koranindopos.com – Jakarta. Mohamed Salah, bintang utama Liverpool, baru-baru ini mengungkapkan keluhannya terkait kontraknya yang belum diperpanjang oleh klub. Kontrak Salah akan berakhir pada akhir musim ini, namun hingga saat ini, penyerang asal Mesir itu belum menerima tawaran kontrak baru dari pihak manajemen Liverpool.
Keluhan tersebut diungkapkan oleh Salah setelah Liverpool meraih kemenangan 3-2 atas Southampton pada akhir pekan lalu, di mana ia mencetak dua gol kemenangan bagi The Reds. Salah mengaku bahwa ia merasa lebih dekat untuk meninggalkan Anfield ketimbang bertahan di klub, mengingat ketidakjelasan mengenai masa depannya.
Pernyataan tersebut menimbulkan reaksi beragam dari berbagai pihak, salah satunya datang dari legenda Liverpool, Jamie Carragher. Carragher, yang dikenal sebagai sosok yang sangat loyal terhadap klub, memberikan respons negatif terhadap keluhan Salah. Ia menyebut sikap Salah dalam hal ini sebagai “egois” dan tidak sejalan dengan semangat tim.
Carragher mengingatkan bahwa Liverpool adalah klub besar yang telah memberikan banyak hal kepada Salah, dan saat ini bukan waktu yang tepat bagi pemain 32 tahun itu untuk memikirkan kontrak secara pribadi. Menurut Carragher, Liverpool memiliki tujuan jangka panjang yang lebih besar, dan diskusi soal kontrak tidak boleh mengalihkan fokus pemain dari kepentingan tim.
Sementara itu, situasi ini jelas menciptakan ketegangan dalam hubungan antara Salah dan manajemen Liverpool. Namun, sampai saat ini, belum ada kejelasan apakah klub akan segera menawarkan kontrak baru kepada Salah, yang telah menjadi pemain penting sejak bergabung pada 2017. Selama waktunya di Anfield, Salah telah mencatatkan banyak prestasi, termasuk membawa Liverpool meraih gelar Liga Champions dan Premier League.
Dengan kontrak yang semakin dekat habis, masa depan Salah di Liverpool tetap menjadi salah satu topik paling menarik di dunia sepak bola, dan bagaimana klub merespons keluhannya akan sangat menentukan hubungan mereka ke depan.(dhil)










