima SMS palsu berisi tautan konfirmasi paket dari sebuah “jasa ekspedisi”. Begitu tautan diklik, ponselnya terinfeksi aplikasi berbahaya yang mencuri data perbankan. Beruntung ia segera menghubungi pihak bank untuk memblokir rekening sebelum kerugian lebih besar terjadi.

Kunci Waspada dengan Prinsip 3C

J&T Express perusahaan jasa ekspedisi dan pengiriman paket terkemuka di Indonesia kolaborasi bersama aktris kenamaan Indonesia, Asmara Abigail menggagas kampaye berupa edukasi digital 3C : Cek, Curiga, Cancel.

Asmara Abigail pernah menjadi korban penipuan berupa pesan phishing seperti yang dia ceritakan di kanal YouTube Channel RJL5 – Fajar Aditya. Saat itu Asmara Abigail tengah shooting di Takengon, Aceh. Dia menerima email bahwa barang yang dikirim alamat yang dituju tidak terbaca alias rusak dan dia mendapat link untuk memperbarui alamat yang jelas supaya barang tersebut sampai ke alamat tujuan.

“Akhirnya aku klik link itu dan memperbarui alamat tapi setelah itu masuk lagi pesan kalau aku diminta bayar extra charge dengan membayar Rp 9.000 kemudian dia minta data kredit card, setelah aku membayar dia bilang transaksi gagal, aku coba sampai lima kali dan ternyata transaksinya sukses semua dan ternyata nominalnya menggunakan mata uang asing kalau di total kerugianku sekitar 70 juta Rupiah” ungkap Asmara Abigail.

Berdasarkan pengalaman dari Asmara Abigil tersebut, menurut Herline Septia, Brand Manager J&T Express, masyarakat perlu mendapat edukasi digital untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya phishing dan penipuan online dengan modus pengiriman paket. kampanye Edukasi 3C ini diharapkan konsumen terhindar menjadi korban Penipuan, untuk itu konsumen dianjurkan untuk selalu mengingat kampanye edukasi digital 3C: Cek, Curiga, Cancel.

Cek setiap detail paket, mulai dari nama pengirim, nomor resi, hingga kesesuaian dengan barang yang dipesan.

Curiga bila ada hal yang tidak wajar: paket tidak pernah dipesan, permintaan pembayaran mendadak, atau tautan yang mencurigakan.

Cancel jika indikasi penipuan semakin jelas. Jangan ragu menolak paket, membatalkan transaksi, dan segera melapor pada jasa ekspedisi atau pihak berwenang.

Peran Konsumen Sangat Penting

Di era digital, keamanan tidak hanya menjadi tanggung jawab penyedia jasa pengiriman, tetapi juga konsumen. Semakin tinggi kesadaran dan kewaspadaan, semakin kecil peluang penipu untuk beraksi.

“Belanja online memang memberi banyak kemudahan, namun tidak ada salahnya untuk tetap waspada. Dengan menerapkan prinsip 3C: Cek, Curiga, Cancel, konsumen dapat menikmati kenyamanan belanja online tanpa harus menjadi korban tipu daya”, pungkas Herline Septia. (doe)

 

 

Topik: 3CAsmara AbogailJ&T Expressmodus penipuan

TerkaitBerita

Beasiswa DAAD Permudah Persyaratan Bahasa, Sertifikat IELTS dan TOEFL Kini Berlaku hingga 3 Tahun
Edukatif & Inspiratif

Beasiswa DAAD Permudah Persyaratan Bahasa, Sertifikat IELTS dan TOEFL Kini Berlaku hingga 3 Tahun

oleh Editor : Affandy
6 Agustus 2026
UMS Buka Jalur KIP Kuliah 2026, Kesempatan Kuliah Gratis hingga Lulus bagi Calon Mahasiswa Berprestasi
Edukatif & Inspiratif

UMS Buka Jalur KIP Kuliah 2026, Kesempatan Kuliah Gratis hingga Lulus bagi Calon Mahasiswa Berprestasi

oleh Editor : Affandy
5 Agustus 2026
Universitas Brawijaya Skrining Kesehatan Mental 17.000 Mahasiswa Baru, Cegah Stres Akademik Sejak Dini
Edukatif & Inspiratif

Universitas Brawijaya Skrining Kesehatan Mental 17.000 Mahasiswa Baru, Cegah Stres Akademik Sejak Dini

oleh Editor : Affandy
4 Agustus 2026
Kemenkeu Buka Pendaftaran Magang Reguler 2026 Batch 2, Mahasiswa Berkesempatan Dapat Uang Harian
Edukatif & Inspiratif

Kemenkeu Buka Pendaftaran Magang Reguler 2026 Batch 2, Mahasiswa Berkesempatan Dapat Uang Harian

oleh Editor : Affandy
3 Agustus 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Ruben Onsu Bantah Isu Rumah Akan Dilelang, Kuasa Hukum Pertanyakan SP3 yang Ditunjukkan Pihak Sarwendah

Ruben Onsu Bantah Isu Rumah Akan Dilelang, Kuasa Hukum Pertanyakan SP3 yang Ditunjukkan Pihak Sarwendah

6 Agustus 2026
Agus H. Widodo,

Ketum Asbanda: KUB Harus Jadi Wadah Kolaborasi BPD, Bukan Sekadar Penuhi Modal

6 Agustus 2026
Masjid Sunan Ampel

Ketika Makam Sunan Ampel, Masjid Tua dan Kampung Arab Bertemu dalam Satu Kisah

6 Agustus 2026
Matrix

Matrix Perkuat Kolaborasi ISP Lewat MAIN 2026, Dorong Akselerasi Ekosistem Digital Indonesia

6 Agustus 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4223 shares
    Share 1689 Tweet 1056
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    656 shares
    Share 262 Tweet 164
  • Manchester United Siapkan Skuad Baru Jelang Musim Depan

    320 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Arsenal Tak Sabar Boyong Bruno Guimaraes Dari Newcastle

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Project Based Learning Belum dan Bukan Pembelajaran Mendalam

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya