Selasa, 6 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Ekonomi

Mirae Asset: Cerdas Hadapi Volatilitas dengan Monthly Passive Income Bond Fund

Editor : Hanasa oleh Editor : Hanasa
15 Juli 2025
in Ekonomi, Bisnis
A A
0
mirae asset
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com, JAKARTA – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menyarankan investor untuk berinvestasi pada instrumen reksa dana pendapatan tetap (fixed income fund/bond fund) yang menawarkan fitur pendapatan pasif rutin bulanan dalam menghadapi volatilitas ekonomi dan pasar modal.

72340f43 30f2 41e7 ac9e cf1d7790ffb1 - Mirae Asset: Cerdas Hadapi Volatilitas dengan Monthly Passive Income Bond Fund
Arief Maulana, Head of Wealth ManagementMirae Asset,

Arief Maulana, Head of Wealth ManagementMirae Asset,menjelaskan bahwa ketidakpastian makroekonomi tinggi dan volatilitas pasar yang meningkat saat ini dapat menjadi momentum bagi investor untuk berinvestasi pada instrumen yang relatif stabil dan berpendapatan rutin.

“Reksa dana pendapatan tetap pendapatan pasif rutin bulanan (monthly passive income bond fund) menjadi alternatif yang strategis, apalagi di tengah volatilitas dan ketidakpastian yang tinggi seperti sekarang,” ujar Arief dalam Media Day: July 2025 by Mirae Asset hari ini, 15 Juli 2025.

1e6cb721 7465 493c a099 3c1618965623 - Mirae Asset: Cerdas Hadapi Volatilitas dengan Monthly Passive Income Bond Fund
Rully Arya Wisnubroto, Head of Research & Chief Economist Mirae Asset

Terkait volatilitas dan ketidakpastian ekonomi yang tinggi, Rully Arya Wisnubroto, Head of Research & Chief Economist Mirae Asset, menyampaikan bahwa saat ini sedang terjadi tren capital outflow yang cukup besar di pasar saham Indonesia meskipun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih positif.

Artikel Terkait

Bank Jakarta Siapkan Duplikasi Biodigester ke Wilayah Lain di Jakarta

Pemilahan Sampah Warga Rorotan Tembus 90 Persen, Biodigester Olah 1,2 Ton Sampah per Hari

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp6.000 Jadi Rp2,58 Juta per Gram

IHSG tercatat masih menguat ke 7.091 dari posisi akhir tahun 7.079, ketika aliran dana asing bergerak keluar (foreign outflow) Rp57,9 triliun sejak awal tahun (year to date/YTD) hingga 11 Juli 2025. Sepanjang Juli, foreign outflow sudah terjadi sebesar Rp4,3 triliun. Hal ini menunjukkan bahwa aktivitas perdagangan saham di dalam negeri yang menguat itu didukung oleh investor domestik.

Di sisi lain, tren harga obligasi masih menunjukkan kenaikan (dan penurunan imbal hasil/yield), sejalan dengan aliran dana asing masuk (foreign inflow) yang cukup besar. Sepanjang Juli, tercatat nett buy asing Rp 17,2 triliun MTD, atau Rp 70 triliun YTD, dipengaruhi pemangkasan BI Rate pada semester I/2025 dan ekspektasi penurunan The Fed Fund Rate (FFR) pada semester II/2025.

Dia memprediksi suku bunga BI Rate masih akan ditahan pada 5,5% hingga akhir tahun dan menunggu adjustment dari perbankan untuk menurunkan suku bunga kredit. Likuiditas perbankan juga diprediksi akan lebih longgar di semester II/2025 yang dapat mendorong kenaikan harga obligasi dan penurunan yield -nya. Pergerakan harga dan yield obligasi bertolak belakang di pasar.

“Di tengah tekanan Trump agar The Fed menurunkan FFR secara agresif, kami memprediksi Bank Sentral AS masih akan berusaha berhati-hati dan melihat perkembangan data ekonomi untuk menentukan seberapa besar dan seberapa cepat penurunan suku bunga ke depan.”

Hal tersebut disampaikan Arief dan Rully dalam acara bertema “Fixed Income Fund: A Smart Move Amid Economic Volatility” itu. Media Day: July tersebut juga menjadi momen peresmian kemitraan strategis Mirae Asset dengan PT Sucorinvest Asset Management dalam mendistribusikan produk Sucorinvest Monthly Income Fund (SMIF) melalui platform reksa dana NAVI by Mirae Asset.

NAVI by Mirae Asset adalah platform Mirae Asset dalam perannya mendistribusikan dan memasarkan reksa dana dalam fungsinya sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD).

Arief mengatakan SMIF yang kini tersedia di NAVI dapat membuka akses lebih luas bagi investor ritel terhadap produk berkualitas yang sesuai dengan kebutuhan pasar, yaitu dengan pendapatan bulanan, risiko relatif lebih rendah, dan dikelola oleh manajer investasi terpercaya.

NAVI sebagai platform digital reksa dana milik Mirae Asset terus berkembang menjadi solusi investasi yang mudah diakses, informatif, dan didukung manajer investasi pilihan. NAVI memfasilitasi pembelian ratusan reksa dana dari berbagai manajer investasi ternama di Indonesia, termasuk SMIF dari Sucorinvest Asset Management yang kini tersedia melalui platform tersebut.

Platform NAVI dapat diakses melalui website dan aplikasi resmi di tautan berikut: http://masi.id/download-navi.

99e1d226 0db0 45a5 bd07 199be5238873 - Mirae Asset: Cerdas Hadapi Volatilitas dengan Monthly Passive Income Bond Fund
Lolita Liliana, Head of Investment Specialist & Product Development Sucorinvest Asset Management

Pada kesempatan yang sama, Lolita Liliana, Head of Investment Specialist & Product Development Sucorinvest Asset Management, memaparkan bahwa SMIF dirancang untuk memberikan pendapatan bulanan dengan mayoritas berinvestasi pada obligasi korporasi jangka pendek hingga menengah pilihan dengan volatilitas yang relatif lebih rendah dibandingkan obligasi negara.

“Produk ini ideal bagi investor moderat dengan fitur pendapatan bulanan,” jelas Lolita.

Dalam acara tersebut turut hadir CFO & Head of Corporate Secretary Mirae Asset Ivonne Kaharu, Head of Fund Services Mirae Asset Francisca Gerungan, Fund Analyst Mirae Asset Novani Karina Saputri, serta Head of Sales and Distribution Pui Sung Khiuk. (sh)

Topik: Mirae Asset

TerkaitBerita

Bank Jakarta Siapkan Duplikasi Biodigester ke Wilayah Lain di Jakarta
Ekonomi

Bank Jakarta Siapkan Duplikasi Biodigester ke Wilayah Lain di Jakarta

oleh Editor : Akula
5 Oktober 2026
Pemilahan Sampah Warga Rorotan Tembus 90 Persen, Biodigester Olah 1,2 Ton Sampah per Hari
Ekonomi

Pemilahan Sampah Warga Rorotan Tembus 90 Persen, Biodigester Olah 1,2 Ton Sampah per Hari

oleh Editor : Akula
5 Oktober 2026
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp6.000 Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Bisnis

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp6.000 Jadi Rp2,58 Juta per Gram

oleh Editor : Affandy
5 Oktober 2026
IHSG Naik 0,46% ke 6.036,89, Investor Asing Masih Catat Net Sell Rp1,31 Triliun
Ekonomi

IHSG Naik 0,46% ke 6.036,89, Investor Asing Masih Catat Net Sell Rp1,31 Triliun

oleh Editor : Affandy
5 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Bank Jakarta Siapkan Duplikasi Biodigester ke Wilayah Lain di Jakarta

Bank Jakarta Siapkan Duplikasi Biodigester ke Wilayah Lain di Jakarta

5 Oktober 2026
Privat: Jadi Pemeran Utama Serial ‘Suara Hati’, Dewi Perssik Buka-Bukan Soal Karakter Melodi dan Kehidupan Nyata

Setelah 20 Tahun Vakum, Dewi Perssik Kembali Akting Lewat Serial Suara Hati

5 Oktober 2026
Pemilahan Sampah Warga Rorotan Tembus 90 Persen, Biodigester Olah 1,2 Ton Sampah per Hari

Pemilahan Sampah Warga Rorotan Tembus 90 Persen, Biodigester Olah 1,2 Ton Sampah per Hari

5 Oktober 2026
Jakarta Futura Connectiva 2026: Membuka Ruang Baru bagi Kolaborasi Industri Kreatif Indonesia

Jakarta Futura Connectiva 2026: Membuka Ruang Baru bagi Kolaborasi Industri Kreatif Indonesia

3 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4892 shares
    Share 1957 Tweet 1223
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1003 shares
    Share 401 Tweet 251
  • Laga Awal Musim Membuka Peluang AC Milan Berkembang

    339 shares
    Share 136 Tweet 85
  • Membawa Pulang Standar Dunia ke Sekolah Menengah Kejuruan

    372 shares
    Share 149 Tweet 93
  • Posting Kalimat Galau di Instagram, Ada Apa Dengan Yogie Nandes?

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya