Selasa, 27 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Kesehatan

Penuhi Hak Konsumen, Implementasi Label Bahaya BPA di Galon Guna Ulang Cukup 2 Tahun

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
11 Februari 2025
in Kesehatan
A A
0
bpom
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Pemerintah melalui Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah menetapkan kebijakan terkait pemberian label peringatan Bisphenol A (BPA) pada galon air minum guna ulang. Implementasi kebijakan ini ditargetkan selesai dalam waktu dua tahun, sebagai upaya untuk melindungi hak konsumen dalam mendapatkan informasi yang jelas tentang potensi risiko BPA terhadap kesehatan.

BPA adalah senyawa kimia yang sering digunakan dalam pembuatan plastik polikarbonat, termasuk pada kemasan air minum dalam galon guna ulang. Paparan BPA dalam jumlah tertentu telah dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan, seperti gangguan sistem hormon, risiko penyakit jantung, serta gangguan perkembangan pada anak-anak.

Dengan adanya label peringatan BPA pada galon guna ulang, konsumen dapat lebih memahami risiko yang mungkin ditimbulkan dan dapat mengambil keputusan yang lebih bijak dalam memilih produk air minum yang mereka konsumsi sehari-hari.

BPOM menetapkan bahwa proses implementasi label bahaya BPA pada galon guna ulang akan berlangsung selama dua tahun. Jangka waktu ini dinilai cukup untuk memberikan kesempatan bagi industri air minum dalam kemasan (AMDK) guna menyesuaikan diri dengan regulasi baru. Selain itu, kebijakan ini juga bertujuan agar produsen dapat melakukan inovasi terhadap kemasan air minum yang lebih aman bagi kesehatan.

Artikel Terkait

Waspadai Gejala Awal Kanker Payudara Tanpa Rasa Nyeri, Pakar Imbau Wanita Jangan Tunda Pemeriksaan

Perkuat Sistem Ketahanan Nasional, SIERA Anugerahkan Gelar Kehormatan FIHRA untuk 56 Tokoh dan Akademisi

Mitos atau Fakta: Benarkah Rutin Latihan Pilates Bisa Menambah Tinggi Badan?

Namun, beberapa pihak menilai bahwa periode dua tahun masih tergolong lama. Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI), misalnya, menekankan pentingnya percepatan implementasi demi perlindungan konsumen, terutama bagi kelompok rentan seperti ibu hamil, menyusui, dan anak-anak.

Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Koalisi Kesehatan Indonesia (KKI), sekitar 60,8% konsumen menyadari adanya risiko BPA dalam galon guna ulang. Namun, mereka tetap memilihnya karena faktor harga yang lebih terjangkau dibandingkan dengan air kemasan berbasis non-polikarbonat.

Oleh karena itu, selain regulasi tentang label peringatan BPA, edukasi kepada masyarakat juga perlu ditingkatkan. Konsumen harus diberikan pemahaman yang lebih luas mengenai dampak jangka panjang dari paparan BPA serta pentingnya memilih produk yang lebih aman bagi kesehatan.

Kebijakan BPOM terkait implementasi label peringatan BPA dalam waktu dua tahun merupakan langkah positif dalam memberikan hak informasi kepada konsumen. Meskipun terdapat perbedaan pandangan mengenai durasi implementasi, upaya ini tetap menjadi bagian dari perlindungan kesehatan masyarakat.

Ke depan, diharapkan regulasi ini dapat diikuti dengan peningkatan pengawasan terhadap industri AMDK, serta edukasi yang lebih masif kepada konsumen mengenai bahaya BPA. Dengan demikian, masyarakat dapat membuat keputusan yang lebih bijak dalam memilih produk air minum yang sehat dan aman untuk dikonsumsi sehari-hari.(dhil)

Topik: bpaBPOM

TerkaitBerita

Waspadai Gejala Awal Kanker Payudara Tanpa Rasa Nyeri, Pakar Imbau Wanita Jangan Tunda Pemeriksaan
Kesehatan

Waspadai Gejala Awal Kanker Payudara Tanpa Rasa Nyeri, Pakar Imbau Wanita Jangan Tunda Pemeriksaan

oleh Editor : Affandy
26 Oktober 2026
Perkuat Sistem Ketahanan Nasional, SIERA Anugerahkan Gelar Kehormatan FIHRA untuk 56 Tokoh dan Akademisi
Kesehatan

Perkuat Sistem Ketahanan Nasional, SIERA Anugerahkan Gelar Kehormatan FIHRA untuk 56 Tokoh dan Akademisi

oleh Editor : Akula
25 Oktober 2026
Mitos atau Fakta: Benarkah Rutin Latihan Pilates Bisa Menambah Tinggi Badan?
Kesehatan

Mitos atau Fakta: Benarkah Rutin Latihan Pilates Bisa Menambah Tinggi Badan?

oleh Editor : Affandy
24 Oktober 2026
KOLABORASI AKTIF: Country Director usmile Indonesia dan Malaysia Michelle secara simbolis meresmikan kolaborasi dengan Raditya Dika sebagai brand ambassador saat press conference di Jakarta pada Jumat (23/10/26). (FOTO: SHANTY AULIA/KORANINDOPOS.COM)
Kesehatan

Usmile Indonesia Gandeng Raditya Dika Jadi Brand Ambassador

oleh Editor : Memoarto
24 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Haier

Haier Hadirkan TV 100 Inci M96 Series dengan Teknologi QD-Mini LED

27 Oktober 2026
BNI Catat Laba Bersih Rp 16,1 Triliun di Kuartal III-2026, Tertinggi dalam Sejarah Perseroan

BNI Catat Laba Bersih Rp 16,1 Triliun di Kuartal III-2026, Tertinggi dalam Sejarah Perseroan

27 Oktober 2026
BANK DANAMON

Masuk Fortune Indonesia 100 2026, Danamon Perkuat Komitmen terhadap Pertumbuhan Berkelanjutan

27 Oktober 2026
MJ Jadikan Pengalaman Pribadi sebagai Cerita dalam Single Debut Be My Self

MJ Jadikan Pengalaman Pribadi sebagai Cerita dalam Single Debut Be My Self

27 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    5095 shares
    Share 2038 Tweet 1274
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1106 shares
    Share 442 Tweet 277
  • Singapura Ancam Tutup Bisnis Tujuh Perusahaan Dalang Karhutla

    320 shares
    Share 128 Tweet 80
  • BEM UI dan Komite Sadar Serukan Aksi Nasional pada Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober

    315 shares
    Share 126 Tweet 79
  • MU Hanya Dua Kali Menang, Nasib Michael Carrick di Ujung Tanduk

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya