Rabu, 24 Juni 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Nasional

Perkuat Literasi Keluarga, Perpusnas Integrasikan dengan Program Gizi Anak

Editor : Akula oleh Editor : Akula
7 Oktober 2024
in Nasional
A A
0
Perkuat Literasi Keluarga, Perpusnas Integrasikan dengan Program Gizi Anak
Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – Jakarta. Bonus demografi menjadi peluang strategis bagi Indonesia, terutama karena tingginya jumlah penduduk usia produktif. Pemerintah telah menyiapkan langkah melalui berbagai kebijakan, salah satunya adalah memprioritaskan isu literasi dalam RPJMN 2020-2024. Kini, Perpustakaan Nasional (Perpusnas) optimis bahwa prioritas literasi akan berlanjut hingga RPJMN 2025-2029, dengan fokus pada penguatan literasi keluarga.

Salah satu upaya yang digagas Perpusnas adalah mengintegrasikan literasi keluarga dengan program makan bergizi gratis. Program ini dirancang tidak hanya untuk meningkatkan literasi, tetapi juga untuk mendukung kesehatan anak-anak dan ibu hamil atau menyusui. “Permasalahan stunting saat ini bukan hanya karena ekonomi, tapi juga kurangnya informasi dan pengetahuan,” kata Deputi Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan, Adin Bondar, dalam Seminar Nasional bertema “Membangun Keluarga yang Literat” pada Senin (7/10/2024). Menurutnya, banyak keluarga muda yang masih kurang memahami pola asupan gizi yang baik untuk anak-anak mereka.

Gerakan literasi ini penting dilakukan sejak dini, terutama dalam 1.000 hari pertama kehidupan anak, yang merupakan masa krusial bagi perkembangan otak. Kegiatan seperti membacakan buku, bercerita, atau membaca nyaring diyakini dapat merangsang neuron otak dan mencegah penurunan fungsi otak. “Gerakan Literasi Keluarga ini akan kita sinergikan dengan program unggulan Presiden baru terpilih, sehingga literasi dan kesehatan anak serta ibu hamil bisa berjalan beriringan,” lanjut Adin.

IMG 20241007 WA0032 - Perkuat Literasi Keluarga, Perpusnas Integrasikan dengan Program Gizi Anak

Artikel Terkait

Nasib Pilu Komang Ani: Lansia yang Pertahankan Tanah Malah Dipenjara, Kini Terancam Kebutaan Permanen

Pegadaian Dukung Program 2.000 Pohon di Kaltim, Dorong Kolaborasi Hijau untuk Lingkungan Berkelanjutan

Kemnaker Raih Sertifikat ISO Anti Penyuapan

Selain literasi dan kesehatan, perhatian terhadap penggunaan gawai oleh anak-anak juga menjadi sorotan. Forum Ekonomi Dunia pada 2016 memperingatkan bahwa penggunaan gawai yang berlebihan dapat mempengaruhi minat anak terhadap buku. Untuk itu, Perpusnas telah memperluas akses bahan bacaan dengan menyalurkan buku bermutu dan rak pajang ke 10 ribu perpustakaan desa serta Taman Baca Masyarakat (TBM). Setiap perpustakaan mendapatkan 1.000 buku, sebagai upaya mendorong minat baca di kalangan masyarakat.

Selain itu, Perpusnas juga meluncurkan 10 juta konten buku digital yang dapat diakses melalui platform bintangpusnas.edu. Ini merupakan penguatan dari layanan digital sebelumnya, seperti iPusnas dan e-resource, yang telah membantu banyak masyarakat mendapatkan akses mudah ke buku-buku berkualitas.

Di sisi lain, Ketua Pengurus Pusat Gerakan Pembudayaan Minat Baca (GPMB), Herlina Mustikasari, mengakui bahwa masih banyak tantangan dalam memperkuat gerakan literasi di Indonesia. “Sebagai sebuah gerakan, GPMB masih perlu lebih aktif dalam meningkatkan minat baca masyarakat,” ujarnya. Ia berharap GPMB dapat melakukan lompatan progresif untuk memberdayakan literasi di berbagai lapisan masyarakat, termasuk keluarga, sekolah, dan komunitas.

