Minggu, 17 Mei 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Nasional

Pemerintah Genjot Program SMK Go Global, 500 Ribu Pekerja Terampil Siap Ditempatkan ke Luar Negeri

Editor : Hairul oleh Editor : Hairul
20 November 2025
in Nasional
A A
0
Program SMK Go Global

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Pemerintah mempercepat langkah strategis mempersiapkan tenaga kerja terampil berskala global melalui Program SMK Go Global, sebuah inisiatif besar untuk membuka akses lapangan kerja luar negeri bagi lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Hal itu ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Tingkat Menteri yang dipimpin Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar, Selasa (18/11/2025).

Rapat turut dihadiri Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin bersama pejabat eselon I terkait.

Dalam arahannya, Menko Muhaimin menyoroti tingginya jumlah lulusan SMK yang belum bekerja atau tidak melanjutkan pendidikan, mencapai 1,63 juta orang.

“Program SMK Go Global adalah mandat strategis Presiden Prabowo Subianto untuk memperluas akses kerja bagi anak-anak muda Indonesia. Ada tambahan anggaran Rp25–30 triliun untuk memperkuat vokasi dan penempatan tenaga kerja terampil ke luar negeri,” ujar Muhaimin.

Artikel Terkait

BGN Minta Masyarakat Waspadai Tawaran Jalur Cepat Program MBG

Perpusnas Jadikan HUT ke-46 sebagai Ajang Penguatan Literasi Digital dan Budaya Baca

DPR Nilai Penyelenggaraan Haji 2026 Berjalan Lancar, Apresiasi Pembentukan Kementerian Haji

Ia menargetkan 500 ribu pekerja migran terampil dapat diberangkatkan mulai Desember 2025, bertepatan dengan Hari Migran Internasional, dan meningkat menjadi 1 juta pekerja pada 2026.

Program ini memprioritaskan tiga sektor yang paling dibutuhkan pasar global Caregiver, Welder dan Hospitality.

Adapun lima negara tujuan utama yang siap menampung tenaga kerja terampil Indonesia yakni Jepang, Korea Selatan, Jerman, Australia, dan Uni Emirat Arab.

“Ini bagian dari perluasan akses lapangan kerja yang masif bagi anak-anak muda Indonesia,” tegas Muhaimin.

Menteri P2MI Mukhtarudin melaporkan bahwa pelatihan tenaga kerja di sektor prioritas telah berjalan intensif bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Kemenperin, BLK Kemenaker, perguruan tinggi, serta SMK dengan Kelas Migran.

“Kita sudah punya 4.600 calon pekerja migran yang terdata. Untuk gelombang awal, 500 peserta SMK Go Global akan diberangkatkan pertengahan Desember 2025,” jelas Mukhtarudin.

Ia menambahkan, penempatan 500 ribu pekerja migran 2025 akan dilakukan secara bertahap, dengan tahap awal dibiayai dari anggaran internal P2MI sebesar Rp1 miliar.

Mukhtarudin memastikan bahwa Kementerian P2MI memiliki data lengkap mengenai negara tujuan, kuota sektor, kebutuhan kompetensi, dan standar kerja internasional.

“Negara mana, sektor apa, kompetensi seperti apa, semua sudah clear. Tinggal menunggu pencairan anggaran tambahan dari Presiden,” ujarnya.

Rapat ditutup dengan arahan Menko Muhaimin agar seluruh kementerian dan lembaga terkait segera menyinkronkan data, kurikulum pelatihan, mekanisme sertifikasi, dan jadwal keberangkatan.

Dengan langkah terkoordinasi, pemerintah menargetkan Indonesia dapat menjadi salah satu pemasok utama tenaga kerja terampil di pasar global.

“Ini momentum besar untuk menjadikan lulusan SMK kita sebagai tenaga profesional kelas dunia,” tegas Muhaimin. (hai)

Topik: SMK

TerkaitBerita

BGN Minta Masyarakat Waspadai Tawaran Jalur Cepat Program MBG
Nasional

BGN Minta Masyarakat Waspadai Tawaran Jalur Cepat Program MBG

oleh Editor : Akula
17 Mei 2026
Perpusnas Jadikan HUT ke-46 sebagai Ajang Penguatan Literasi Digital dan Budaya Baca
Nasional

Perpusnas Jadikan HUT ke-46 sebagai Ajang Penguatan Literasi Digital dan Budaya Baca

oleh Editor : Akula
17 Mei 2026
DPR Nilai Penyelenggaraan Haji 2026 Berjalan Lancar, Apresiasi Pembentukan Kementerian Haji
Nasional

DPR Nilai Penyelenggaraan Haji 2026 Berjalan Lancar, Apresiasi Pembentukan Kementerian Haji

oleh Editor : Affandy
17 Mei 2026
RANCANG BUSANA: Seorang mahasiswi BINUS University mengaplikasikan rancangan busana di sebuah maneken. (Foto Ilustrasi: WAYTRI/KORANINDOPOS.COM)
Pendidikan

Torehkan Reputasi Lulusan Berkualitas dan Siap Kerja  

oleh Editor : Memoarto
16 Mei 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Sutradara Hanung Bramantyo Ungkap Alasan Haru di Balik Garap Film ‘Children of Heaven’

Sutradara Hanung Bramantyo Ungkap Alasan Haru di Balik Garap Film ‘Children of Heaven’

17 Mei 2026
BGN Minta Masyarakat Waspadai Tawaran Jalur Cepat Program MBG

BGN Minta Masyarakat Waspadai Tawaran Jalur Cepat Program MBG

17 Mei 2026
Perpusnas Jadikan HUT ke-46 sebagai Ajang Penguatan Literasi Digital dan Budaya Baca

Perpusnas Jadikan HUT ke-46 sebagai Ajang Penguatan Literasi Digital dan Budaya Baca

17 Mei 2026
Dokter Malaysia Peringatkan Kerusakan Jantung pada Anak Muda Meningkat Akibat Hipertensi

Dokter Malaysia Peringatkan Kerusakan Jantung pada Anak Muda Meningkat Akibat Hipertensi

17 Mei 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3099 shares
    Share 1240 Tweet 775
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    351 shares
    Share 140 Tweet 88
  • Bekasi Kota Beracun Kedua di Dunia, Hasilkan 6,3 Ton Emisi Metana  

    343 shares
    Share 137 Tweet 86
  • Menguras Emosi, Leo Pictures Siapkan Series ‘Bunga di Tepi Jurang’ dan Drama Keluarga untuk Tahun 2026

    315 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Legenda Kuliner Bali Nasi Jinggo Tutup Usia

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya