Minggu, 13 September 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Teknologi

Munas APJII, Muhammad Arif Angga Ketum APJII Periode 2021-2024

Admin oleh Admin
1 Oktober 2021
in Teknologi, Ekonomi
A A
0
Munas APJII, Muhammad Arif Angga Ketum APJII Periode 2021-2024
Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOS JAKARTA – Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) telah menggelar Musyawarah Nasional (Munas) secara hybrid. Munas diselenggarakan pada 27 – 29 September 2021 yang kegiatan utamanya dipusatkan di Hotel Le Meridien, Jakarta.

Munas APJII tersebut telah memilih kepengurusan baru. Kepengurusan APJII periode 2021-2024 sudah resmi terbentuk. Ketua Umum APJII 
Muhammad Arif Angga menegaskan bahwa pihaknya sudah membuat program  dan rencana kerja dalam periode ini. Salah satu yang bakal ia tekankan adalah penetrasi internet di seluruh pelosok daerah Indonesia. Selama tiga tahun ke depan, program APJII salah satunya akan lebih fokus pada penetrasi internet ke seluruh Indonesia.

“Kebutuhan akan internet luar biasa, tapi di [Indonesia] Timur, bahkan di Jawa pun masih ada yang belum terlayani dengan baik, itu misi kami. Kami ingin mengedukasi teman-teman penyelenggara jasa internet (ISP) terus mengembangkan sayapnya ke daerah yang belum terjangkau tadi,” ujar Ketua Umum APJII Muhammad Arif Angga dalam jumpa pers online di Jakarta, Kamis (30 September 2021).

Dalam kesempatan itu, Angga juga mengatakan bahwa kecepatan internet  diIndonesia tidak bisa dibandingkan dengan negara tetangga, misal 
Singapura. Dengan kondisi geografis berupa kepulauan, sulit rasanya mendorong kecepatan internet. “Maka, kami lebih memilih penetrasi (internet) dan penyebaran lebih luas lagi sehingga masyarakat bisa melek digital dan hal ini juga  butuh dorongan pemerintah,” ujarnya.

Artikel Terkait

Danamon Raih Penghargaan Best Automobile Financing in Indonesia pada The Asian Banker Indonesia Awards 2026

Telkom Siapkan Relokasi Karyawan dari Graha Merah Putih, Gedung BUMN Bakal Dipakai BGN

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp4.000, Jadi Rp2,604 Juta per Gram

Dengan penetrasi internet yang lebih luas, kata dia, praktis hal itu juga berkorelasi terkait literasi digital. Percuma jika konten digital bagus, tapi koneksi internetnya tidak ada. “Literasi digital kembali lagi ke penetrasi internet,” tuturnya.

Angga menyadari bahwa banyak penyedia layanan internet (ISP) yang  hanyaberoperasi di daerah perkotaan, tapi enggan menjangkau daerah  pelosok
yang sedikit populasinya.

“Di sinilah, saya ingin pemerintah bisa memberikan insentif agar  memacu ISP bisa melayani wilayah yang belum terjangkau,” ujarnya.

“Untuk meningkatkan internet, memang harus menjadi mitra pemerintah. Pemerintah harus benar-benar men-support industri internet, salah 
satunya melalui insentif,” ia menambahkan.

Ditanya terkait ISP ilegal, Angga tak menutup mata dengan fakta tersebut di lapangan. Ia menyebutkan, bahwa jika anggota APJII  mencapai
700 perusahaan, ISP ilegal barangkali bisa mencapai puluhan  ribu.

“Tapi, enggak bisa dimungkiri, bahwa mereka juga ujung tombak  penetrasi [internet]. Di situlah, kami ingin mengedukasi agar mereka  sebagai ISP
terdafatr di Kementerian Kominfo. Kalau [beroperasi  secara, red] ugal-ugalan kan yang dirugikan masyarakat,” ujar Angga.

Selain penetrasi internet, Angga juga mengatakan, APJII akan mendorong penggunaan protokol internet (IP) versi 6 di Indonesia secara lebih masif lagi. Ini lantaran ketersediaan IPv4 semakin sedikit.

Ia mengatakan masalah pengelolaan IP di APJII dikerjakan oleh unit Indonesia Network Information (IDNIC). Ia menyadari beberapa tahun  lalu
belum banyak perangkat-perangkat TI yang mendukung IPv6, tapi  saat ini perkembangan perangkat telah berbeda, sehingga asosiasi  menginginkan
ekosistem penggunakan IPv6 lebih besar lagi.

Selanjutnya, hal yang akan didorong APJII ke depan ialah penggunaan Indonesia Internet Exchange (IIX). Angga mengharapkan IIX bisa semakin 
berkembang lebih besar lagi. Saat ini infrastruktur IIX memang  tersedia di Jakarta, tapi bakal diperluas di daerah, terlebih APJII  saat ini telah memiliki 13 kantor perwakilan daerah.

APJII juga memproyeksikan selama tiga tahun ke depan ada penambahan  5-6 kantor perwakilan daerah. Sekadar diketahui, APJII membangun IIX  sejak
Agustus 1997 sebagai upaya membentuk interkoneksi nasional antar  ISP di Indonesia. Pelanggan suatu ISP dapat dengan mudah dan murah 
berkomunikasi dengan pelanggan ISP lainnya.

Jika tidak adanya interkoneksi nasional, kecepatan lalu lintas informasi akan bergantung pada intekoneksi internet di luar negeri; 
trafik luar negeri ini yang sepenuhnya tidak dapat dikendalikan oleh ISP lokal.

Musyawarah Nasional XI APJII di Jabodetabek selesai digelar selama  tiga hari (27-29 September). Dalam Munas itu, Angga, begitu panggilan  akrab,
disahkan sebagai Ketum APJII untuk periode 2021-2024.

WhatsApp Image 2021 10 01 at 12.25.46 - Munas APJII, Muhammad Arif Angga Ketum APJII Periode 2021-2024

Selama kepengurusan ke depan, Angga didampingi Zulfadly Syam yang menjadi sekretaris jenderal dan Muri Kuswanto sebagai bendahara umum, 
termasuk ketua unit IDNIC-APJII, Adi Kusuma. Sejauh ini, Angga dkk belum mengumumkan susunan pengurus untuk tiap-tiap bidang.

Berbeda dengan asosiasi lain, program kerja APJII telah lebih dulu disusun oleh anggota. Program telah disusun selama sembilan hari pada 
Juni lalu sebelum Munas digelar. Ketum bersama pengurus selanjutnya tinggal mengerjakan apa yang telah diamanatkan dalam agenda program kerja tersebut. (rls-bru)

TerkaitBerita

Danamon Raih Penghargaan Best Automobile Financing in Indonesia pada The Asian Banker Indonesia Awards 2026
Bisnis

Danamon Raih Penghargaan Best Automobile Financing in Indonesia pada The Asian Banker Indonesia Awards 2026

oleh Editor : Affandy
12 September 2026
Telkom Siapkan Relokasi Karyawan dari Graha Merah Putih, Gedung BUMN Bakal Dipakai BGN
Ekonomi

Telkom Siapkan Relokasi Karyawan dari Graha Merah Putih, Gedung BUMN Bakal Dipakai BGN

oleh Editor : Affandy
12 September 2026
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp4.000, Jadi Rp2,604 Juta per Gram
Bisnis

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp4.000, Jadi Rp2,604 Juta per Gram

oleh Editor : Affandy
12 September 2026
4 HP Gaming Rp2-3 Jutaan, Ada Layar 144Hz dan Baterai 7.000 mAh
Teknologi

4 HP Gaming Rp2-3 Jutaan, Ada Layar 144Hz dan Baterai 7.000 mAh

oleh Editor : Affandy
12 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Danamon Raih Penghargaan Best Automobile Financing in Indonesia pada The Asian Banker Indonesia Awards 2026

Danamon Raih Penghargaan Best Automobile Financing in Indonesia pada The Asian Banker Indonesia Awards 2026

12 September 2026
TUAI SOROTAN: Selebrasi Dusan Vlahovic usai membobol gawang Torino pada Senin (25/5/2026). (Foto: (c) Serie A Official)

Keputusan Juventus Lepas Dusan Vlahovic Dipertanyakan

13 September 2026
WISATA PANTAI: Pulau Kelapa memegang predikat sebagai wilayah dengan konsentrasi penduduk tertinggi sekaligus pusat perputaran ekonomi paling aktif di Kabupaten Kepulauan Seribu, Jakarta. (Foto Ilustrasi:exploreseribu.com)

Gempa di Pesisir Jakarta Disebabkan Oleh Batu Lempeng Samudra Australia Patah

12 September 2026
Mahasiswa dan Diaspora RI di India Sambut Prabowo, Ada Momen Ditanya Kuliah di Mana

Mahasiswa dan Diaspora RI di India Sambut Prabowo, Ada Momen Ditanya Kuliah di Mana

12 September 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4506 shares
    Share 1802 Tweet 1127
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    865 shares
    Share 346 Tweet 216
  • 3 Motor Listrik Bertenaga Buas yang Diklaim Bisa Menandingi Motor 250cc

    326 shares
    Share 130 Tweet 82
  • Suami Leni Mariska Angkat Bicarakan Tuduhan Podcast: Dari Klaim Nafkah Kurang Hingga Laporan Pemalsuan Dokumen

    325 shares
    Share 130 Tweet 81
  • Alvaro Arbeloa Diprediksi Jadi Pelatih Premier League Pertama Yang Dipecat

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya