koranindopos.com – Jakarta. Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, mengungkapkan harapannya agar program Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT) yang memberikan harga gas subsidi sebesar US$ 6 per mmbtu untuk tujuh sektor industri dapat segera dilanjutkan. Program yang berakhir pada 31 Desember 2024 tersebut dianggap sangat penting untuk kelancaran produksi di berbagai sektor industri.
Agus menekankan bahwa gas bumi merupakan salah satu bahan baku utama dalam proses produksi di industri. Oleh karena itu, ia menilai bahwa keberlanjutan program HGBT sangat diperlukan untuk menjaga stabilitas pasokan energi yang dibutuhkan oleh pabrik-pabrik yang beroperasi.
“Saya kira harus segera berlaku ya, karena pabrik harus berjalan. Jadi gas yang dibutuhkan itu tetap harus ada,” ujar Agus di Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (20/1/2025).
Sektor industri yang mendapat keuntungan dari program HGBT mencakup industri petrokimia, pupuk, tekstil, dan beberapa sektor lainnya yang membutuhkan pasokan gas bumi dalam jumlah besar untuk proses produksi mereka. Dengan harga gas yang terjangkau, industri-industri ini dapat mempertahankan daya saingnya, baik di pasar domestik maupun internasional.
Menperin berharap bahwa pemerintah dapat segera mengambil keputusan terkait perpanjangan program ini untuk mendukung kelangsungan sektor industri yang menjadi motor penggerak perekonomian Indonesia. Tanpa adanya program harga gas yang terjangkau, Agus khawatir biaya produksi akan meningkat, yang pada akhirnya dapat berdampak pada harga barang dan daya saing industri nasional.(dhil)










