
JAKARTA, koranindopos.com – Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM) Sebagai Badan Layanan Umum (BLU) yang fokus pada pembiayaan koperasi di Indonesia mendukung peran perempuan melalui Program Inkubator Wirausaha.
Hal ini disampaikan Direktur Utama LPDB-KUMKM Supomo bahwa perempuan berperan penting dalam menopang perekonomian, ketangguhan perempuan dalam membangun dan mengembangkan usaha di Indonesia.
“Seperti perajin, pelaku UMKM, industri kreatif dan pariwisata, hingga pebisnis sukses, dengan itu kami LPDB-KUMKM mendorong dan mendukung partisipasi perempuan dalam struktur perekonomian nasional melalui program inkubator,” kata Supomo di Jakarta (8/3/2022).
Sementara itu, Ivi Anggraini Direktur Eksekutif Inotek Foundation merupakan salahsatu lembaga inkubator dari Program Inkubator Wirausaha LPDB-KUMKM tahun 2022 mengatakan, perkembangan women-preneur adalah bukti peran Indonesia dalam pencapaian tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) ke-5 yaitu Gender Equality dan ke-8 yaitu Decent Work and Economy Growth.
“Inotek meyakini keterlibatan inkubator adalah upaya bangsa ini untuk mendukung pencapaian SDGs melalui aktivitas kegiatan inkubasi dan dukungan kewirausahaan yang mampu mewujudkan Indonesia maju dan sejahtera dengan melibatkan wanita sebagai salah satu pelaku utama,” kata Ivi.
Lebih lanjut, Ivi menjelaskan, “Melalui program ini, Inotek melakukan pendampingan, boothcamp, asistensi pendaftaran legalitas inkubasi, membuka jaringan dan perluasan pasar internasional, membuka akses pendanaan dan berkesempatan untuk replikasi teknologi nasional”.
Sementara itu, Fitri Hanifah David Staff Cubic Inkubator Bisnis menambahkan, pihaknya sebagai salah satu lembaga inkubator yang tergabung dalam program inkubator wirausaha LPDB-KUMKM juga mendukung penuh peran perempuan dalam dunia wirausaha.
“Kami membantu para perempuan mendapatkan hak yang sama dengan laki-laki seperti, mengenalkan kepada partner Cubic agar dapat memiliki koneksi yang banyak, juga mendapatkan market peluang bisnis yang banyak. Kemudian, kami membantu memotivasi para perempuan agar dapat percaya diri, terampil dan memiliki wawasan yang luas,” kata Fitri.
Diharapkan dengan program-program inkubasi kepada wirausaha perempuan bisa memberikan edukasi dan peningkatan jumlah wirausaha perempuan di Indonesia.
“Hal ini menjadi penting karena dengan berwirausaha para perempuan terlatih untuk mengambil risiko, dan mandiri dalam mengambil keputusan. Perempuan yang berwirausaha akan memiliki intuisi atau naluri yang cermat karena pola pikirnya yang suka bersosialisasi dan lebih dominan perasaan daripada rasional,” pungkas Fitri. (riz)









