Selasa, 11 Agustus 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Kesehatan

Penuhi Hak Konsumen, Implementasi Label Bahaya BPA di Galon Guna Ulang Cukup 2 Tahun

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
11 Februari 2025
in Kesehatan
A A
0
bpom
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Pemerintah melalui Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah menetapkan kebijakan terkait pemberian label peringatan Bisphenol A (BPA) pada galon air minum guna ulang. Implementasi kebijakan ini ditargetkan selesai dalam waktu dua tahun, sebagai upaya untuk melindungi hak konsumen dalam mendapatkan informasi yang jelas tentang potensi risiko BPA terhadap kesehatan.

BPA adalah senyawa kimia yang sering digunakan dalam pembuatan plastik polikarbonat, termasuk pada kemasan air minum dalam galon guna ulang. Paparan BPA dalam jumlah tertentu telah dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan, seperti gangguan sistem hormon, risiko penyakit jantung, serta gangguan perkembangan pada anak-anak.

Dengan adanya label peringatan BPA pada galon guna ulang, konsumen dapat lebih memahami risiko yang mungkin ditimbulkan dan dapat mengambil keputusan yang lebih bijak dalam memilih produk air minum yang mereka konsumsi sehari-hari.

BPOM menetapkan bahwa proses implementasi label bahaya BPA pada galon guna ulang akan berlangsung selama dua tahun. Jangka waktu ini dinilai cukup untuk memberikan kesempatan bagi industri air minum dalam kemasan (AMDK) guna menyesuaikan diri dengan regulasi baru. Selain itu, kebijakan ini juga bertujuan agar produsen dapat melakukan inovasi terhadap kemasan air minum yang lebih aman bagi kesehatan.

Artikel Terkait

Kasus COVID-19 di Taiwan Melonjak, Hampir 19 Ribu Kunjungan Tercatat dalam Sepekan

Berat Badan Bisa Kembali Naik Setelah Operasi Bariatrik, Ini Penjelasannya

IDI: Burn Out Tak Bisa Jadi Alasan Membenarkan Dugaan Penghinaan terhadap Pasien BPJS

Namun, beberapa pihak menilai bahwa periode dua tahun masih tergolong lama. Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI), misalnya, menekankan pentingnya percepatan implementasi demi perlindungan konsumen, terutama bagi kelompok rentan seperti ibu hamil, menyusui, dan anak-anak.

Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Koalisi Kesehatan Indonesia (KKI), sekitar 60,8% konsumen menyadari adanya risiko BPA dalam galon guna ulang. Namun, mereka tetap memilihnya karena faktor harga yang lebih terjangkau dibandingkan dengan air kemasan berbasis non-polikarbonat.

Oleh karena itu, selain regulasi tentang label peringatan BPA, edukasi kepada masyarakat juga perlu ditingkatkan. Konsumen harus diberikan pemahaman yang lebih luas mengenai dampak jangka panjang dari paparan BPA serta pentingnya memilih produk yang lebih aman bagi kesehatan.

Kebijakan BPOM terkait implementasi label peringatan BPA dalam waktu dua tahun merupakan langkah positif dalam memberikan hak informasi kepada konsumen. Meskipun terdapat perbedaan pandangan mengenai durasi implementasi, upaya ini tetap menjadi bagian dari perlindungan kesehatan masyarakat.

Ke depan, diharapkan regulasi ini dapat diikuti dengan peningkatan pengawasan terhadap industri AMDK, serta edukasi yang lebih masif kepada konsumen mengenai bahaya BPA. Dengan demikian, masyarakat dapat membuat keputusan yang lebih bijak dalam memilih produk air minum yang sehat dan aman untuk dikonsumsi sehari-hari.(dhil)

Topik: bpaBPOM

TerkaitBerita

Kasus COVID-19 di Taiwan Melonjak, Hampir 19 Ribu Kunjungan Tercatat dalam Sepekan
Kesehatan

Kasus COVID-19 di Taiwan Melonjak, Hampir 19 Ribu Kunjungan Tercatat dalam Sepekan

oleh Editor : Affandy
10 Agustus 2026
Berat Badan Bisa Kembali Naik Setelah Operasi Bariatrik, Ini Penjelasannya
Kesehatan

Berat Badan Bisa Kembali Naik Setelah Operasi Bariatrik, Ini Penjelasannya

oleh Editor : Akula
8 Agustus 2026
IDI: Burn Out Tak Bisa Jadi Alasan Membenarkan Dugaan Penghinaan terhadap Pasien BPJS
Kesehatan

IDI: Burn Out Tak Bisa Jadi Alasan Membenarkan Dugaan Penghinaan terhadap Pasien BPJS

oleh Editor : Affandy
7 Agustus 2026
Viral Pasien BPJS Menunggu Rawat Inap 8 Jam, BPJS Kesehatan Jelaskan Aturan Penempatan Ruang Perawatan
Kesehatan

Viral Pasien BPJS Menunggu Rawat Inap 8 Jam, BPJS Kesehatan Jelaskan Aturan Penempatan Ruang Perawatan

oleh Editor : Affandy
6 Agustus 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

HASIL MENGECEWAKAN: Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez. (Foto: (c) Ducati Corse)

Hasil MotoGP Inggris Menjadi Pukulan Berat Bagi Marc Marquez

11 Agustus 2026
LPDB Koperasi Perluas Akses Pembiayaan Dana Bergulir ke Koperasi Sektor Riil dengan Proses Transparan dan Akuntabel

LPDB Koperasi Perluas Akses Pembiayaan Dana Bergulir ke Koperasi Sektor Riil dengan Proses Transparan dan Akuntabel

10 Agustus 2026
JBL Perbarui Sound Curve Tour ONE M3, Hadirkan Audio Lebih Natural dan Antarmuka Lebih Intuitif

JBL Perbarui Sound Curve Tour ONE M3, Hadirkan Audio Lebih Natural dan Antarmuka Lebih Intuitif

10 Agustus 2026
Ananta Rispo Keluar dari Zona Nyaman demi Ersya Aurelia di Film Ketok Magic

Ananta Rispo Keluar dari Zona Nyaman demi Ersya Aurelia di Film Ketok Magic

10 Agustus 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4287 shares
    Share 1715 Tweet 1072
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    680 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Dua Aksi Demo Digelar di Jakarta Pusat Hari Ini, 784 Personel Gabungan Disiagakan

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Arsenal Tak Sabar Boyong Bruno Guimaraes Dari Newcastle

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Project Based Learning Belum dan Bukan Pembelajaran Mendalam

    316 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya