
KORBAN LUKA: Militer Taliban berjaga di posko darurat perawatan korban ledakan bom di pintu masuk rumah sakit militer setempat.
AFGANISTAN, koranindopos.com-Insiden serangan teror di Kabul, Afganistan, kembali terjadi. Kali ini, dikutip dari AFP, aksi bom bunuh diri di rumah sakit militer menyebabkan 19 orang tewas pada pada Selasa (2/11/2021).
Kelompok ISIS mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut. Melalui pernyataan di Telegram, kelompok teror itu mengklaim bahwa lima anggota ISIS melakukan serangan berencana di rumah sakit itu.
Zabiullah Mujahid, juru bicara Taliban mengonfirmasi klaim tersebut. Namun menurutnya, Taliban dapat mengatasi serangan itu dalam waktu 15 menit. “ISIS ingin menargetkan warga sipil, dokter, dan pasien di rumah sakit,” ujar Mujahid.
Mujahid kemudian menjabarkan bahwa pelaku meledakkan bom di dekat pintu masuk rumah sakit. Seorang pria lain kemudian masuk ke dalam rumah sakit dan melepaskan tembakan.
Sebagai tanggapan, pasukan khusus Taliban diterjunkan ke atap rumah sakit menggunakan helikopter. (cnni/brg)









