Rabu, 22 April 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • More
Home Otomotif

Nissan Bakal Tutup Dua Pabrik di Jepang, Pangkas Operasi Global demi Efisiensi Biaya

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
19 Mei 2025
in Otomotif
0
nissan
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Raksasa otomotif asal Jepang, Nissan Motor Co, dikabarkan tengah mempertimbangkan penutupan dua pabrik utama di Jepang dan sejumlah fasilitas lainnya di luar negeri sebagai bagian dari langkah besar restrukturisasi demi mengatasi tekanan finansial yang terus membayangi perusahaan.

Menurut laporan Reuters, Nissan berencana menutup pabriknya di Oppama, Prefektur Kanagawa, Jepang – pabrik yang bersejarah karena menjadi lokasi produksi mobil pertama Nissan sejak tahun 1961. Di pabrik ini pula mobil listrik ikonik Nissan Leaf pertama kali diproduksi. Fasilitas ini memiliki kapasitas produksi hingga 240.000 unit per tahun dan mempekerjakan sekitar 3.900 karyawan.

Tak hanya Oppama, pabrik Shonan yang dikelola oleh Nissan Shatai – perusahaan afiliasi di mana Nissan memiliki sekitar 50% saham – juga disebut akan ditutup. Pabrik tersebut khusus memproduksi kendaraan komersial ringan dengan kapasitas tahunan mencapai 150.000 unit, serta mempekerjakan sekitar 1.200 orang.

Jika rencana ini terealisasi, maka Nissan hanya akan mengoperasikan tiga pabrik perakitan di Jepang. Sementara itu, pemangkasan operasi juga direncanakan di berbagai negara lain, termasuk penghentian produksi di Afrika Selatan, India, dan Argentina, serta pengurangan jumlah pabrik di Meksiko.

Artikel Terkait

Motor Listrik Futuristik Kian Populer, Dari Gaya Cyberpunk hingga Teknologi Canggih

Daihatsu Sirion 2026 Resmi Hadir di Indonesia, Tampil Modern dengan Fitur Canggih

Honda Navi 2026 Meluncur, Motor Mini Stylish untuk Mobilitas Perkotaan

Rencana ini merupakan bagian dari strategi pemangkasan biaya besar-besaran yang telah diumumkan Nissan sejak beberapa tahun terakhir. Di bawah kepemimpinan CEO baru Ivan Espinosa, Nissan menargetkan pengurangan tenaga kerja global sebanyak 15%, serta mengurangi jumlah pabrik dari 17 menjadi 10 secara global.

Langkah ini diambil setelah perusahaan mengalami penurunan penjualan sebesar 42% sejak tahun fiskal 2017. Nissan juga sempat mencatatkan kerugian besar hingga ¥820 miliar (sekitar Rp 82 triliun) dalam beberapa tahun terakhir.

Meski demikian, dalam pernyataan resminya, Nissan menyebut bahwa laporan mengenai rencana penutupan pabrik masih bersifat spekulatif dan belum dikonfirmasi secara resmi.

“Saat ini kami tidak akan memberikan komentar lebih lanjut mengenai hal ini. Kami berkomitmen untuk menjaga transparansi dengan para pemangku kepentingan dan akan mengkomunikasikan setiap informasi terbaru yang relevan jika diperlukan,” demikian pernyataan perusahaan.

Sebelumnya, Nissan telah mengumumkan rencana konsolidasi produksi untuk beberapa model andalannya. Salah satu langkah yang sudah dikonfirmasi adalah penggabungan lini produksi pikap Frontier dan Navara ke satu lokasi produksi utama di sekitar pabrik Civac, Meksiko.

Langkah-langkah efisiensi ini diyakini menjadi upaya penyelamatan jangka panjang perusahaan untuk kembali ke jalur profitabilitas, setelah bertahun-tahun terdampak oleh persaingan ketat industri otomotif global, perubahan pasar kendaraan listrik, dan manajemen yang sempat goyah pasca krisis kepemimpinan beberapa tahun lalu.

Meskipun ada kekhawatiran dari serikat pekerja dan masyarakat lokal atas kemungkinan pemutusan hubungan kerja (PHK) massal, Nissan sejauh ini belum mengeluarkan keterangan lebih lanjut mengenai dampak sosial dan ekonomi dari rencana tersebut.(dhil)

Topik: MobilNissan

TerkaitBerita

Motor Listrik Futuristik Kian Populer, Dari Gaya Cyberpunk hingga Teknologi Canggih
Otomotif

Motor Listrik Futuristik Kian Populer, Dari Gaya Cyberpunk hingga Teknologi Canggih

oleh Editor : Affandy
21 April 2026
Daihatsu Sirion 2026 Resmi Hadir di Indonesia, Tampil Modern dengan Fitur Canggih
Otomotif

Daihatsu Sirion 2026 Resmi Hadir di Indonesia, Tampil Modern dengan Fitur Canggih

oleh Editor : Affandy
19 April 2026
Honda Navi 2026 Meluncur, Motor Mini Stylish untuk Mobilitas Perkotaan
Otomotif

Honda Navi 2026 Meluncur, Motor Mini Stylish untuk Mobilitas Perkotaan

oleh Editor : Affandy
18 April 2026
BYD Seal 08 DM-p Hadir, Sedan Coupe Hybrid Futuristik Siap Tantang Kelas Premium
Otomotif

BYD Seal 08 DM-p Hadir, Sedan Coupe Hybrid Futuristik Siap Tantang Kelas Premium

oleh Editor : Affandy
17 April 2026
Bank Jakarta

Direkomendasikan

PT Matahari Department Store Tbk Kini Menjadi PT MDS Retailing Tbk

PT Matahari Department Store Tbk Kini Menjadi PT MDS Retailing Tbk

22 April 2026
Dorong Literasi Keuangan, Didimax Luncurkan Gerakan Edukasi Trading Forex Gratis dan Terarah

Dorong Literasi Keuangan, Didimax Luncurkan Gerakan Edukasi Trading Forex Gratis dan Terarah

22 April 2026
SOK BBM: Kapal Minyak China keluar dari Selat Hormuz. (Foto Ilustrasi: Dok/teknokrat.ac.id)

Menlu RI Sebut Pasokan BBM Nasional Tak Terdampak Ketegangan di Selat Hormuz

22 April 2026
Tiket Rp 1.997 Hadir di Bandung, Strategi Falcon Pictures Sambut Tayangnya Dilan ITB 1997

Tiket Rp 1.997 Hadir di Bandung, Strategi Falcon Pictures Sambut Tayangnya Dilan ITB 1997

22 April 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    2843 shares
    Share 1137 Tweet 711
  • Drama Perebutan Anak Berujung Pidana: Agnes Brenda Lee Dituntut 9 Bulan Penjara, Kuasa Hukum Ingin Keadilan yang Berimbang

    363 shares
    Share 145 Tweet 91
  • Isuzu Panther Reborn 2026 Hadir di Indonesia, Harga Mulai Rp 288 Jutaan dengan Skema Kredit Fleksibel

    643 shares
    Share 257 Tweet 161
  • Gila! Bundesliga Berpeluang Kirim 9 Wakil Ke Kompetisi Eropa

    317 shares
    Share 127 Tweet 79
  • Kasus Bocah Nizam: Tak Hanya Ibu Tiri, Ayah Kandung Kini Resmi Jadi Tersangka

    315 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya