Rabu, 30 September 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Kesehatan

Mengenal Serang Virus, Hantavirus Lokal Indonesia yang Ditemukan di Banten

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
12 Mei 2026
in Kesehatan
A A
0
Mengenal Serang Virus, Hantavirus Lokal Indonesia yang Ditemukan di Banten

Foto: cnbc indonesia

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – JAKARTA – Hantavirus merupakan kelompok virus dari famili Hantaviridae dan genus Orthohantavirus yang umumnya ditularkan dari hewan pengerat, terutama tikus, kepada manusia. Salah satu jenis hantavirus yang telah lama ditemukan di Indonesia adalah seoul virus (SEOV), yang diketahui dapat menyebar melalui kontak dengan tikus atau lingkungan yang terkontaminasi.

Selain itu, Indonesia juga memiliki jenis hantavirus lokal yang dikenal sebagai “serang virus” atau SERV. Virus ini pertama kali diidentifikasi di Serang sehingga diberi nama sesuai lokasi penemuannya.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia memastikan hingga saat ini belum ditemukan bukti penularan serang virus (SERV) dari hewan ke manusia di Indonesia.

Penjelasan ini disampaikan di tengah meningkatnya perhatian masyarakat terhadap hantavirus setelah muncul laporan wabah di kapal pesiar MV Hondius yang menyebabkan sejumlah korban meninggal dunia.

Artikel Terkait

LVAD Buka Pilihan Terapi Baru bagi Pasien Gagal Jantung Stadium Lanjut

172 Peserta PPDS FK Unair Mengalami Gangguan Kesehatan Usai Konsumsi Makanan di RSUD Dr Soetomo

52 Juta Peserta Non Aktif, BPJS Kehilangan Rp 24 T Setahun

Menurut Kemenkes, virus yang ditemukan di Indonesia berbeda dengan hantavirus yang menyebabkan wabah di kapal pesiar tersebut.

Kemenkes menjelaskan bahwa kasus hantavirus pada manusia di Indonesia umumnya termasuk tipe Hemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS) yang disebabkan oleh seoul virus (SEOV).

Sementara itu, wabah di MV Hondius disebabkan oleh tipe Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) akibat infeksi andes virus (ANDV), yang lebih banyak ditemukan di kawasan Amerika Selatan.

Perbedaan jenis virus ini penting dipahami karena masing-masing memiliki karakteristik, tingkat keparahan, serta pola penyebaran yang berbeda.

Hantavirus umumnya menyebar melalui paparan urine, air liur, atau kotoran tikus yang terinfeksi. Manusia dapat tertular ketika menghirup partikel virus di udara atau menyentuh permukaan yang telah terkontaminasi.

Gejala infeksi hantavirus dapat berupa demam, nyeri otot, sakit kepala, hingga gangguan pernapasan atau gangguan ginjal pada kasus berat.

Karena itu, masyarakat diimbau menjaga kebersihan lingkungan dan menghindari kontak langsung dengan tikus maupun sarang hewan pengerat.

Meski belum ada bukti penularan serang virus ke manusia, pemerintah tetap mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap penyakit zoonosis atau penyakit yang berasal dari hewan.

Upaya pengendalian populasi tikus, menjaga sanitasi lingkungan, serta menerapkan pola hidup bersih menjadi langkah penting untuk mencegah risiko penularan berbagai penyakit yang dibawa hewan pengerat.(dhil)

Topik: hantavirusVirus

TerkaitBerita

LVAD Buka Pilihan Terapi Baru bagi Pasien Gagal Jantung Stadium Lanjut
Kesehatan

LVAD Buka Pilihan Terapi Baru bagi Pasien Gagal Jantung Stadium Lanjut

oleh Editor : Akula
29 September 2026
172 Peserta PPDS FK Unair Mengalami Gangguan Kesehatan Usai Konsumsi Makanan di RSUD Dr Soetomo
Kesehatan

172 Peserta PPDS FK Unair Mengalami Gangguan Kesehatan Usai Konsumsi Makanan di RSUD Dr Soetomo

oleh Editor : Affandy
29 September 2026
JAMINAN KESEHATAN: Pelayanan kepada masyarakat di Kantor BPJS Kesehatan Jambi pada Senin (20/1/2025). (Foto Ilustrasi: ANTARA/Tuyani)
Kesehatan

52 Juta Peserta Non Aktif, BPJS Kehilangan Rp 24 T Setahun

oleh Editor : Memoarto
29 September 2026
Kemenkes Uji Coba Sistem Rujukan Baru BPJS di Bandung, Tak Lagi Berjenjang
Kesehatan

Kemenkes Uji Coba Sistem Rujukan Baru BPJS di Bandung, Tak Lagi Berjenjang

oleh Editor : Affandy
28 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

KAI Dampingi Masinis KA Argo Bromo Anggrek yang Jadi Tersangka Kecelakaan di Bekasi

KAI Dampingi Masinis KA Argo Bromo Anggrek yang Jadi Tersangka Kecelakaan di Bekasi

30 September 2026
Kecamatan Periuk Tangerang Jadi Salah Satu Wilayah dengan Kebakaran Terbanyak

Kecamatan Periuk Tangerang Jadi Salah Satu Wilayah dengan Kebakaran Terbanyak

30 September 2026
KPK Sita Apartemen Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy di Tebet

KPK Sita Apartemen Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy di Tebet

30 September 2026
Kejagung Terima 172 Perkara Karhutla hingga September 2026, 6 Kasus Sudah Dilimpahkan ke Pengadilan

Kejagung Terima 172 Perkara Karhutla hingga September 2026, 6 Kasus Sudah Dilimpahkan ke Pengadilan

30 September 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4800 shares
    Share 1920 Tweet 1200
  • Raffi Ahmad Rela Gelontorkan Biaya Fantastis Puluhan Miliar Demi Hak Siar Persib dan Borneo FC di ASEAN Club Championship

    369 shares
    Share 148 Tweet 92
  • Membawa Pulang Standar Dunia ke Sekolah Menengah Kejuruan

    365 shares
    Share 146 Tweet 91
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    968 shares
    Share 387 Tweet 242
  • Timnas Garuda Libas Singapura 2-0 Tapi Belum Puncaki Klasemen

    320 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya