Sabtu, 4 Juli 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Kesehatan

Politisi PDIP Ingatkan Kemenkes, Jangan Sampai Warga Aceh Berobat ke Malaysia karena RS Kita Jelek

Editor : Hairul oleh Editor : Hairul
20 Juli 2023
in Kesehatan
A A
0
Ilustrasi pelayanan kesehatan

Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – Jakarta. Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto mendorong Kementerian Kesehatan agar memberikan alokasi khusus pada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Zainoel Abidin di Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh. Alokasi khusus tersebut terkait pemberian dukungan untuk pengembangan rumah sakit agar dapat memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Aceh.

Dari penjelasan yang disampaikan pihak RSUD dalam pertemuan dengan Komisi IX DPR RI, terdapat kendala yang harus dihadapi hingga kini. Seperti masih kurangnya sumber daya manusia seperti dokter spesialis, kurangnya kapasitas pada ruang instalasi gawat darurat (IGD), kurangnya fasilitas kesehatan seperti alat medis CT-Scan, MRI dan beberapa usia alat medis yang sudah tua.

”Saya kira dokter spesialis yang merupakan keluhan utama di Rumah Sakit Zainoel, merupakan prioritas, yang itu yang menjadi headline dari undang-undang kesehatan yang kemarin kita bahas,” ujar Edy seperti dikutip dari laman resmi DPR RI, Kamis (20/7). Dia khawatir masyarakat Aceh akan lebih memilih berobat ke Malaysia.

Edy berharap Aceh ditambah pendidikan dokter spesialisnya dan dimungkinkan juga Rumah Sakit Zainoel Abidin menjadi penyelenggara bekerja sama dengan perguruan tinggi yang memiliki fakultas kedokteran. Adanya kerja sama tersebut diharapkan nantinya dapat memenuhi kebutuhan sumber daya manusia yakni dokter spesialis bahkan bukan hanya di RSUD Dr. Zainoel Abidin tetapi juga seluruh rumah sakit yang ada di wilayah Provinsi Aceh.

Artikel Terkait

Gelombang Panas Landa Eropa, WHO Catat 1.300 Kematian Berlebih, BMKG Pastikan Indonesia Kecil Kemungkinan Mengalami Heatwave

Bantu Anak Indonesia Tumbuh Sehat dan Percaya Diri, Operasi Kraniofasial Gratis Di Gelar

Konsistensi Jaga Keamanan Pangan Jemaah Haji, PT Halalan Tayyiban Indonesia Raih Penghargaan Bergengsi dari BPOM

Lantaran RSUD Dr. Zainoel Abidin memiliki keunggulan pada kardiovaskular, cancer dan ginjal, maka politisi PDI-Perjuangan itu juga mendukung penambahan alat seperti CT-Scan dan MRI untuk pentingnya diagnosis. ”Memang rumah sakit ini setiap hari menerima sejumlah 103 pasien, tapi jumlah tempat tidurnya hanya 40. Artinya ada separuh pasien lebih, itu ketika masuk IGD pasti penuh,” tegas Edy.

Legislator Dapil Jawa Tengah III itu menyatakan seluruh kebutuhan pengembangan RSUD Dr. Zainoel Abidin sudah diserahkan secara resmi. Menteri Kesehatan pun sebelumnya telah berkunjung dan berkomitmen akan memenuhi seluruh kebutuhan yang telah diajukan RSUD Dr. Zainoel Abidin dalam waktu dekat. ”Pengembangan ini penting dilakukan agar masyarakat dapat terlayani dengan baik,” ujar Edy.

“Dan yang lebih penting, rumah sakit ini dekat dengan Malaysia, jangan sampai juga orang Aceh malah lari ke Malaysia. Maka penting ada pengembangan jangka panjang untuk Rumah Sakit Zainoel Abidin agar memiliki standar yang lebih tinggi, memenuhi ekspektasi bukan hanya menengah ke bawah tapi juga menang ke atas, untuk menghindari agar mereka tidak berobat ke Malaysia,” tandas dia.

Topik: acehMalaysiapdiprumah sakit

TerkaitBerita

Gelombang Panas Landa Eropa, WHO Catat 1.300 Kematian Berlebih, BMKG Pastikan Indonesia Kecil Kemungkinan Mengalami Heatwave
Kesehatan

Gelombang Panas Landa Eropa, WHO Catat 1.300 Kematian Berlebih, BMKG Pastikan Indonesia Kecil Kemungkinan Mengalami Heatwave

oleh Editor : Affandy
2 Juli 2026
Bantu Anak Indonesia Tumbuh Sehat dan Percaya Diri, Operasi Kraniofasial Gratis Di Gelar
Kesehatan

Bantu Anak Indonesia Tumbuh Sehat dan Percaya Diri, Operasi Kraniofasial Gratis Di Gelar

oleh Editor : Affandy
1 Juli 2026
Konsistensi Jaga Keamanan Pangan Jemaah Haji, PT Halalan Tayyiban Indonesia Raih Penghargaan Bergengsi dari BPOM
Kesehatan

Konsistensi Jaga Keamanan Pangan Jemaah Haji, PT Halalan Tayyiban Indonesia Raih Penghargaan Bergengsi dari BPOM

oleh Editor : Akula
30 Juni 2026
Jangan Abaikan Alarm Tubuh, Pakar Medis Ungkap Ancaman Kesehatan Senyap di Balik Gaya Hidup Urban
Kesehatan

Jangan Abaikan Alarm Tubuh, Pakar Medis Ungkap Ancaman Kesehatan Senyap di Balik Gaya Hidup Urban

oleh Editor : Akula
30 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Sekolah Rakyat

AHY: Sekolah Rakyat Jadi Investasi Masa Depan untuk Putus Rantai Kemiskinan

4 Juli 2026
SEKOLAH RAKYAT: Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)meninjau progres pembangunan Sekolah Rakyat tahap II di Jalan Flamboyan II, Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan pada Jumat (3/7/2026). (Foto: Portal.medan.go.id)

Pembangunan Sekolah Rakyat Habiskan Anggaran Rp 1,25 Triliun

4 Juli 2026
MPR RI

Ketua MPR Bicara Peran Bung Karno Buka Makam Imam Bukhari di Uzbekistan

3 Juli 2026
GELOMBANG PANAS: Seorang ibu menggunakan payung menjaga anak-anaknya yang berenang di kolam taman kota untuk menyejukkan tubuh akibat gelombang panas belakangan ini terjadi. (Foto Ilustrasi: REUTERS/Abdul Saboor)

Warga Prancis Rebutan Beli AC Akibat Gelombang Panas Ekstrem

4 Juli 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3692 shares
    Share 1477 Tweet 923
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    479 shares
    Share 192 Tweet 120
  • PPG Prajabatan 2026 Dibuka Juni: 10.000 Kuota, Link Daftar & Syarat Guru Honorer

    322 shares
    Share 129 Tweet 81
  • Konsistensi Jaga Keamanan Pangan Jemaah Haji, PT Halalan Tayyiban Indonesia Raih Penghargaan Bergengsi dari BPOM

    316 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Seleksi Sekolah Kedinasan 2026 Belum Dibuka, BKN Minta Calon Peserta Tunggu Pengumuman Resmi

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya