Rabu, 16 September 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Megapolitan

Lapak Diduga Jual Tramadol Ilegal di Palmerah Dibongkar, Warga Khawatir Pelajar Jadi Sasaran

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
16 September 2026
in Megapolitan
A A
0
Lapak Diduga Jual Tramadol Ilegal di Palmerah Dibongkar, Warga Khawatir Pelajar Jadi Sasaran

Foto: dok. satpol pp

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – JAKARTA – Sebuah lapak yang diduga menjadi tempat penjualan obat keras jenis tramadol secara ilegal di Jalan KS Tubun, Palmerah, Jakarta Barat, dibongkar petugas, Selasa (15/9/2026).

Penertiban tersebut dilakukan setelah Pemerintah Kota Jakarta Barat menerima laporan dan keresahan dari masyarakat terkait dugaan peredaran obat keras ilegal di kawasan tersebut.

Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah mengatakan, penertiban dilakukan oleh tiga pilar setelah adanya aduan masyarakat.

“Hari ini tadi ada penertiban obat keras ya. Itu sebelumnya sudah ada laporan masyarakat. Kemudian tiga pilar melakukan penertiban dan pengawasan di wilayah itu,” kata Iin kepada wartawan di Kantor Pemkot Jakarta Barat, Selasa.

Artikel Terkait

Viral Penumpang Taksi Online Dimaki dan Diturunkan di Tengah Jalan di Tebet

Wanita Laporkan Betrand Peto ke Polda Metro Jaya, Mengaku Dilecehkan di Klub Malam SCBD

Gudang Pabrik Stretchline di Tangerang Terbakar, Api Belum Padam Setelah 3 Jam

Menurut Iin, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah menjaga lingkungan masyarakat dari peredaran obat keras ilegal, terutama kawasan yang berdekatan dengan sekolah.

Lurah Kota Bambu Selatan Fatihien mengatakan, aktivitas yang diduga berkaitan dengan penjualan obat keras ilegal di lokasi tersebut belakangan semakin banyak dikeluhkan warga.

“Latar belakangnya itu keresahan warga. Warga Kota Bambu Selatan, khusus di wilayah RW 01 dan RW 02 yang berdekatan langsung. Kedua, laporan melalui JAKI atau CRM terkait peredaran obat yang tidak ada rujukannya,” kata Fatihien.

Selain warga, pihak sekolah di sekitar lokasi juga menyampaikan kekhawatiran kepada pemerintah kelurahan.

Terdapat dua sekolah yang berada di kawasan tersebut. Pihak sekolah meminta pemerintah memastikan tidak ada peredaran obat keras ilegal di lingkungan sekitar karena khawatir obat tersebut ditawarkan kepada para pelajar.

“Keluhan sekolahan, meminta kepada kami Kelurahan untuk jangan sampai ada peredaran di wilayah Kota Bambu Selatan. Jadi dikhawatirkan itu ditawarkan kepada anak-anak sekolah,” ujar Fatihien.

Kekhawatiran tersebut menjadi salah satu alasan pemerintah memperketat pengawasan di kawasan tersebut.

Dalam penertiban yang dilakukan Selasa, petugas membongkar satu lapak yang diduga menjadi lokasi transaksi obat keras ilegal, salah satunya jenis tramadol.

Fatihien mengatakan, petugas menemukan sejumlah bekas obat-obatan di lokasi tersebut.

“Memang satu lapak kita tertibkan, kita bongkar. Di situ banyak bekas-bekas obat-obatan yang sudah dipakai. Diduga ada transaksi di situ,” kata Fatihien.

Meski demikian, dugaan aktivitas transaksi obat keras ilegal tersebut masih perlu dibuktikan lebih lanjut melalui pemeriksaan pihak berwenang.

Penertiban lapak dilakukan sebagai langkah awal untuk menghilangkan lokasi yang dikhawatirkan menjadi tempat peredaran obat keras ilegal di sekitar permukiman dan sekolah.

Iin mengatakan, penertiban serupa akan kembali dilakukan apabila ditemukan aktivitas peredaran obat keras ilegal di wilayah Jakarta Barat.

“Ini kan bagian dari upaya jaga Jakarta. Kita akan bahas kembali ini di tingkat kota dan memang selama ini kan sudah ada tindakannya (penertiban) di wilayah lain. Akan kita lakukan lagi,” jelas Iin.

Pemerintah daerah juga akan meningkatkan patroli dan pengawasan di kawasan yang sebelumnya menjadi lokasi penertiban.

Fatihien mengatakan, patroli dapat dilakukan secara rutin dengan frekuensi yang menyesuaikan kondisi di lapangan.

“Bisa jadi dalam seminggu, setiap hari bisa, atau seminggu tiga kali bisa untuk tahap berikutnya,” tutur dia.

Langkah tersebut diharapkan dapat mencegah munculnya kembali lapak yang digunakan untuk aktivitas serupa.

Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk terus melaporkan apabila menemukan dugaan peredaran obat keras ilegal di lingkungan tempat tinggal. Laporan masyarakat dinilai penting untuk membantu pemerintah dan aparat melakukan penindakan sekaligus menjaga kawasan permukiman serta lingkungan sekolah tetap aman.(dhil/kmps)

Topik: palmerahtramadol

TerkaitBerita

Viral Penumpang Taksi Online Dimaki dan Diturunkan di Tengah Jalan di Tebet
Megapolitan

Viral Penumpang Taksi Online Dimaki dan Diturunkan di Tengah Jalan di Tebet

oleh Editor : Affandy
15 September 2026
Wanita Laporkan Betrand Peto ke Polda Metro Jaya, Mengaku Dilecehkan di Klub Malam SCBD
Megapolitan

Wanita Laporkan Betrand Peto ke Polda Metro Jaya, Mengaku Dilecehkan di Klub Malam SCBD

oleh Editor : Affandy
14 September 2026
Gudang Pabrik Stretchline di Tangerang Terbakar, Api Belum Padam Setelah 3 Jam
Megapolitan

Gudang Pabrik Stretchline di Tangerang Terbakar, Api Belum Padam Setelah 3 Jam

oleh Editor : Affandy
14 September 2026
Motif 3 Tersangka Keroyok Bambang hingga Tewas di Pejompongan, Kesal Pekerjaan Terganggu
Megapolitan

Motif 3 Tersangka Keroyok Bambang hingga Tewas di Pejompongan, Kesal Pekerjaan Terganggu

oleh Editor : Affandy
13 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Dukung Industri Kreatif dan UMKM Lokal, Sraya Nusa Buka Ruang Kolaborasi Perempuan

Dukung Industri Kreatif dan UMKM Lokal, Sraya Nusa Buka Ruang Kolaborasi Perempuan

16 September 2026
Kejutan Manis Pulang Kerja, Yakup Hasibuan Semringah Jessica Mila Hamil Anak Kedua

Kejutan Manis Pulang Kerja, Yakup Hasibuan Semringah Jessica Mila Hamil Anak Kedua

16 September 2026
GHOSTHING Satukan Baskara Mahendra dan Yasamin Jasem dalam Komedi Horor

GHOSTHING Satukan Baskara Mahendra dan Yasamin Jasem dalam Komedi Horor

16 September 2026
Delapan Generasi Foldable Samsung, Begini Evolusi Galaxy Z dari Galaxy Fold hingga Z8 Series

Delapan Generasi Foldable Samsung, Begini Evolusi Galaxy Z dari Galaxy Fold hingga Z8 Series

16 September 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4560 shares
    Share 1824 Tweet 1140
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
  • Keputusan Juventus Lepas Dusan Vlahovic Dipertanyakan

    328 shares
    Share 131 Tweet 82
  • Gudang Pabrik Stretchline di Tangerang Terbakar, Api Belum Padam Setelah 3 Jam

    319 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Alvaro Arbeloa Diprediksi Jadi Pelatih Premier League Pertama Yang Dipecat

    318 shares
    Share 127 Tweet 80
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya