koranindopos.com – Jakarta. Kepala BP2MI Benny Ramdhani Hari Rabu 4 Januari 2023 merupakan awal tahun dimana Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) kembali melepas keberangkatan Pekerja Migran Indonesia Program Government to Government (G to G) Korea Selatan di Hotel eL Royale Jakarta Utara sebanyak 48 PMI.
Adapun 48 PMI, terdiri dari 47 PMI sektor manufaktur dan 1 PMI sektor perikanan, Dengan domilisi terbanyak dari provinsi Jawa Tengah 18 orang, Jawa Barat 17 orang, Jawa Timur 9 orang, Lampung 2 orang, serta Nusa Tenggara Barat dan Sumatera Selatan masing-masing 1 orang.
Ditahun 2023 ini Benny menjelaskan untuk Para Calon Pekerja Migran Indonesia, dalam mendaftarkan diri untuk Verifikasi Dokumen dan pengurusan Medical Checkup, sudah bisa dilakukan di masing-masing wilayah kantor BP2MI dekat domisili calon para PMI.
Pekerja Migran Indonesia yang merupakan penyumbang devisa negara No 2 , sangat difasilitasi oleh negara, Fasilitas Lounge sekarang sudah di tambah di wilayah semarang bali Mataram surabaya dan medan.
Target 2023 mendatang Benny menjanjikan, akan ada kerjasama dengan kementrian PUPR, dimana para PMI merupakan pahlawan devisa negara mempunyai hak layak untuk mendapatkan program pemerintah rumah bersubsidi. (Why)