Pentingnya literasi keluarga juga ditegaskan oleh Dosen Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran, Adiyati Fathu Roshonah, yang menjelaskan urgensinya membangun budaya literasi di masyarakat. Ia merujuk pada riset psikolog sosial David McLaren, yang menunjukkan bahwa literasi anak-anak dapat mempengaruhi kemajuan bangsa. Menurutnya, negara seperti Inggris dapat terus berkembang karena anak-anaknya membaca buku-buku yang memotivasi mereka untuk berprestasi. Sebaliknya, Spanyol mengalami penurunan karena anak-anaknya lebih banyak membaca buku bertema romantis dan lagu-lagu sendu.

Nuradi Indrajaya, Founder Mata Aksara, juga menekankan pentingnya membangun minat baca sejak dini. Ia menyebutkan bahwa anak-anak yang sering dibacakan cerita oleh orang tua memiliki kecenderungan minat baca yang lebih tinggi di masa depan. “Pengalaman membaca yang dimulai dari rumah sangat berpengaruh pada perkembangan literasi anak,” tutupnya.

Dengan sinergi antara literasi dan kesehatan, pemerintah berharap Indonesia dapat memanfaatkan bonus demografi ini untuk menciptakan generasi muda yang cerdas dan sehat, serta mampu membawa bangsa ini menuju masa depan yang lebih baik.

Topik: Bonus demografi

TerkaitBerita

Nasib Pilu Komang Ani: Lansia yang Pertahankan Tanah Malah Dipenjara, Kini Terancam Kebutaan Permanen
Peristiwa

Nasib Pilu Komang Ani: Lansia yang Pertahankan Tanah Malah Dipenjara, Kini Terancam Kebutaan Permanen

oleh Editor : Akula
24 Juni 2026
Pegadaian Dukung Program 2.000 Pohon di Kaltim, Dorong Kolaborasi Hijau untuk Lingkungan Berkelanjutan
Nasional

Pegadaian Dukung Program 2.000 Pohon di Kaltim, Dorong Kolaborasi Hijau untuk Lingkungan Berkelanjutan

oleh Editor : Anggoro
24 Juni 2026
Kemnaker Raih Sertifikat ISO Anti Penyuapan
Nasional

Kemnaker Raih Sertifikat ISO Anti Penyuapan

oleh Editor : Anggoro
24 Juni 2026
Menteri Mukhtarudin Resmikan Migrant Center Pertama di Kalimantan, Rektor ULM Sambut Strategi Baru SDM
Nasional

Menteri Mukhtarudin Resmikan Migrant Center Pertama di Kalimantan, Rektor ULM Sambut Strategi Baru SDM

oleh Editor : Doe
24 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Nasib Pilu Komang Ani: Lansia yang Pertahankan Tanah Malah Dipenjara, Kini Terancam Kebutaan Permanen

Nasib Pilu Komang Ani: Lansia yang Pertahankan Tanah Malah Dipenjara, Kini Terancam Kebutaan Permanen

24 Juni 2026
Sentuhan Magis Bebi Romeo dan Kisah Penyintas Kanker di Balik Mini Album “Suara Hati” Duo Antonia

Sentuhan Magis Bebi Romeo dan Kisah Penyintas Kanker di Balik Mini Album “Suara Hati” Duo Antonia

24 Juni 2026
RAKSASA TEKNOLOGI: Dua raksasa teknologi AS, Cadence dan Intel Foundry berkolaborasi. (Foto Ilustrasi: Dok./Cadence)

Dua Raksasa Teknologi AS Kolaborasi Tingkatkan Performa Intel 14A

24 Juni 2026
Pegadaian Dukung Program 2.000 Pohon di Kaltim, Dorong Kolaborasi Hijau untuk Lingkungan Berkelanjutan

Pegadaian Dukung Program 2.000 Pohon di Kaltim, Dorong Kolaborasi Hijau untuk Lingkungan Berkelanjutan

24 Juni 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3554 shares
    Share 1422 Tweet 889
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    442 shares
    Share 177 Tweet 111
  • Marco Bezzecchi Kena Sanksi Berat Setelah Pukul Marshal

    317 shares
    Share 127 Tweet 79
  • Swiss vs Kanada Perebutkan Puncak Klasemen Grup B

    316 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Dua Pabrik Komponen Otomotif Jepang di Jatim Dikabarkan Bakal PHK Ribuan Karyawan, Produksi Disebut Pindah ke Vietnam

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya