Jumat, 11 September 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Seni dan Budaya

Lebih Putih Dariku, Mengulik Nyai Bersama Dido Michielsen

Editor : Hana oleh Editor : Hana
5 Juli 2022
in Seni dan Budaya
A A
0
Lebih Putih Dariku
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, koranindopos.com – Di antara banyak topik yang sering kali diangkat di dunia literasi Indonesia-Belanda adalah mengenai keberadaan Nyai di Hindia Belanda. Tokoh Nyai sering kali diartikan ke dalam konotasi negatif, bahwa seorang Nyai selayaknya wanita penggoda para tantara/tokoh Hindia Belanda. Cukup sulit mencari buku yang mengangkat tokoh Nyai dalam artian positif. 

Fakta mengenai pandangan umum masyarakat terhadap tokoh Nyai ini menggelitik Dido Michielsen. Sebagai seseorang yang memiliki darah Indonesia dalam nadinya, Dido mendengar banyak sekali cerita Nyai yang berbeda dengan apa yang selama ini disajikan oleh buku-buku atau film-film yang beredar. Oleh karena itu, Dido Michielsen mencoba untuk mengulik cerita nenek dan nenek buyutnya mengenai kehidupan Nyai di masa Kolonial Belanda di Indonesia. Hasilnya, terbitlah novel yang berjudul “Lichter dan Ik” di Belanda dan dialihbahasakan ke dalam Bahasa Indonesia menjadi “Lebih Putih Dariku” pada Juni 2022 oleh Penerbit Marjin Kiri. 

Dalam rangka merayakan relasi literasi antara Indonesia dan Belanda tersebut, Yayasan 17000 Pulau Imaji bersama Erasmus Huis mengadakan program literasi ‘Book Discussion and Book Signing: Out of the Book Lebih Putih Dariku’ dengan menghadirkan Dido Michielsen, penulis novel Lebih Putih Dariku, pada Sabtu, 2 Juli 2022 pukul 16.00-18.00 WIB di Erasmus Huis, Jakarta. 

Yani Kurniawan selaku Production Manager Yayasan 17000 Pulau Imaji mengatakan “suatu kebanggaan bagi kami dapat bekerja sama kembali dengan Erasmus Huis untuk merayakan keberagaman literasi Indonesia-Belanda yang saling bersinggungan. Ini merupakan tahun kedua kami mengadakan program literasi bersama, setelah di tahun 

Artikel Terkait

Ketika Makam Sunan Ampel, Masjid Tua dan Kampung Arab Bertemu dalam Satu Kisah

Siropen Telasih: Dari Pabrik Kolonial hingga Menjadi Ikon Heritage Kota Lama Surabaya

Menyusuri Kota Lama Surabaya: Menapak Jejak Sejarah, Perdagangan, dan Keberagaman

2021, kami menghadirkan beberapa penulis Indonesia dan Belanda, untuk hadir di sesi-sesi diskusi yang kami adakan di Yayasan 17000 Pulau Imaji dan Jakarta Content Week. Kami sangat senang dengan hadirnya Ibu Dido Michielsen bersama kami hari ini untuk mendiskusikan buku Lebih Putih Dariku yang ditulisnya dengan sangat indah. Apresiasi kami untuk penerbit Marjin Kiri yang sudah bekerja dengan sepenuh hati untuk menghadirkan buku Dido Michielsen kepada para pembaca di Indonesia. Kami berharap apa yang kami lakukan bersama ini dapat menjadi sarana untuk bertukar pikiran yang saling menginspirasi satu sama lain dan mempererat hubungan antara Indonesia dan Belanda. Semoga kerja sama antara Yayasan 17000 Pulau Imaji dan Erasmus Huis ini tetap terbangun dengan baik di masa mendatang. Salam literasi.” 

Yolande Melsert, Direktur Erasmus Huis menyampaikan kesannya bahwa “Novel ini adalah salah satu novel paling menyentuh dan berkesan yang saya baca beberapa tahun terakhir. Dalam cerita ini Dido Michielsen mengkombinasikan fakta sejarah ‘Hindia Belanda’ (dengan hirarki sosial yang kuat di zaman kolonial) dengan cerita pribadi mengenai seorang perempuan Yogyakarta dalam proses mencari kehidupan yang bahagia. Dido melakukannya dengan cara visualisasi yang sangat indah. Saya sangat senang bahwa – bersama dengan Yayasan 17000 Pulau Imaji dan Penerbit Buku Marjin Kiri – Erasmus Huis dapat menyambut kedatangan Dido Michielsen ke Indonesia, untuk dapat mempresentasikan bukunya dalam terjemahan Bahasa Indonesia dan bertemu dengan pembaca di Indonesia” 

“Buku ini secara tidak terikat didasarkan pada kisah nenek buyut saya sendiri. Dengan adanya versi terjemahan ke Bahasa Indonesia dari buku ini , rasanya seperti saya membawanya pulang kembali. Orang Indonesia dan Belanda berbagi sejarah kuno yang berlanjut hingga hari ini. Saya berharap buku saya ini dapat menambah pengetahuan tentang sejarah yang saya tulis dari sudut pandang seorang perempuan Jawa” Ungkap Dido Michielsen selaku penulis dari Novel ini. 

Ronny Agustinus, sebagai pendiri Marjin Kiri yang menerbitkan versi terjemahan Bahasa Indonesia buku Dido Michielsen menyatakan “Setelah membawa penulis Dido Michielsen ke Makassar International Writer Festival secara virtual, lalu ke Yogyakarta secara fisik, acara di Erasmus Huis ini akan menjadi puncak rangkaian booktour kali ini. Sejauh ini respons pembaca terhadap novel Lebih Putih Dariku sangat baik. Mereka terkesan oleh prosa Dido dan penerjemahannya.” 

Buku ini menceritakan tentang Isah, yang merupakan penghubung antara alam pikiran masyarakat Jawa dengan semesta kolonial Hindia Belanda. Melalui perannya sebagai seorang Nyai, kita tidak hanya bisa melihat betapa pahit dan penuh lika-likunya perjalanan hidup Isah, namun kita juga bisa melihat lanskap Hindia Belanda yang kompleks, tarik menarik antara nilai-nilai Jawa dan pandangan hidup Barat, antara kekuasaan absolut keraton dengan penindasan otoritas kolonial. Dan dalam kompleksitas lanskap tersebut, perempuan, apalagi perempuan pribumi, selalu berada dalam posisi yang rentan dan termarjinalkan. 

Pada sisi lain, tokoh Isah juga mengingkatkan kita kepada sejumlah literatur yang mengangkat persoalan Nyai di Hindia Belanda, seperti kisah Nyai Dasima yang populer karya Gijsbert Francis. Berbeda dengan stereotip Nyai yang digambarkan Gijsbert Francis sebagai perempuan licik penuh tipu muslihat, Isah adalah Nyai yang punya pikiran unik. Ia bisa melihat feodalisme Jawa yang problematis sekaligus kolonialisme yang sangat hirarkis. Isah memang terbelenggu dalam dua dunia patriarki, patriarki Jawa dan patriarki kolonial, namun Isah tetap punya pikiran yang keluar dari kungkungan struktur sosial tersebut. 

Bagi Anda yang belum dapat menyaksikannya secara langsung, kami akan menayangkan siaran ulangnya di website www.jaktent.com, pada kegiatan Jakarta Content Week 2022 yang akan berlangsung pada tanggal 11 – 13 November 2022. (why/rls)

Topik: BukuNovel

TerkaitBerita

Masjid Sunan Ampel
Seni dan Budaya

Ketika Makam Sunan Ampel, Masjid Tua dan Kampung Arab Bertemu dalam Satu Kisah

oleh Editor : Doe
6 Agustus 2026
Siropen Telasih: Dari Pabrik Kolonial hingga Menjadi Ikon Heritage Kota Lama Surabaya
Seni dan Budaya

Siropen Telasih: Dari Pabrik Kolonial hingga Menjadi Ikon Heritage Kota Lama Surabaya

oleh Editor : Doe
5 Agustus 2026
Menyusuri Kota Lama Surabaya: Menapak Jejak Sejarah, Perdagangan, dan Keberagaman
Seni dan Budaya

Menyusuri Kota Lama Surabaya: Menapak Jejak Sejarah, Perdagangan, dan Keberagaman

oleh Editor : Doe
4 Agustus 2026
80 Jejak Asrul Sani Tersimpan di Perpusnas, Dari Buku hingga Rekaman Audio
Seni dan Budaya

80 Jejak Asrul Sani Tersimpan di Perpusnas, Dari Buku hingga Rekaman Audio

oleh Editor : Akula
9 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

AKHIR DEBUT: Pelatih Fulham, Alvaro Arbeloa, berjalan menuju lapangan sebelum pertandingan Liga Inggris melawan Chelsea di London pada Selasa (25/8/2026). (Foto: (c) AP Photo/Kirsty Wigglesworth)

Alvaro Arbeloa Diprediksi Jadi Pelatih Premier League Pertama Yang Dipecat

11 September 2026
BANTUAN SOSIAL: Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf memberi sambutan dalam sosialisasi DTSEN oleh Kementerian Sosial RI kepada para camat, kepala desa, lurah, dan operator Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) di Gedung Swatantra Wibawa Mukti, Kompleks Pemerintah Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat pada Rabu (4/3/2026). (FOTO: WAYTRI/KORANINDOPOS.COM)

Disorot Publik, Kepala BPS Mutakhirkan DTSEN Anggota DPR RI Eva Stevany Jadi Desil 10

9 September 2026
Putar Lagu Lingsir Wengi, Sekelompok Konten Kreator Malah Diburu Teror di Motel Malioboro

Putar Lagu Lingsir Wengi, Sekelompok Konten Kreator Malah Diburu Teror di Motel Malioboro

10 September 2026
Kuasa Gelap: Perjanjian Darah Bawa Teror Rephaim hingga Ancam Satu Wilayah

Kuasa Gelap: Perjanjian Darah Bawa Teror Rephaim hingga Ancam Satu Wilayah

10 September 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4468 shares
    Share 1787 Tweet 1117
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    856 shares
    Share 342 Tweet 214
  • 3 Motor Listrik Bertenaga Buas yang Diklaim Bisa Menandingi Motor 250cc

    324 shares
    Share 130 Tweet 81
  • Suami Leni Mariska Angkat Bicarakan Tuduhan Podcast: Dari Klaim Nafkah Kurang Hingga Laporan Pemalsuan Dokumen

    322 shares
    Share 129 Tweet 81
  • Kecelakaan Beruntun di Kembangan Jakbar Tewaskan Sekeluarga, Libatkan 5 Kendaraan

    316 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya