
SEMARANG, koranindopos.com – Gerakan Seribu Sehari atau biasa di sebut G1000 diprakarsai oleh Listyarini Meitasari atau biasa dipanggil Meita, seorang ibu muda yang energik yang berhasil menghimpun Gerakan Seribu Rupiah Sehari di tujuh kota di Provinsi Jawa Tengah . Sampai saat ini sudah banyak program sosial G1000 yang dijalankan dari mulai pemberdayaan duafa, sembako duafa, pemberdayaan yatim piatu, pemberdayaan pelaku UMKM, tanggap bencana, Jumat Berkah dan donor darah. Gerakan Seribu Rupiah Sehari ini adalah komunitas berbagi yang terbuka untuk siapa saja, tidak membedakan suku, agama dan ras makanya G1000 ini mempunyai tagline “Gerakan Seribu Rupiah Sehari, Indonesia Berbagi, Dengan Seribu Banyak Jiwa Terbantu, Kita Bhineka Tunggal Ika”
Ide mendirikan G1000 ini menurut Meita berawal dari kegiatan rutin keluarga setiap Jumat memberikan nasi kotak ke masjid-masjid dan panti asuhan yatim, sampai akhirnya terlintas ide untuk mengajak orang lain berbagi bersama.
“iseng-iseng saya buat status di wa, kalo saya bikin kegiatan seribu rupiah per hari kira-kira ada yang mau ikutan gak ya?, akhirnya ada yang merespon, seminggu 11 orang, sebulan 30 orang sampai akhirnya merambah sampai di 7 kota di Jawa tengah dan DIY” kenang Meita.
Dari sudut Kota Semarang ide positif itu dicetuskan, dari berbagai kota di Jawa tengah kebaikan itu mengalir dengan derasnya yang bermuara pada orang-orang yang membutuhkan bantuan tangan-tangan para dermawan yang baik, “kami hanya perantara kebaikan yang menampung semua kebaikan para dermawan yang peduli pada sesamanya, setelah semua terkumpul kemudian kami salurkan kepada yang berhak menerimanya,” ucap Meita merendah.
Menurut Meita sudah banyak program yang dilaksanakan, program tutup tahun 2021 dan menyambut hari ibu, G1000 mengadakan program wira usaha yang bertajuk “Bantu Ibu” yaitu memberikan bantuan alat dan modal usaha, “bukan hanya sekedar membantu modal dan alat namun kami tetap mendampingi dan membina usahanya, diharapkan dengan usaha itu bisa mencukupi kebutuhan keluarganya secara mandiri” ujar Meita.

Yang sudah berjalan program Bantu Ibu, lanjut Meita, di Kendal, selanjutnya semarang kemudian Jepara, Purwodadi dan DIY.
Saat bencana erupsi Gunung Semeru awal Desember 2021, G1000 secara gerak cepat menghimpun dana peduli Semeru dan langsung terjun ke terdampak bencana di Lumajang.

Program G1000 yang sudah terlaksana diantaranya, bantuan ke Pondok Pesantren dan panti asuhan Alfissalam Gedawang Semarang, Panti Asuhan Manarul Mabrur Pudak Payung Semarang. Dalam waktu dekat akan diadakan program Cooking Class yang bekerjasama dengan produk Tupperware dan Natapernik Wood Craft, dengan program tersebut diharapkan peserta pelatihan mempunyai keterampilan memasak sehingga mereka punya bekal untuk membuka usaha.

“Tujuan kami mendirikan Gerakan Seribu Rupiah Sehari (G1000) adalah agar mereka bisa mandiri dan pada akhirnya bisa ikut juga berbagi membantu yang lain sehingga tercipta rantai kebaikan” ucap Meita mengakhiri.
Tertarik bergabung dengan komunitas G1000? hubungi 0812-2616-2159.
(doe)










Thank you Indopost , for sharing and caring