Koranindopos.com, Jakarta – Jakarta kembali kedatangan destinasi kuliner baru yang menarik perhatian. Lan Zhou Mee Tarik, restoran mi tarik asal Malaysia, resmi membuka gerai pertamanya di Indonesia. Berlokasi di Soho Ebony, kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, kehadiran restoran ini menawarkan sensasi bersantap mi khas China dengan konsep autentik yang jarang ditemui.
Pembukaan gerai ini menjadi jawaban bagi pencinta mi yang mencari cita rasa berbeda. Mengusung mi tarik khas Lanzhou, Lan Zhou Mee Tarik menghadirkan pengalaman kuliner yang memadukan rasa, teknik memasak tradisional, serta konsep dapur terbuka yang atraktif. Jakarta dipilih sebagai kota pertama karena dinilai memiliki pasar kuliner yang dinamis dan terbuka terhadap inovasi.
Di balik ekspansi ini, terdapat rekam jejak bisnis yang cukup kuat. Lan Zhou Mee Tarik merupakan merek yang telah dikenal luas di Malaysia dan berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir. Keputusan untuk masuk ke Indonesia menjadi langkah strategis untuk memperluas pasar di Asia Tenggara.
“Mee Tarik Zhang Lala ini awalnya brand dari Malaysia. Itu kita sudah ada 11 cabang. Awal buka itu 2019,” ucapnya saat ditemui di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK).

Keotentikan rasa menjadi fokus utama restoran ini. Untuk menjaga standar tersebut, pihak manajemen mendatangkan juru masak langsung dari Lanzhou, China. Langkah ini dilakukan agar teknik pembuatan mi tarik serta racikan bumbu tetap sesuai dengan resep aslinya.
Dari sisi menu, Lan Zhou Mee Tarik menawarkan beragam pilihan yang menggugah selera. Hidangan utama berbasis mi menjadi andalan, dilengkapi dengan camilan pendamping yang telah dikenal di cabang-cabang sebelumnya. Variasi menu ini dirancang untuk menjangkau selera pengunjung yang beragam.
“Kita tuh ada di ramen daging sapi, mi pedas ayam, sama mi daging sapi yang goreng. Itu best seller kita. Kita juga ada kayak dessert atau bukan dessert. Camilan kayak dumpling-nya itu best, sih,” jelas Francisca.
Aspek kehalalan juga menjadi perhatian serius. Seluruh hidangan diklaim halal, sehingga memberikan rasa aman bagi konsumen Muslim. Klaim ini sekaligus memperkuat posisi restoran sebagai pilihan kuliner Chinese yang ramah bagi pasar Indonesia.
“Kita restoran itu semua kita klaim halal, kita termasuk Chinese Muslim Restaurant,” tambahnya.
Tak hanya soal rasa, pengalaman visual juga dihadirkan melalui konsep dapur terbuka. Pengunjung dapat melihat langsung proses pembuatan mi tarik yang atraktif, mulai dari adonan hingga mi siap disajikan, menjadikan aktivitas bersantap semakin berkesan.
“Pengunjung dapat menyaksikan langsung proses pembuatan mi tarik, mulai dari adonan hingga aksi menarik saat mi dibentuk dan diregangkan,” tandas Francisca.(Brg/Hend)
















