Kamis, 29 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Ekonomi

Program Makmur Pupuk Indonesia Capai 140.108 Ha Hingga Mei 2022

Editor : Hanasa oleh Editor : Hanasa
27 Juni 2022
in Ekonomi
A A
0
Pupuk Indonesia

Program Makmur Pupuk Indonesia

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, koranindopos.com – PT Pupuk Indonesia (Persero) mencatatkan realisasi program Makmur sudah terlaksana di atas lahan seluas 140.108 hektare (ha) per Mei 2022, dari target seluas 250.000 ha Angka ini menunjukkan peningkatan semenjak diluncurkan program Makmur pada Agustus 2021 oleh Menteri BUMN Erick Thohir.

Senior Project Manager (SPM) Program Makmur Pupuk Indonesia, Supriyoto mengatakan bahwa program Makmur bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian dan keuntungan petani. Oleh karenanya, program ini dapat diikuti oleh seluruh petani seluruh Indonesia.

“Program ini sudah terlaksana di atas lahan seluas 140.108 ha atau 56 persen dari target tahun 2022 ini, dan petani seluruh Indonesia juga bisa mengikuti program Makmur,” ungkap Supriyoto, dalam keterangan resminya, Jumat (24/6) lalu.

Program Makmur, lanjut dia, merupakan ekosistem yang mengintegrasikan petani dengan stakeholder yang berhubungan dengan budidaya pertanian dari hulu hingga hilir, mulai dari agro input, lembaga keuangan (perbankan), jasa asuransi, pemerintah daerah (pemda), teknologi pertanian, hingga offtaker.

Artikel Terkait

Dirut LPDB Koperasi Pastikan Penyaluran Dana Bergulir Melalui Mekanisme Ketat

IHSG Anjlok 2,55 Persen di Sesi I, Terseret Pelemahan Saham-Saham Jahat

Harga Emas Antam Turun Rp 11.000 Hari Ini Menjadi Rp 2.559.000 per Gram

Sejak diluncurkan, program Makmur telah terlaksana di Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Sumatra Selatan, Lampung, Belitung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, dan  Sulawesi Utara.

Dari luas lahan 140.108 ha yang sudah melaksanakan program Makmur, terdapat beberapa komoditas yang telah ditanam, dengan rincian padi seluas 26.867 ha, jagung seluas 17.298 ha, sawit seluas 58.705 ha, tebu seluas 33.044 ha, hortikultura seluas 1.918 ha, dan perkebunan rakyat seluas 2.277 ha.

Menurut Supriyoto, program Makmur juga berhasil meningkatkan produktivitas komoditas padi rata-rata 32,73 persen menjadi sekitar 7,7 ton per ha dari yang sebelumnya 5,8 ton ha.

Sementara itu, untuk komoditas jagung meningkat rata-rata 37,47% menjadi 7,7 ton per ha dari yang sebelumnya 5,6 ton per ha. “Petani yang mengikuti program Makmur juga tercatat pendapatan atau keuntungannya meningkat, sebagai contoh petani padi meningkat hingga 51,11% penghasilannya, dan petani jagung meningkat hingga 54,16%,” ujarnya.

Hingga Mei 2022, program Makmur telah mengakuisisi atau diikuti oleh 66.474 orang petani dari target 250.000 orang. Adapun, 66.474 orang petani ini tersebar ke beberapa komoditas seperti padi sebanyak 25.043 orang, jagung sebanyak 13.751 orang, sawit sebanyak 15.251 orang, tebu sebanyak 7.556 orang, hortikultura sebanyak 3.152 orang, dan perkebunan rakyat sebanyak 1.721 orang.

“Pupuk Indonesia sangat mengapresiasi Kementerian BUMN dan seluruh stakeholder yang terlibat pada program Makmur.Dukungan serta arahan semua pihak yang terlibat sangat berkontribusi pada program yang memiliki makna Mari Majukan Usaha Rakyat ini,” pungkasnya.(rls)

Topik: PertanianProgram MakmurPT Pupuk Indonesia

TerkaitBerita

Dirut LPDB Koperasi Pastikan Penyaluran Dana Bergulir Melalui Mekanisme Ketat
Bisnis

Dirut LPDB Koperasi Pastikan Penyaluran Dana Bergulir Melalui Mekanisme Ketat

oleh Editor : Anggoro
29 Oktober 2026
IHSG Anjlok 2,55 Persen di Sesi I, Terseret Pelemahan Saham-Saham Jahat
Ekonomi

IHSG Anjlok 2,55 Persen di Sesi I, Terseret Pelemahan Saham-Saham Jahat

oleh Editor : Affandy
29 Oktober 2026
Harga Emas Antam Turun Rp 11.000 Hari Ini Menjadi Rp 2.559.000 per Gram
Bisnis

Harga Emas Antam Turun Rp 11.000 Hari Ini Menjadi Rp 2.559.000 per Gram

oleh Editor : Affandy
29 Oktober 2026
DESTINASI WISATA: Seremonial peluncuran EIGER Nature di Megamendung pada Selasa (27/10/2026). (FOTO: SHANTY AULIA/KORANINDOPOS.COM)
Bisnis

EIGERNature Bidik Ekowisata Berkelanjutan, Serap 600 Pekerja Lokal

oleh Editor : Memoarto
29 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Bukan Sekadar Nostalgia, Pee Wee Gaskins Usung Perspektif Segar di Single “Kami Kembali”

Bukan Sekadar Nostalgia, Pee Wee Gaskins Usung Perspektif Segar di Single “Kami Kembali”

29 Oktober 2026
BWH® Hotels Satukan Portofolio Global WorldHotels™, Hadirkan Pengalaman Menginap Khas Lokal di Indonesia

BWH® Hotels Satukan Portofolio Global WorldHotels™, Hadirkan Pengalaman Menginap Khas Lokal di Indonesia

29 Oktober 2026
Kendala Jaringan di Hari Kedua TKA, Kemendikdasmen Jadwalkan Sesi Khusus Ulang pada 30 Oktober 2026

Kendala Jaringan di Hari Kedua TKA, Kemendikdasmen Jadwalkan Sesi Khusus Ulang pada 30 Oktober 2026

29 Oktober 2026
Dirut LPDB Koperasi Pastikan Penyaluran Dana Bergulir Melalui Mekanisme Ketat

Dirut LPDB Koperasi Pastikan Penyaluran Dana Bergulir Melalui Mekanisme Ketat

29 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    5129 shares
    Share 2052 Tweet 1282
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1116 shares
    Share 446 Tweet 279
  • BNPB: 18.421 Hektare Lahan Karhutla di Sumatera dan Kalimantan Masih Ditangani

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Harry Maguire: MU Merosot Bukan Salah Pelatih Michael Carrick

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • BEM UI dan Komite Sadar Serukan Aksi Nasional pada Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober

    317 shares
    Share 127 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya