Koranindopos.com – JAKARTA – Pasar mobil bekas di Indonesia semakin ramai dengan hadirnya berbagai mobil China berkapasitas 7 penumpang yang menawarkan harga terjangkau, fitur modern, dan kabin luas. Per Mei 2026, sejumlah model seperti Wuling Confero, DFSK Glory 560, hingga Chery Tiggo 8 menjadi incaran banyak keluarga Indonesia.
Kehadiran merek-merek asal China seperti Wuling Motors Indonesia, DFSK Indonesia, dan Chery Indonesia mulai menggoyang dominasi mobil Jepang di segmen MPV dan SUV keluarga.
Di pasar mobil bekas, Wuling Confero menjadi salah satu model paling diminati. Mobil ini dikenal memiliki kabin luas, kursi nyaman, serta biaya perawatan yang relatif terjangkau.
Harga bekas Wuling Confero kini mulai dari Rp80 jutaan, menjadikannya pilihan menarik bagi keluarga yang ingin memiliki mobil pertama dengan dana terbatas.
Selain irit biaya, Confero juga menawarkan fitur cukup lengkap di kelasnya, seperti sistem hiburan modern dan kapasitas penumpang yang lega untuk perjalanan keluarga.
Bagi konsumen yang menginginkan tampilan lebih sporty, DFSK Glory 560 menjadi alternatif menarik di pasar mobil bekas. SUV 7-seater ini kini dibanderol mulai Rp130 jutaan tergantung tahun produksi dan kondisi kendaraan.
DFSK Glory 560 dibekali mesin 1.5 turbo yang cukup bertenaga untuk penggunaan harian maupun perjalanan jauh. Mobil ini juga menawarkan berbagai fitur modern seperti electric sunroof, keyless entry, hingga layar infotainment berukuran besar.
Desain eksteriornya yang gagah membuat Glory 560 banyak diminati keluarga muda yang ingin tampil modern tanpa harus membeli SUV Jepang dengan harga mahal.
Sementara itu, Chery Tiggo 8 hadir sebagai pilihan SUV keluarga dengan nuansa lebih premium. Harga bekasnya berada di kisaran Rp200 juta hingga Rp280 jutaan.
Mobil ini menawarkan interior mewah, teknologi keselamatan lengkap, serta performa mesin yang kompetitif. Tiggo 8 juga dikenal memiliki ruang kabin luas dengan konfigurasi 7 penumpang yang nyaman.
Dengan fitur canggih dan desain modern, Chery Tiggo 8 menjadi salah satu mobil China yang mulai mendapat perhatian serius di pasar otomotif Indonesia.
Meningkatnya minat terhadap mobil China bekas menunjukkan perubahan tren di pasar otomotif nasional. Konsumen kini tidak hanya mempertimbangkan merek, tetapi juga fitur, kenyamanan, dan nilai ekonomis kendaraan.
Harga yang lebih terjangkau dibandingkan mobil Jepang membuat mobil China bekas semakin kompetitif, terutama bagi keluarga yang membutuhkan kendaraan luas dengan anggaran terbatas.(dhil)










