Koranindopos.com – JAKARTA – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan setelah sejumlah mitra penyedia layanan mengancam akan melakukan aksi mogok massal. Ancaman tersebut muncul sebagai bentuk protes terhadap berbagai persoalan yang dinilai menghambat operasional dapur penyedia makanan bergizi di berbagai daerah.
Asosiasi mitra MBG menyampaikan bahwa selama ini masih terdapat sejumlah kendala, mulai dari tata kelola, administrasi, hingga mekanisme operasional yang dinilai belum berjalan optimal. Jika tidak segera diperbaiki, para mitra mengaku siap menghentikan layanan secara serentak sebagai bentuk tuntutan agar pemerintah segera melakukan pembenahan.
Menanggapi hal tersebut, Badan Gizi Nasional (BGN) meminta para mitra untuk memberikan waktu guna menyelesaikan berbagai persoalan yang ada. BGN menyatakan bahwa pemerintah tengah melakukan penataan ulang terhadap sistem operasional, termasuk evaluasi penerima manfaat dan pengelolaan dapur MBG agar program dapat berjalan lebih efektif serta tepat sasaran.
Pemerintah juga menegaskan komitmennya untuk menjaga keberlangsungan Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu program strategis nasional. Oleh karena itu, komunikasi dengan seluruh mitra terus dilakukan agar berbagai kendala dapat diselesaikan melalui dialog tanpa mengganggu pelayanan kepada masyarakat.
Di sisi lain, asosiasi mitra memberikan tenggat waktu bagi pemerintah untuk melakukan pembenahan tata kelola. Apabila hingga batas waktu tersebut belum terdapat kejelasan maupun solusi yang konkret, mereka mengancam akan melakukan aksi penyegelan atau penghentian operasional dapur MBG secara nasional.
Situasi ini menjadi perhatian publik karena keberlangsungan Program Makan Bergizi Gratis sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah dan para mitra pelaksana di lapangan. Penyelesaian persoalan secara cepat dan transparan dinilai penting agar distribusi makanan bergizi kepada para penerima manfaat tidak terganggu serta tujuan program untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat tetap dapat tercapai.(dhil/kmps)










