Jumat, 11 September 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Nasional

Menjaga Warisan Berharga: Pelestarian Naskah Kuno di Indonesia

Editor : Akula oleh Editor : Akula
19 November 2024
in Nasional, Pendidikan
A A
0
Menjaga Warisan Berharga: Pelestarian Naskah Kuno di Indonesia
Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – Jakarta. Naskah kuno di Indonesia kerap diabaikan, dibiarkan rusak dimakan usia tanpa upaya pelestarian yang memadai. Padahal, naskah-naskah ini menyimpan kekayaan intelektual yang tak ternilai, mulai dari sejarah hingga kearifan lokal.

Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) menjadi salah satu lembaga yang berkomitmen untuk melestarikan naskah kuno tersebut. Deputi Bidang Pengembangan Bahan Perpustakaan dan Jasa Informasi, Mariana Ginting, menjelaskan bahwa sepanjang tahun 2024, Perpusnas telah melestarikan 763 judul naskah kuno di 14 kabupaten/kota dari 11 provinsi.

“Pelestarian ini merupakan wujud tanggung jawab kami menjaga warisan literasi bangsa,” ujar Mariana dalam acara Ekspose Hasil Pelestarian Naskah Kuno 2024 yang digelar di Jakarta, Selasa (19/11/2024).

Ia menambahkan, pelestarian naskah kuno bukan sekadar menyelamatkan dokumen, tetapi juga melindungi jejak sejarah dan peradaban bangsa. “Naskah kuno adalah cerminan identitas dan kearifan lokal yang harus kita jaga agar tidak punah,” lanjutnya.

Artikel Terkait

Gibran Minta Warga Tak Sakiti Satwa yang Mengungsi ke Permukiman akibat Karhutla

TNI AL Temukan Pelampung di Perairan Anyer Saat Cari Rombongan Jurnalis Hilang

PRCI Dorong Sekolah Hargai Hak Cipta dan Royalti Penulis Buku

Kolaborasi untuk Pelestarian

Pelestarian naskah kuno memerlukan keterlibatan banyak pihak. Direktur Agama, Pendidikan, dan Kebudayaan Kementerian PPN/Bappenas, Didik Darmanto, menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, akademisi, media, masyarakat, hingga sektor swasta.

Didik juga berharap kegiatan pelestarian di masa depan dapat lebih kreatif. “Saya berharap tahun depan kita bisa mengangkat isi naskah kuno, misalnya melalui animasi, agar lebih mudah dipahami siswa,” tuturnya.

Aturan dan Langkah Konkret

Plt. Kepala Pusat Preservasi dan Alih Media Bahan Perpusnas, Made Ayu Wirayati, menyebutkan bahwa Perpusnas telah menerbitkan Peraturan Nomor 9 Tahun 2024 sebagai pedoman pelestarian. Peraturan ini mencakup pengelolaan, sistem informasi, hingga pendanaan pelestarian naskah kuno.

IMG 20241119 WA0012 - Menjaga Warisan Berharga: Pelestarian Naskah Kuno di Indonesia

Tahun ini, pelestarian dilakukan di 11 provinsi, termasuk Aceh, Sumatra Utara, Banten, hingga Kalimantan Timur. Langkah-langkah yang dilakukan meliputi konservasi, pembersihan, penjilidan ulang, dan alih media. Naskah-naskah ini kini dapat diakses melalui portal digital Perpusnas di khastara.perpusnas.go.id.

Peran Komunitas dalam Pelestarian

Komunitas Jangongan Naskah (Jangkah) Nusantara turut aktif dalam pelestarian naskah kuno. Pendiri komunitas, Muhammad Bagus Febriyanto, menjelaskan bahwa Jangkah memiliki tiga prinsip utama: Hamuryani (merawat naskah), Hangreksa (melestarikan melalui digitalisasi), dan Hangluhurake (mengangkat nilai-nilai naskah melalui kajian dan publikasi).

“Naskah kuno bukan hanya benda mati, tetapi juga sumber inspirasi dan identitas bangsa,” tegas Bagus.

Dengan upaya bersama, naskah kuno di Indonesia dapat terus terjaga dan memberi manfaat bagi generasi mendatang.

 

Topik: Made ayuNaskah kuno

TerkaitBerita

Gibran Minta Warga Tak Sakiti Satwa yang Mengungsi ke Permukiman akibat Karhutla
Nasional

Gibran Minta Warga Tak Sakiti Satwa yang Mengungsi ke Permukiman akibat Karhutla

oleh Editor : Affandy
11 September 2026
TNI AL Temukan Pelampung di Perairan Anyer Saat Cari Rombongan Jurnalis Hilang
Nasional

TNI AL Temukan Pelampung di Perairan Anyer Saat Cari Rombongan Jurnalis Hilang

oleh Editor : Affandy
11 September 2026
PRCI Dorong Sekolah Hargai Hak Cipta dan Royalti Penulis Buku
Nasional

PRCI Dorong Sekolah Hargai Hak Cipta dan Royalti Penulis Buku

oleh Editor : Akula
11 September 2026
BIG Ungkap Kronologi Anak Krakatau Sebelum Erupsi Terkuat, Terekam dari Satelit
Nasional

BIG Ungkap Kronologi Anak Krakatau Sebelum Erupsi Terkuat, Terekam dari Satelit

oleh Editor : Affandy
10 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Program RATU dari Tim Bismillah Institut Teknologi Sepuluh Nopember Jadi Juara 1 Kompetisi ACTION! Asuransi Astra

Program RATU dari Tim Bismillah Institut Teknologi Sepuluh Nopember Jadi Juara 1 Kompetisi ACTION! Asuransi Astra

11 September 2026
87 Siswa di Taiwan Diare Usai Makan Siang Gratis, Dapur Penyedia Langgar 5 Aturan Higiene

87 Siswa di Taiwan Diare Usai Makan Siang Gratis, Dapur Penyedia Langgar 5 Aturan Higiene

11 September 2026
Pertamina: Harga Pertamax Berpotensi Tembus Rp20.000 per Liter akibat Konflik Timur Tengah

Pertamina: Harga Pertamax Berpotensi Tembus Rp20.000 per Liter akibat Konflik Timur Tengah

11 September 2026
Harga Emas Diprediksi Naik Lagi ke Rp3 Juta per Gram, Konflik Geopolitik Jadi Pemicu

Harga Emas Diprediksi Naik Lagi ke Rp3 Juta per Gram, Konflik Geopolitik Jadi Pemicu

11 September 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4476 shares
    Share 1790 Tweet 1119
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    859 shares
    Share 344 Tweet 215
  • 3 Motor Listrik Bertenaga Buas yang Diklaim Bisa Menandingi Motor 250cc

    325 shares
    Share 130 Tweet 81
  • Suami Leni Mariska Angkat Bicarakan Tuduhan Podcast: Dari Klaim Nafkah Kurang Hingga Laporan Pemalsuan Dokumen

    323 shares
    Share 129 Tweet 81
  • Kecelakaan Beruntun di Kembangan Jakbar Tewaskan Sekeluarga, Libatkan 5 Kendaraan

    317 shares
    Share 127 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya