koranindopos.com – Jakarta, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meluncurkan program Golden Visa Indonesia dalam sebuah acara yang berlangsung di Grand Ballroom, The Ritz-Carlton, Jakarta. Program ini dirancang untuk mempermudah proses izin tinggal bagi investor dan talenta global yang ingin berkontribusi di Indonesia.
Dalam sambutannya, Presiden Jokowi mengungkapkan rasa bahagia terhadap antusiasme warga negara asing yang mendaftar untuk Golden Visa. Berdasarkan data dari Dirjen Imigrasi, sudah ada 300 pendaftar sejak program tersebut diperkenalkan.
“Saya tadi tanyakan ke Pak Dirjen Imigrasi, yang daftar sudah 300 [pendaftar], saya kaget juga, banyak sekali,” ujar Presiden Jokowi.
Presiden Jokowi menjelaskan bahwa program Golden Visa bertujuan untuk mempermudah pelayanan kepada investor dan talenta global, yang diberikan kesempatan untuk tinggal di Indonesia dengan fasilitas Golden Visa.
“Untuk mempermudah pelayanan kita kepada investor dan juga kepada global talent, yang diberikan kesempatan untuk datang ke Indonesia dengan fasilitas Golden Visa,” ujar Presiden.
Golden Visa memberikan izin tinggal selama lima tahun bagi warga negara asing secara perorangan dengan investasi sebesar USD350 ribu dan untuk korporasi dengan investasi sebesar USD25 juta.
Presiden menekankan bahwa seleksi pendaftar akan dilakukan secara ketat untuk memastikan bahwa yang tinggal di Indonesia adalah orang-orang yang bermanfaat bagi negara.
“Dengan catatan yang tadi saya sampaikan, semuanya harus diseleksi seketat mungkin. Sebanyak-banyaknya tapi diseleksi. Tadi kan saya tegaskan, jangan sampai justru orang-orang yang tidak bermanfaat bagi negara kita, masuk. Enggak, harus diseleksi, seketat mungkin,” jelasnya.
Presiden Jokowi juga menyampaikan bahwa kebijakan Golden Visa akan dievaluasi setiap tiga bulan untuk memastikan efektivitasnya. “Ya, dilihat. Biasa kita evaluasi setiap tiga bulan,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, Presiden Jokowi secara simbolis menyerahkan Kartu Golden Visa kepada Pelatih Tim Nasional Sepakbola Indonesia, Shin Tae Yong.
Acara peluncuran ini turut dihadiri oleh Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, Menko Polhukam Hadi Tjahyanto, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Hukum dan HAM Yasona Laoly, dan Dirjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM Silmy Karim.
Dengan peluncuran Golden Visa ini, diharapkan akan semakin banyak investor dan talenta global yang tertarik untuk berkontribusi dalam pembangunan ekonomi dan sosial di Indonesia, sehingga memperkuat posisi Indonesia di kancah internasional. (hai)










