Jumat, 21 Agustus 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Nasional

Peran Orang Tua dalam Pembelajaran Sekolah Dinilai Penting untuk Atasi Kekerasan terhadap Guru

Editor : Hairul oleh Editor : Hairul
30 Oktober 2024
in Nasional
A A
0
Kemendikbudristek

FOTO ILUSTRASI: Tanoto Foundation BELAJAR MENGAJAR: Guru menyampaikan mata pelajaran kepada para murid sekolah dasar.

Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Kasus kekerasan terhadap guru kembali menjadi sorotan setelah Supriyani, seorang guru honorer, ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan pemukulan terhadap siswa yang merupakan anak seorang polisi di Polsek Baito, Sulawesi Selatan. Kejadian ini memicu keprihatinan dari berbagai pihak, termasuk Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, yang menilai adanya penurunan penghargaan terhadap profesi guru di masyarakat.

Hetifah menjelaskan bahwa meningkatnya kasus kekerasan terhadap guru dipicu oleh berbagai faktor, seperti kurangnya penghargaan terhadap profesi guru, masalah disiplin siswa, kesehatan mental, hingga tekanan akademis dan sosial yang tidak tertangani. “Penghargaan terhadap guru terus menurun. Selain itu, media sosial dan teknologi sering kali memicu siswa untuk melaporkan kejadian secara berlebihan kepada orang tua,” ungkap Hetifah.

Menurut Hetifah, kasus kekerasan terhadap guru bukan hanya terjadi di Indonesia. Di beberapa negara seperti Jepang, Amerika Serikat, dan Perancis, kasus serupa juga sering terjadi. Sebagai contoh, pada 2018, seorang siswa berusia 12 tahun di Iowa, Amerika Serikat, mengancam gurunya dengan pistol di sekolah. Meski guru berhasil membujuk siswa menurunkan senjatanya, insiden ini menunjukkan bahwa kekerasan terhadap guru adalah masalah global yang kompleks.

Hetifah menekankan pentingnya pendekatan komprehensif untuk mengatasi kekerasan terhadap guru. Legislator Fraksi Golkar ini mengusulkan beberapa langkah, seperti:

Artikel Terkait

Pendaftaran MagangHub Angkatan II Batch 2 Dibuka September 2026

Kebakaran Rumah di Joglo Jakarta Barat, 10 Mobil Damkar Dikerahkan

Kejagung Periksa 7 Saksi Dugaan Korupsi MBG, dari Mitra SPPG hingga Pengurus Yayasan

  1. Pelatihan manajemen kelas dan resolusi konflik bagi guru.
  2. Implementasi sistem pelaporan kekerasan yang terstruktur di sekolah.
  3. Program dukungan psikologis untuk guru yang menjadi korban kekerasan.
  4. Kampanye kesadaran masyarakat untuk menghormati profesi guru.
  5. Penerapan sanksi hukum terhadap pelaku kekerasan.

“Hal ini sejalan dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, yang menjamin perlindungan hukum bagi guru dalam menjalankan tugas profesional mereka,” jelas Hetifah dalam keterangan resminya.

Selain upaya hukum dan struktural, Hetifah menggarisbawahi pentingnya peran orang tua dalam mendidik anak. Menurutnya, banyak orang tua yang cenderung menyerahkan sepenuhnya tanggung jawab pendidikan kepada sekolah, padahal mereka memiliki peran penting dalam perkembangan karakter anak.

“Keterlibatan orang tua dalam proses pembelajaran sangat berpengaruh positif terhadap hasil belajar siswa. Pembelajaran seharusnya merupakan tugas bersama antara guru, sekolah, orang tua, dan masyarakat,” lanjut Hetifah.

Hetifah juga menyoroti pentingnya pendidikan karakter dan budi pekerti di sekolah. Menurutnya, pelajar Pancasila yang berkarakter baik harus mencerminkan sikap yang didukung oleh contoh dari guru dan orang tua. “Guru perlu diberikan ruang untuk mendisiplinkan siswa tanpa kekerasan, dan siswa juga harus dilindungi dari kekerasan dalam bentuk apa pun,” pungkas Hetifah.

Ketua Komisi X DPR RI ini berharap adanya kolaborasi yang lebih kuat antara sekolah, orang tua, dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung proses belajar mengajar, serta menjaga kepercayaan dan penghormatan terhadap profesi guru di Indonesia. (hai)

Topik: Kekerasan terhadap Guru

TerkaitBerita

Program Magang Nasional
Nasional

Pendaftaran MagangHub Angkatan II Batch 2 Dibuka September 2026

oleh Editor : Hairul
21 Agustus 2026
Kebakaran Rumah di Joglo Jakarta Barat, 10 Mobil Damkar Dikerahkan
Peristiwa

Kebakaran Rumah di Joglo Jakarta Barat, 10 Mobil Damkar Dikerahkan

oleh Editor : Affandy
21 Agustus 2026
Kejagung Periksa 7 Saksi Dugaan Korupsi MBG, dari Mitra SPPG hingga Pengurus Yayasan
Nasional

Kejagung Periksa 7 Saksi Dugaan Korupsi MBG, dari Mitra SPPG hingga Pengurus Yayasan

oleh Editor : Affandy
21 Agustus 2026
Lompatan Mega Proyek 1,6 GW Data Center Indonesia: IDCEC Resmi Hadir Perkuat Ekosistem Digital Nasional
Nasional

Lompatan Mega Proyek 1,6 GW Data Center Indonesia: IDCEC Resmi Hadir Perkuat Ekosistem Digital Nasional

oleh Editor : Akula
20 Agustus 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Satria Legawa Archery Championship 2026, Ribuan Pemanah Dalam dan Luar Negeri Unjuk Gigi

Satria Legawa Archery Championship 2026, Ribuan Pemanah Dalam dan Luar Negeri Unjuk Gigi

21 Agustus 2026
Tantri hingga David John Schaap, Punya Cara Sendiri Memaknai Everyday Wear

Tantri hingga David John Schaap, Punya Cara Sendiri Memaknai Everyday Wear

21 Agustus 2026
Sulit Menahan Craving Gorengan Saat Diet? Dokter Gizi Bagikan Trik Sederhana

Sulit Menahan Craving Gorengan Saat Diet? Dokter Gizi Bagikan Trik Sederhana

21 Agustus 2026
Kartu Kredit Indonesia Resmi Meluncur, Begini Cara Aktivasi dan Penggunaannya di BCA

Kartu Kredit Indonesia Resmi Meluncur, Begini Cara Aktivasi dan Penggunaannya di BCA

21 Agustus 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4410 shares
    Share 1764 Tweet 1103
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    742 shares
    Share 297 Tweet 186
  • Transfer Enzo Fernandez Dari Chelsea Ke Manchester City Batal

    324 shares
    Share 130 Tweet 81
  • Kampung Legendaris Hadir di Mal Ciputra Jakarta, Bawa Lebih dari 40 Kuliner Nusantara

    321 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Danantara Buka Suara soal GOTO Terdepak dari Indeks MSCI

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya