Sabtu, 16 Mei 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Nasional

Kolaborasi Strategis: Lemhannas RI dan KP2MI bersinergi mendukung Asta Cita Presiden Prabowo

Editor : Doe oleh Editor : Doe
5 Mei 2026
in Nasional
A A
0
Kolaborasi Strategis: Lemhannas RI dan KP2MI bersinergi mendukung Asta Cita Presiden Prabowo
Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, JAKARTA–Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) resmi memperkuat kurikulum pembekalan bagi Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) dengan fokus pada penguatan Wawasan Kebangsaan.

Langkah ini disahkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI di Jakarta Pusat, Selasa Mei 2026.

​Penandatanganan dilakukan oleh Menteri P2MI Mukhtarudin dan Gubernur Lemhannas RI TB. Ace Hasan Syadzily, disaksikan oleh Wamen P2MI Christina Aryani, Sekjen KP2MI Komjen Pol Dwiyono, Wagub Lemhannas Laksdya TNI Erwin S. Aldedharma, serta jajaran pimpinan tinggi kedua lembaga.

Menteri P2MI Mukhtarudin, menegaskan bahwa penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Lemhannas RI bukan sekadar kerja sama administratif, melainkan upaya proteksi ideologi dan mental bagi para Pekerja Migran Indonesia.

Artikel Terkait

Dua Truk Tabrakan di Tol Dalam Kota, Satu Kernet Tewas Terjepit

Menkes: Kasus Hantavirus di Jakarta Terkendali, Kontak Erat Dipantau 14 Hari

Hari Pendidikan Nasional Jadi Momentum Kolaborasi Majukan Pendidikan Indonesia

Menurutnya, Calon Pekerja Migran tidak boleh hanya dibekali dengan keterampilan teknis (hard skills), tetapi juga harus memiliki kecintaan yang kokoh terhadap tanah air.

Identitas Nasional Sebagai Alat Diplomasi

Mukhtarudin menjelaskan konsep Shock Diplomacy, dengan mengirimkan tenaga kerja yang memiliki wawasan kebangsaan kuat, Indonesia menunjukkan kepada dunia bahwa pekerja migran adalah individu yang disiplin, berintegritas, dan membawa nilai-nilai luhur bangsa.

“Kita ingin Pekerja Migran kita menjadi duta bangsa yang sesungguhnya. Saat mereka berada di luar negeri, mereka membawa bendera Merah Putih di dadanya. Wawasan kebangsaan inilah yang akan menjadi perisai agar mereka tidak mudah terpapar paham-paham radikal atau pengaruh asing yang merugikan,” ujar Mukhtarudin.

Wawasan Kebangsaan Lindungi Pekerja Migran

Menteri Mukhtarudin menekankan pentingnya pembekalan Wawasan Kebangsaan yang masif bagi setiap Calon Pekerja Migran Indonesia sebelum bertolak ke negara penempatan.

Hal ini dinilai mendesak mengingat durasi kerja di luar negeri yang cukup lama membuat mereka rentan terhadap pengaruh nilai-nilai baru dan ideologi asing.

Mukhtarudin juga menyoroti dinamika sosial yang akan dihadapi Pekerja Migran selama bekerja dua hingga tiga tahun di luar negeri. Ia menjelaskan bahwa lingkungan kerja internasional membawa risiko masuknya pemahaman yang bisa mengikis rasa cinta tanah air.

“Mereka bekerja di luar negeri dua sampai tiga tahun, bahkan lebih. Setiap hari mereka bertemu dengan pemahaman dan nilai-nilai baru di sana. Ideologi macam-macam ada di sana. Jadi, sangat perlu penguatan Wawasan Kebangsaan dan cinta tanah air bagi calon Pekerja Migran kita sebelum ke luar negeri,” tegas Mukhtarudin.

Kolaborasi dengan Lemhannas

Melalui kerja sama dengan Lemhannas, Kementerian P2MI ingin memastikan bahwa Pekerja Migran memiliki “filter” atau penyaring mental yang kuat. Wawasan kebangsaan diharapkan menjadi jangkar agar para pekerja tetap memegang teguh jati diri Indonesia meskipun berada di tengah keberagaman budaya dan ideologi global.

