koranindopos.com – Bogor, Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bogor memperkuat strategi sosialisasi dengan menggandeng media massa sebagai mitra utama. Upaya ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi pemilih, terutama dari kalangan milenial, demi mencapai target partisipasi sebesar 85% dari total 3.926.000 suara.
Langkah tersebut disampaikan dalam acara sosialisasi bertema “Peran Media Massa dalam Peningkatan Partisipasi Pemilihan Pilkada Tahun 2024” yang digelar di Hotel Harris, Cibinong pada Jumat (15/11/2024). Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk para jurnalis, perwakilan media, dan stakeholder terkait.
Ketua KPU Kabupaten Bogor, Muhamad Adi Kurnia, dalam sambutannya menyatakan bahwa pihaknya menargetkan peningkatan partisipasi pemilih sebesar 14% dibandingkan dengan Pilkada tahun 2018. Pada periode sebelumnya, jumlah pemilih di Kabupaten Bogor belum mencapai angka yang diharapkan. Oleh karena itu, KPU Kabupaten Bogor berupaya keras agar target partisipasi pada Pilkada 2024 mencapai 85%.
“Kita menargetkan 85% suara pemilih dari total 3.926.000, dengan mayoritas pemilih dari kalangan milenial yang mencapai 2,1 juta orang. Diharapkan ada peningkatan partisipasi sebesar 14% dibandingkan capaian Pilkada tahun 2018,” ujar Adi.
Ia menambahkan bahwa dukungan dari berbagai pihak, terutama media massa, sangat diperlukan untuk mencapai target tersebut. Media dianggap memiliki peran penting dalam menyosialisasikan informasi terkait Pilkada kepada masyarakat, khususnya dalam mendorong partisipasi aktif para pemilih.
Selain paparan dari Ketua KPU, acara ini juga menghadirkan narasumber dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bogor, H Deddy Julyawan atau yang lebih dikenal sebagai H Deddy Blue. Dalam kesempatan tersebut, Deddy menekankan pentingnya peran media massa untuk tetap menjaga netralitas dan profesionalisme dalam peliputan berita terkait Pilkada.
“Peran serta media massa dalam pemberitaan terkait Pilkada di Kabupaten Bogor diharapkan sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik, yang menjadi payung hukum bagi wartawan dalam menjalankan tugasnya,” tegas Deddy Blue.
Menurutnya, media memiliki tanggung jawab besar dalam memberikan informasi yang akurat dan netral, sehingga masyarakat bisa mendapatkan gambaran yang jelas dan objektif tentang Pilkada. Hal ini penting agar pemilih dapat membuat keputusan yang tepat saat hari pencoblosan nanti. (ian)










