koranindopos.com – Jakarta. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyampaikan pesan khusus kepada para siswa menjelang masa mudik Lebaran 2026. Ia menegaskan bahwa periode tersebut bukan sekadar waktu libur panjang, melainkan kesempatan untuk melakukan pembelajaran di luar lingkungan sekolah.
Mu’ti menjelaskan bahwa Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah tidak menggunakan istilah “libur sekolah” dalam periode tersebut. Menurutnya, waktu tersebut lebih tepat disebut sebagai proses pembelajaran yang berlangsung di luar sekolah.
“Sebenarnya kan kita tidak menggunakan istilah libur ya, tapi pembelajaran di luar sekolah,” ujar Mu’ti kepada wartawan di Gedung A Kemendikdasmen, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Sabtu (14/3/2026).
Ia mengatakan, momen pulang kampung atau mudik dapat menjadi kesempatan bagi siswa untuk mempelajari berbagai nilai kehidupan secara langsung di tengah keluarga dan masyarakat. Interaksi dengan kerabat, tetangga, serta lingkungan tempat asal orang tua dinilai dapat memperkaya pengalaman belajar siswa.
Selain itu, Mu’ti juga menitipkan pesan kepada para siswa untuk menerapkan nilai 3R selama berada di kampung halaman. Nilai tersebut diharapkan dapat menjadi pedoman bagi para pelajar dalam memanfaatkan waktu dengan kegiatan yang bermanfaat selama masa pembelajaran di luar sekolah.
Menurutnya, kegiatan selama mudik bisa menjadi sarana belajar tentang budaya, tradisi keluarga, hingga nilai kebersamaan yang tidak selalu didapatkan di ruang kelas. Oleh karena itu, ia mengajak para siswa untuk tetap menjaga semangat belajar meskipun tidak berada di lingkungan sekolah.
Dengan pendekatan tersebut, pemerintah berharap masa mudik Lebaran dapat menjadi pengalaman edukatif yang menyenangkan sekaligus bermakna bagi para siswa di seluruh Indonesia.(dhil/dtk)