Strategi penguatan bagi para pekerja migran dilakukan melalui pendekatan yang komprehensif, dimulai dari aspek literasi ideologi untuk membekali mereka dengan pemahaman dasar ketahanan nasional agar tidak mudah terhasut oleh paham radikal atau nilai-nilai yang bertentangan dengan Pancasila.

“Penguatan mentalitas menjadi prioritas guna membangun rasa bangga sebagai warga negara Indonesia, sehingga setiap pekerja Migran mampu menjaga martabat bangsa dan menjadi duta negara di mata masyarakat internasional,” beber Menteri P2MI.

Sebagai langkah keberlanjutan, pemerintah juga tengah menyiapkan dukungan jarak jauh berupa materi wawasan kebangsaan dalam format digital yang dapat diakses secara berkala, berfungsi sebagai pengingat identitas nasional yang kokoh selama mereka berjuang di tanah rantau.

Langkah ini mempertegas visi Kementerian P2MI untuk mencetak pekerja migran yang tidak hanya ahli secara profesional (skilled workers, tetapi juga memiliki integritas kebangsaan yang tidak tergoyahkan.

Integrasi dalam Orientasi Pra-Pemberangkatan (OPP)

Kerja sama ini akan mengintegrasikan materi dari Lemhannas ke dalam sistem Orientasi Pra-Pemberangkatan (OPP). Mengingat waktu orientasi yang sangat terbatas satu hingga lima hari, Kementerian P2MI bersama Lemhannas RI akan mengemas materi wawasan kebangsaan secara ringkas namun mendalam melalui format digital dan buku saku.

“Para Pekerja Migran kita dapat memiliki pegangan nilai yang kuat. Ini adalah bagian dari upaya kita menyiapkan skilled workers yang berkarakter,” tandas Menteri Mukhtarudin.

Lemhannas RI dan KemenP2MI Perkuat Nilai Kebangsaan

Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI, Ace Hasan Syadzily, menekankan pentingnya kolaborasi strategis antarlembaga dalam menghadapi tantangan geopolitik global yang kian kompleks.

Ace Hasan Syadzily menyatakan bahwa kerja sama ini bukan sekadar seremoni, melainkan langkah konkret untuk merespons dinamika global yang bergeser dari unipolar menuju multipolar.

Respon Cepat Terhadap Dinamika Geopolitik

Gubernur Lemhannas menyoroti landscape politik internasional yang kini cenderung mengarah pada unitarianisme dan realisme, di mana kepentingan nasional masing-masing negara menjadi prioritas utama.

Kebijakan luar negeri negara-negara besar serta konflik yang masih berlangsung, seperti Rusia-Ukraina dan ketegangan di Timur Tengah, dinilai berdampak langsung pada rantai pasok dan ekonomi global.

“Penting sekali bagi kita untuk terus berkolaborasi memperkuat pertahanan masyarakat. Kerja sama dengan KP2MI ini adalah wujud komitmen bersama dalam membangun visi yang sama, guna mewujudkan tujuan nasional dan program prioritas Asta Cita Bapak Presiden,” ujar Ace Hasan.

SDM Unggul dan Ideologi Kebangsaan

Salah satu poin krusial dalam kerja sama ini adalah penguatan Sumber Daya Manusia (SDM). Ace menekankan bahwa pekerja migran Indonesia bukan hanya harus unggul secara intelektual dan keterampilan, tetapi juga memiliki karakter kebangsaan yang kuat.

“Kita ingin mendorong agar mereka memiliki karakter negara yang terintegrasi dengan ideologi kebangsaan. Hal ini menjadi tanggung jawab kita bersama, termasuk bagi para tenaga kerja yang berada di bawah naungan KP2MI,” beber Ace.

Strategi Re-Branding: Menuju Sektor Formal dan Profesional

Ace Hasan memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah Menteri P2MI Mukhtarudin dalam melakukan re-branding terhadap citra Pekerja Migran Indonesia. Karena, selama ini, profesi pekerja migran sering kali diasosiasikan dengan sektor domestik atau informal.

Melalui kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi dan kementerian terkait, pemerintah berupaya menggeser paradigma tersebut.

“Apa yang dipersiapkan bukan lagi hanya tenaga asisten rumah tangga (ART), tetapi pekerja pada sektor-sektor profesional atau top leader yang memiliki nilai tambah tinggi,” tegas Ace.

Kontribusi Ekonomi yang Signifikan

Berdasarkan data yang dipaparkan, penempatan tenaga kerja global memberikan kontribusi yang sangat besar bagi devisa negara.

Gubernur Lemhannas menyebutkan angka kontribusi ekonomi yang masif, yang mempertegas bahwa KP2MI adalah kementerian yang sangat strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus menciptakan lapangan kerja yang berkualitas.

Ace Hasan berharap program pendidikan singkat dan penguatan nilai kebangsaan yang akan ditindaklanjuti oleh Mayor Jenderal TNI Totok Imam Santoso (Deputi Bidang Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan) dapat segera diimplementasikan.

Sinergi KP2MI dan Lemhannas RI diharapkan mampu menciptakan ekosistem pelindungan Pekerja Migran yang lebih komprehensif, mencakup aspek keterampilan, finansial, hingga ketahanan ideologi.*

TerkaitBerita

Dua Truk Tabrakan di Tol Dalam Kota, Satu Kernet Tewas Terjepit
Peristiwa

Dua Truk Tabrakan di Tol Dalam Kota, Satu Kernet Tewas Terjepit

oleh Editor : Affandy
15 Mei 2026
Menkes: Kasus Hantavirus di Jakarta Terkendali, Kontak Erat Dipantau 14 Hari
Nasional

Menkes: Kasus Hantavirus di Jakarta Terkendali, Kontak Erat Dipantau 14 Hari

oleh Editor : Affandy
15 Mei 2026
Hari Pendidikan Nasional Jadi Momentum Kolaborasi Majukan Pendidikan Indonesia
Pendidikan

Hari Pendidikan Nasional Jadi Momentum Kolaborasi Majukan Pendidikan Indonesia

oleh Editor : Affandy
14 Mei 2026
KP2MI
Nasional

Kementerian P2MI dan KPU Teken MoU, Perkuat Hak Pilih Pekerja Migran di Luar Negeri

oleh Editor : Hairul
14 Mei 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

CAPAIAN POSITIF: Pedro Acosta berhasil menjadi yang tercepat dalam Practice MotoGP di Sirkuit Catalunya, Spanyol, Jumat (15/5/2026) malam WIB. (Foto Ilustrasi: Ducati.com)

Pedro Acosta Menjadi Yang Tercepat di Catalunya

15 Mei 2026
Daftar Tablet Gaming Murah 2026, Xiaomi Pad 6 Masih Jadi Favorit

Daftar Tablet Gaming Murah 2026, Xiaomi Pad 6 Masih Jadi Favorit

15 Mei 2026
All New Honda BeAT 125 NX Resmi Meluncur, Kini Lebih Bertenaga dan Stylish

All New Honda BeAT 125 NX Resmi Meluncur, Kini Lebih Bertenaga dan Stylish

15 Mei 2026
Perlakuan Khusus “Sambo”, Sapi Kurban Presiden Prabowo Berbobot 1,1 Ton di Tangerang

Perlakuan Khusus “Sambo”, Sapi Kurban Presiden Prabowo Berbobot 1,1 Ton di Tangerang

15 Mei 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3069 shares
    Share 1228 Tweet 767
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    345 shares
    Share 138 Tweet 86
  • Bekasi Kota Beracun Kedua di Dunia, Hasilkan 6,3 Ton Emisi Metana  

    342 shares
    Share 137 Tweet 86
  • Menguras Emosi, Leo Pictures Siapkan Series ‘Bunga di Tepi Jurang’ dan Drama Keluarga untuk Tahun 2026

    315 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Legenda Kuliner Bali Nasi Jinggo Tutup Usia

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya