Selasa, 21 April 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • More
Home Nasional

Pemerintah Siapkan Aplikasi Bayar Tol Dan Berikan Sanksi yang Tidak Terdaftar

Editor : Hairul oleh Editor : Hairul
28 Mei 2024
in Nasional
0
Pemerintah Siapkan Aplikasi Bayar Tol Dan Berikan Sanksi yang Tidak Terdaftar
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta, Pemerintah sedang menyiapkan sistem transaksi tol tanpa berhenti atau yang dikenal sebagai Multi Lane Free Flow (MLFF). Sistem ini dirancang untuk menghapuskan gerbang tol dan menggantinya dengan pembayaran melalui aplikasi pada smartphone pengguna yang terkoneksi internet. Teknologi yang akan digunakan adalah Global Navigation Satellite System (GNSS).

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menjelaskan, penerapan sistem bayar tol tanpa berhenti akan membawa beberapa keuntungan, termasuk efisiensi waktu dan pengurangan kemacetan di gerbang tol.

“Makanya, ini kami mau mengubah sistem, perilaku juga, seperti halnya yang kemarin diluncurkan Presiden yang INA GovTech itu juga mengubah semuanya, jadi semua harus ke sana,” kata Basuki dalam keterangan resminya di Jakarta, Selasa (28/5/2024)

Penerapan MLFF akan mengandalkan teknologi GNSS yang memungkinkan pengguna tol membayar tarif secara otomatis melalui aplikasi pada smartphone. Tarif tol akan dihitung dan dikurangi secara otomatis dari instrumen pembayaran yang terhubung dengan aplikasi tersebut.

Artikel Terkait

KP2MI dan MCA Perkuat Kerja Sama Penempatan Pekerja Migran Terampil, Fokus pada Sektor Strategis

Pengakuan Bobby Mahendro: Dugaan Permintaan Uang Miliaran oleh Eks Wamenaker Immanuel Ebenezer Terungkap di Persidangan

Danantara Jadi Terobosan Pengelolaan BUMN, Dorong Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Sistem ini merupakan pengembangan dari sistem pembayaran tol yang telah ada sebelumnya. Awalnya, pembayaran tol di Indonesia dilakukan secara tunai, kemudian beralih ke sistem nontunai dengan tapping, dan saat ini sedang diubah menjadi single lane free flow (SLFF), sebagai tahap menuju MLFF yang lebih canggih dan sepenuhnya nirsentuh.

Basuki menegaskan, pemerintah akan menerapkan sanksi bagi pengendara yang tidak mendaftar pada aplikasi pembayaran tol ini, sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 23 Tahun 2024 tentang Jalan Tol. Sanksi ini bertujuan untuk mengubah perilaku masyarakat dalam bertransaksi di jalan tol.

Denda akan diberikan bertahap sesuai dengan Pasal 105 ayat 5 PP 23/2024, yaitu:

  • Tingkat I: Satu kali tarif tol yang harus dibayar dalam waktu 2×24 jam.
  • Tingkat II: Tiga kali tarif tol yang harus dibayar dalam waktu 10×24 jam.
  • Tingkat III: Sepuluh kali lipat tarif tol dan pemblokiran STNK jika pengendara tidak membayar denda sebelumnya dalam waktu lebih dari 10×24 jam.

Namun demikian, bagi masyarakat yang belum terdaftar dalam sistem pembayaran tol nirsentuh ini, akan dialihkan terlebih dahulu untuk menggunakan gerbang tol dengan sistem pembayaran tapping sehingga tidak ada kerugian pendapatan dari badan usaha jalan tol.

Penerapan sistem MLFF diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan kenyamanan berkendara di jalan tol. Dengan teknologi ini, pemerintah berharap dapat mengurangi kemacetan, meningkatkan keamanan, dan mempercepat transaksi di jalan tol, yang pada akhirnya akan meningkatkan kepuasan pengguna jalan tol di Indonesia. (dni)

Topik: Aplikasi Bayar TolTol

TerkaitBerita

KP2MI dan MCA Perkuat Kerja Sama Penempatan Pekerja Migran Terampil, Fokus pada Sektor Strategis
Nasional

KP2MI dan MCA Perkuat Kerja Sama Penempatan Pekerja Migran Terampil, Fokus pada Sektor Strategis

oleh Editor : Doe
21 April 2026
Pengakuan Bobby Mahendro: Dugaan Permintaan Uang Miliaran oleh Eks Wamenaker Immanuel Ebenezer Terungkap di Persidangan
Nasional

Pengakuan Bobby Mahendro: Dugaan Permintaan Uang Miliaran oleh Eks Wamenaker Immanuel Ebenezer Terungkap di Persidangan

oleh Editor : Affandy
21 April 2026
Danantara
Nasional

Danantara Jadi Terobosan Pengelolaan BUMN, Dorong Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

oleh Editor : Hairul
21 April 2026
Skandal Fitnah Pengusaha Kosmetik Heni Sagara: Dua Buzzer Garut Resmi Diseret ke Kejaksaan
Nasional

Skandal Fitnah Pengusaha Kosmetik Heni Sagara: Dua Buzzer Garut Resmi Diseret ke Kejaksaan

oleh Editor : Akula
20 April 2026
Bank Jakarta

Direkomendasikan

Motor Listrik Futuristik Kian Populer, Dari Gaya Cyberpunk hingga Teknologi Canggih

Motor Listrik Futuristik Kian Populer, Dari Gaya Cyberpunk hingga Teknologi Canggih

21 April 2026
KP2MI dan MCA Perkuat Kerja Sama Penempatan Pekerja Migran Terampil, Fokus pada Sektor Strategis

KP2MI dan MCA Perkuat Kerja Sama Penempatan Pekerja Migran Terampil, Fokus pada Sektor Strategis

21 April 2026
Hari Pertama UTBK SNBT 2026 Diwarnai Kecurangan, dari Teknologi Canggih hingga Joki

Hari Pertama UTBK SNBT 2026 Diwarnai Kecurangan, dari Teknologi Canggih hingga Joki

21 April 2026
Serangan Jantung Saat Bermain Padel, Pria 37 Tahun di Jakarta Barat Alami Gejala Tak Biasa

Serangan Jantung Saat Bermain Padel, Pria 37 Tahun di Jakarta Barat Alami Gejala Tak Biasa

21 April 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    2832 shares
    Share 1133 Tweet 708
  • Isuzu Panther Reborn 2026 Hadir di Indonesia, Harga Mulai Rp 288 Jutaan dengan Skema Kredit Fleksibel

    639 shares
    Share 256 Tweet 160
  • Viral Dugaan Pelecehan Seks di Grup Chat Mahasiswa FHUI, Kasus Tengah Diusut

    341 shares
    Share 136 Tweet 85
  • Toyota Kijang Super 2026: Reinkarnasi Legendaris dengan Teknologi Hybrid Ramah Lingkungan

    322 shares
    Share 129 Tweet 81
  • Drama Perebutan Anak Berujung Pidana: Agnes Brenda Lee Dituntut 9 Bulan Penjara, Kuasa Hukum Ingin Keadilan yang Berimbang

    317 shares
    Share 127 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya