Selasa, 14 Juli 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Ekonomi

Pasar Kripto Masih Bergejolak, FLOQ: Bitcoin Dipengaruhi Sentimen Global dan Geopolitik

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
14 Juli 2026
in Ekonomi
A A
0
Pasar Kripto Masih Bergejolak, FLOQ: Bitcoin Dipengaruhi Sentimen Global dan Geopolitik

Foto: dok. floq

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – Jakarta – Pasar aset kripto kembali mengalami volatilitas tinggi pada pekan kedua Juli 2026. Setelah sempat mencatatkan kenaikan lebih dari 6 persen di awal bulan berkat meningkatnya ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter Amerika Serikat, Bitcoin kembali terkoreksi akibat meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis, mengatakan bahwa pergerakan harga aset kripto saat ini lebih banyak dipengaruhi oleh faktor makroekonomi dan geopolitik dibandingkan kondisi fundamental industri kripto itu sendiri.

Menurutnya, eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Iran telah memicu perubahan sentimen investor global sehingga mendorong aksi pengurangan risiko (risk-off), yang berdampak pada pelemahan harga Bitcoin maupun aset kripto lainnya.

“Kenaikan Bitcoin di awal Juli sempat memunculkan optimisme bahwa pasar memasuki fase pemulihan. Namun, eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Iran mengingatkan kita bahwa aset kripto tetap menjadi bagian dari pasar keuangan global yang sensitif terhadap perubahan sentimen risiko. Investor perlu memahami bahwa volatilitas saat ini lebih banyak dipicu oleh faktor eksternal dibandingkan fundamental industri kripto,” ujar Yudhono.

Artikel Terkait

Harga Emas Diproyeksikan Masih Tertekan, Dupoin Futures Soroti Dominasi Sentimen Bearish

LPDB Koperasi Perkuat Akses Pembiayaan dan Tampilkan KDKMP Unggulan di Puncak Harkopnas ke-79

MPR Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Peningkatan Kualitas Produk dan Penguatan Branding

Pada awal Juli 2026, Bitcoin sempat bangkit dari level sekitar US$58.278 dan menguat hingga US$64.034 hanya dalam waktu kurang dari sepekan.

Kenaikan tersebut dipicu oleh data ketenagakerjaan Amerika Serikat yang lebih lemah dari perkiraan pasar, sehingga memunculkan ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mulai mengurangi kebijakan moneter ketat atau menahan kenaikan suku bunga.

Meski demikian, Yudhono menilai pasar masih berada dalam fase penuh ketidakpastian karena peluang suku bunga tinggi tetap dipertahankan masih terbuka.

“Data ekonomi yang lebih lemah memang membuka ruang bagi ekspektasi penurunan tekanan suku bunga. Namun pasar masih berada dalam fase wait and see. Investor sebaiknya tidak terburu-buru menyimpulkan bahwa tren bullish telah kembali hanya berdasarkan pergerakan harga dalam beberapa hari,” jelasnya.

Optimisme tersebut tidak bertahan lama setelah meningkatnya konflik geopolitik di Timur Tengah.

Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran membuat investor global kembali memburu aset-aset yang dinilai lebih aman seperti dolar AS dan obligasi pemerintah, sehingga aset berisiko termasuk kripto mengalami tekanan jual.

Selain itu, konflik tersebut juga mendorong kenaikan harga minyak dunia yang berpotensi meningkatkan tekanan inflasi global. Kondisi tersebut dinilai dapat mempersempit ruang bagi Federal Reserve untuk segera melonggarkan kebijakan moneternya.

Tidak hanya Bitcoin, sejumlah aset kripto dengan kapitalisasi pasar yang lebih kecil juga mengalami tekanan lebih besar.

Beberapa altcoin seperti Solana (SOL), JUP, ETHFI, hingga PUMP mencatatkan koreksi signifikan seiring meningkatnya aksi jual investor.

Menurut FLOQ, kondisi tersebut merupakan pola yang umum terjadi ketika pasar memasuki fase risk-off, di mana investor cenderung mengurangi eksposur terhadap aset dengan tingkat risiko yang lebih tinggi.

Di balik tingginya volatilitas, FLOQ melihat sejumlah indikator yang memberikan harapan terhadap prospek jangka menengah industri kripto.

Salah satunya adalah kembali masuknya dana investasi (inflow) ke ETF Bitcoin di Amerika Serikat setelah sebelumnya mengalami arus keluar cukup besar sepanjang Juni.

Selain itu, data on-chain juga menunjukkan adanya peningkatan akumulasi Bitcoin di kisaran harga US$59.000, yang mengindikasikan investor jangka panjang mulai kembali melakukan pembelian.

“Kami melihat adanya sinyal akumulasi dari investor jangka panjang dan mulai pulihnya minat institusi melalui ETF Bitcoin. Namun sinyal tersebut masih memerlukan konfirmasi yang lebih kuat sebelum dapat dianggap sebagai awal dari siklus bullish baru,” kata Yudhono.

Selain faktor ekonomi global, perkembangan regulasi di Amerika Serikat juga masih menjadi perhatian utama pelaku pasar.

Pembahasan CLARITY Act, yang diharapkan memberikan kepastian hukum bagi industri aset digital, hingga kini masih mengalami penundaan sehingga belum mampu menjadi katalis positif bagi pasar.

FLOQ menilai kepastian regulasi akan menjadi faktor penting dalam meningkatkan kepercayaan investor institusi sekaligus mempercepat pertumbuhan industri aset digital secara global.

Menghadapi kondisi pasar yang masih penuh ketidakpastian, FLOQ mengimbau investor untuk tetap mengedepankan manajemen risiko dan tidak mengambil keputusan investasi hanya berdasarkan pergerakan harga jangka pendek.

Menurut Yudhono, strategi investasi yang konsisten seperti Dollar Cost Averaging (DCA) masih relevan diterapkan oleh investor jangka panjang selama dilakukan sesuai profil risiko masing-masing.

“Volatilitas merupakan bagian dari karakteristik pasar kripto. Yang terpenting bagi investor bukan mengejar setiap kenaikan harga, melainkan memiliki strategi investasi yang konsisten, disiplin, dan sesuai dengan profil risiko masing-masing,” tutupnya.

Ke depan, FLOQ memperkirakan arah pasar kripto akan sangat dipengaruhi oleh sejumlah agenda penting, mulai dari rilis data inflasi Amerika Serikat, perkembangan konflik geopolitik di Timur Tengah, pembahasan regulasi aset digital di AS, hingga keputusan Federal Open Market Committee (FOMC) pada akhir Juli.

Sebagai platform perdagangan aset digital yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), FLOQ menegaskan komitmennya untuk menghadirkan layanan investasi aset digital yang aman, transparan, dan mudah diakses masyarakat Indonesia, sekaligus meningkatkan literasi melalui berbagai program edukasi bagi investor.(dhil)

Topik: FLOQPasar kripto

TerkaitBerita

Harga Emas Diproyeksikan Masih Tertekan, Dupoin Futures Soroti Dominasi Sentimen Bearish
Bisnis

Harga Emas Diproyeksikan Masih Tertekan, Dupoin Futures Soroti Dominasi Sentimen Bearish

oleh Editor : Affandy
14 Juli 2026
LPDB Koperasi Perkuat Akses Pembiayaan dan Tampilkan KDKMP Unggulan di Puncak Harkopnas ke-79
Ekonomi

LPDB Koperasi Perkuat Akses Pembiayaan dan Tampilkan KDKMP Unggulan di Puncak Harkopnas ke-79

oleh Editor : Anggoro
14 Juli 2026
MPR
Ekonomi

MPR Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Peningkatan Kualitas Produk dan Penguatan Branding

oleh Editor : Hairul
13 Juli 2026
Pelabuhan Gresik
Bisnis

BP BUMN Tinjau Pelabuhan Gresik, Soroti Penguatan Operasional dan Keandalan Layanan Logistik

oleh Editor : Hairul
13 Juli 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Tren Hyrox Meningkat di Indonesia, Dokter Ingatkan Risiko Cedera bagi Peserta yang Ikut karena FOMO

Tren Hyrox Meningkat di Indonesia, Dokter Ingatkan Risiko Cedera bagi Peserta yang Ikut karena FOMO

14 Juli 2026
Truk Pengangkut Crane Tabrak JPO Tendean, Kemacetan Mengular hingga Kuningan dan Warung Buncit

Truk Pengangkut Crane Tabrak JPO Tendean, Kemacetan Mengular hingga Kuningan dan Warung Buncit

14 Juli 2026
Film ‘Ketok Mejik’: Ben, Made, dan Saged Siap Mengocok Perut Penonton

Film ‘Ketok Mejik’: Ben, Made, dan Saged Siap Mengocok Perut Penonton

14 Juli 2026
Samsung Galaxy S27 Dikabarkan Bakal Usung Layar Anti-Intip di Hampir Seluruh Model

Samsung Galaxy S27 Dikabarkan Bakal Usung Layar Anti-Intip di Hampir Seluruh Model

14 Juli 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3859 shares
    Share 1544 Tweet 965
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    529 shares
    Share 212 Tweet 132
  • Samsung Siapkan Dua Galaxy Z Series Terbaru, Z Flip 8 dan Z Fold 8 Siap Ramaikan Pasar Ponsel Lipat

    315 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Swiss Siap-Siap Hadapi Argentina di Perempat Final Piala Dunia 2026

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • PPG Prajabatan 2026 Dibuka Juni: 10.000 Kuota, Link Daftar & Syarat Guru Honorer

    334 shares
    Share 134 Tweet 84
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya