Kamis, 22 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Nasional

OJK Dorong Literasi Keuangan dan Digital untuk Mengantisipasi Kejahatan Berbasis Digital

Editor : Hana oleh Editor : Hana
21 Agustus 2023
in Nasional
A A
0
OJK
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyoroti rendahnya tingkat literasi keuangan dan digital di kalangan masyarakat. Dalam rangka menghadapi maraknya kejahatan keuangan berbasis digital, OJK terus berupaya memberikan edukasi dan literasi kepada masyarakat untuk mengantisipasi risiko tersebut.

Menurut OJK, tingkat literasi keuangan masyarakat baru mencapai 49,6%, sedangkan literasi digital hanya mencapai 3,5 dari skala 1 hingga 5. Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi, mengungkapkan bahwa masyarakat masih perlu meningkatkan kemampuan mereka dalam membedakan informasi yang benar dan tidak benar dalam konteks keuangan.

“Dalam kondisi seperti ini, masyarakat belum memiliki kemampuan untuk memilih dan memilah informasi dengan bijak,” kata Friderica Widyasari Dewi dalam diskusi FMB9 pada Senin (21/8/2023).

Data dari OJK mencatat bahwa hingga 3 Agustus 2023, sebanyak 1.194 praktik investasi ilegal berhasil dihentikan. Selain itu, juga ada 5.450 entitas pinjaman online (pinjol) ilegal dan 251 entitas gadai ilegal yang telah dihentikan. Total keseluruhan entitas yang dihentikan mencapai 6.895.

Artikel Terkait

Pastikan Pengelolaan Dana Akuntabel, LPDB Koperasi Perkuat Sistem Keuangan

Tim Gabungan Gagalkan Penyelundupan 1 Ton Ketamin di Kapal MT Global 108, 8 Orang Ditangkap

Bareskrim Polri Tangkap 4 Tersangka Pengelola Situs Judi Online Boxkia.com

OJK juga mencatat bahwa kerugian masyarakat akibat investasi ilegal selama periode 2017-2022 mencapai Rp139,03 triliun.

Friderica, yang akrab disapa Kiki, menjelaskan bahwa kerugian masyarakat berasal dari aktivitas investasi ilegal, termasuk koperasi simpan pinjam, pinjol, dan gadai ilegal.

Namun, Kiki mengungkapkan bahwa ada harapan baru dalam sektor keuangan, terutama dalam mengatasi kejahatan keuangan berbasis digital, melalui Undang-Undang (UU) Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK).

UU P2SK merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan umum melalui reformasi sektor keuangan di Indonesia. UU ini memberikan sanksi pidana termasuk denda hingga Rp1 triliun dan hukuman penjara 5-10 tahun bagi pelaku kejahatan keuangan ilegal.

“Dalam UU P2SK, pemberantasan aktivitas keuangan ilegal sudah memiliki sanksi yang tegas. Hal ini memberikan efek jera bagi pelaku kejahatan keuangan ilegal,” tegas Friderica.

Lebih lanjut, Kiki menyebut bahwa saat ini telah ada Satgas Waspada Investasi yang terdiri dari OJK dan 12 Kementerian/Lembaga lainnya. Namun, sebelum UU P2SK, Satgas Waspada Investasi belum memiliki kekuatan hukum yang cukup kuat untuk memberikan efek jera pada pelaku kejahatan keuangan berbasis digital.

“UU P2SK memberikan sinyal yang kuat bahwa para pelaku kejahatan keuangan digital harus berhati-hati, karena undang-undang ini memiliki potensi untuk memberikan efek jera,” ungkapnya. (dni)

Topik: OJK

TerkaitBerita

Pastikan Pengelolaan Dana Akuntabel, LPDB Koperasi Perkuat Sistem Keuangan
Nasional

Pastikan Pengelolaan Dana Akuntabel, LPDB Koperasi Perkuat Sistem Keuangan

oleh Editor : Affandy
22 Oktober 2026
Tim Gabungan Gagalkan Penyelundupan 1 Ton Ketamin di Kapal MT Global 108, 8 Orang Ditangkap
Nasional

Tim Gabungan Gagalkan Penyelundupan 1 Ton Ketamin di Kapal MT Global 108, 8 Orang Ditangkap

oleh Editor : Affandy
22 Oktober 2026
Bareskrim Polri Tangkap 4 Tersangka Pengelola Situs Judi Online Boxkia.com
Nasional

Bareskrim Polri Tangkap 4 Tersangka Pengelola Situs Judi Online Boxkia.com

oleh Editor : Affandy
22 Oktober 2026
Komnas Haji Desak Kemenhaj Segera Rilis Daftar Nama Calon Jemaah Haji 2027
Nasional

Komnas Haji Desak Kemenhaj Segera Rilis Daftar Nama Calon Jemaah Haji 2027

oleh Editor : Affandy
21 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Deus Slidetoberfest 2026 Satukan Surfing, Motor, dan Musik di Bali

Deus Slidetoberfest 2026 Satukan Surfing, Motor, dan Musik di Bali

22 Oktober 2026
The Stained Drop™ Collection: Merangkai Cerita Keseharian dalam Ekspresi Fashion

The Stained Drop™ Collection: Merangkai Cerita Keseharian dalam Ekspresi Fashion

22 Oktober 2026
Dinkes Kabupaten Bogor Uji Sampel Makanan Usai 103 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan Program MBG

Dinkes Kabupaten Bogor Uji Sampel Makanan Usai 103 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan Program MBG

22 Oktober 2026
Beredar Isu Privatisasi, CIMB Group Tegas Bantah Rencana Delisting Bank CIMB Niaga (BNGA)bank cim

Beredar Isu Privatisasi, CIMB Group Tegas Bantah Rencana Delisting Bank CIMB Niaga (BNGA)bank cim

22 Oktober 2026

Terpopuler

  • Produk Dalam Negri

    Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1083 shares
    Share 433 Tweet 271
  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    5020 shares
    Share 2008 Tweet 1255
  • Singapura Ancam Tutup Bisnis Tujuh Perusahaan Dalang Karhutla

    319 shares
    Share 128 Tweet 80
  • The Pizza Company Buka Gerai Pertama di Jakarta Utara, Bidik Pasar Kelapa Gading

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • MU Hanya Dua Kali Menang, Nasib Michael Carrick di Ujung Tanduk

    311 shares
    Share 124 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya